Sapi abu-abu Hongaria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sapi abu-abu Hongaria
kawanan sapi abu-abu
Sapi abu-abu Hongaria di Taman Nasional Hortobágy.
Status konservasi FAO (2007): tidak berisiko[1]:55
Negara asal Hongaria
Penggunaan sapi wilayah kering, sapi pedaging
Traits
Lambang gradasi abu-abu dan putih
Horn status panjang, ramping, bulat melintang

Sapi abu-abu Hongaria (bahasa Hongaria: Magyar Szürke), dikenal pula sebagai Sapi Stepa Hongaria,[2] adalah ras sapi pedaging yang berasal dari Hongaria.[3][4]

Ras sapi ini termasuk ke dalam kelompok ras sapi Podolia[5][6] yang telah beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan padang rumput luas.

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Sapi abu-abu Hongaria memiliki tubuh yang ramping dan tinggi. Sapi jantan dapat tumbuh mencapai 145 hingga 155 cm dengan berat 800 hingga 900 kg. Sementara itu, sapi betina dapat tumbuh mencapai 135 hingga 140 cm dan dengan berat 500 hingga 600 kg. Warna sapi berkisar dari putih perak hingga abu-abu. Seperti sapi dari ras Podolia lainnnya, anak sapi abu-abu Hongaria lahir dengan warna gandum dan menjadi abu-abu pada umur sekitar tiga bulan. Budidaya sapi abu-abu Hongaria diunggulkan karena ras cenderung kuat, mudah beranak dan baik merawat anak, serta berumur panjang. Tanduk mereka berbentuk melengkung ke atas dan memanjang hingga lebih dari satu setengah kali panjang tengkorak.[6]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ras sapi abu-abu Hongaria kemungkinan tiba di wilayahnya kini pada sekitar abad ke-9 bersamaan dengan migrasi orang Hongaria dari timur ke dataran rendah di Hongaria. Pada Abad Pertengahan dan zaman modern awal, ras ini digunakan di wilayah-wilayah bencana kekeringan. Akan tetapi sejak tahun 1861, sapi abu-abu Hongaria mulai dibudidayakan berkat pertumbuhannnya yang cepat serta kualitas dagingnya yang memiliki sedikit lemak. Penjualan sapi-sapi hidup dilakukan di pasar-pasar di Eropa. Tanduk sapi abu-abu Hongaria juga pernah dimanfaatkan sebagai benda kerajinan dan hiasan.[6] Kini, sapi abu-abu Hongaria utamanya dikembangkan sebagai penarik wisatawan di Taman Nasional Hortobágy dan taman nasional lainnya di Hongaria. Sementara itu, beberapa kawanan kecil dapat ditemukan di tempat-tempat seperti Bocfölde, di bagian barat Hongaria. Kawanan-kawanan ini berperan sebagai bank gen karena mereka dilaporkan memiliki kekebalan terhadap penyakit sapi yang menyerang beberapa ras sapi lainnya. Pada tahun 1975, hanya terdapat 300 sapi yang tersisa di dua kawanan namun semenjak saat itu jumlah populasi sapi terus meningkat. Peningkatan populasi tersebut disebabkan salah satunya oleh upaya kriokonservasi yang dilakukan oleh pemerintah Hongaria.[7]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Barbara Rischkowsky, D. Pilling (ed.) (2007). List of breeds documented in the Global Databank for Animal Genetic Resources, dalam The State of the World's Animal Genetic Resources for Food and Agriculture. Roma: Food and Agriculture Organization PBB. ISBN 9789251057629.
  2. ^ "Hungarian grey cattle (Hungarian Steppe cattle)". Zootierliste. 
  3. ^ "Breed data sheet: Magyar Szürke/Hungary". Domestic Animal Diversity Information System of the Food and Agriculture Organization of the United Nations. Diakses tanggal 2014-05. 
  4. ^ "FAO study (2007); The state of agricultural biodiversity in the livestock sector, p.96" (PDF). Diakses tanggal 2017-11-17. 
  5. ^ Imre Bodó, István Gera, Gábor Koppány, trans. Béla Borsos (2004). The Hungarian Grey Cattle Breed. Budapest: Magyar Szürke Szarvasmarhát Tenyésztôk Egyesülete.
  6. ^ a b c László Bartosiewicz (1997). The Hungarian Grey cattle: a traditional European breed. Animal Genetic Resources Information (21): 49–60.
  7. ^ Solti, L., E.g. Crichton, N.m. Loskutoff, & S. Cseh. Economical and Ecological Importance of Indigenous Livestock and the Application of Assisted Reproduction to Their Preservation. Theriogenology 53.1 (2000): 149-62. Web.