Paquita Widjaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Paquita Widjaya
Paquita Widjaya
Latar belakang
Lahir 2 Juli 1970 (umur 47)
Bendera Indonesia Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Jenis musik Akustik, pop
Pekerjaan Aktris, sutradara, penyanyi
Tahun aktif 1995 – sekarang
Perusahaan rekaman Kita2 Production
NuBuzz Network
Pasangan Leo Rustandi
Anak Ageng Zayem
Adjani Zahra
Alaia Zayna

Paquita Widjaja (lahir di Jakarta, 2 Juli 1970; umur 47 tahun) adalah penyanyi, pemeran sinetron, dan sutradara Indonesia.

Karier[sunting | sunting sumber]

Bungsu dari 2 bersaudara ini pernah merilis album Gadis Korek Api (label: Flower Sound) tahun 1980, disusul setahun kemudian Kumbang Kecil (label: Flower Sound), dan tahun 1995 meluncurkan album Yang Perdana (Kita2 Production). Singelnya yang paling terkenal adalah "Dua Manusia'.

Putri pasangan konglomerat Johnny Widjaya dan Martina Widjaya (aktivis sosial) ini adalah lulusan Parsons School of Design, New York dengan Rancang Busana sebagai studi mayornya. Semasa kuliah, ia sempat bekerja di Tira Fashion, Jakarta, sebagai perancang busana untuk produk H&R (1991-1992). Sejak 1996 ia menjadi dosen di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), mengajar pengetahuan dasar seni rupa, komposisi film, dan rancang judul untuk film pada Fakultas Film dan Televisi. Ia pun, sejak 1997, bekerja sebagai sekretaris Hubungan Luar Negeri dan sekretaris Festival Internasional pada CILECT-IKJ. CILECT adalah organisasi sekolah film internasional. Beberapa film dan sinetron yang pernah dibintanginya yaitu Bulan Tertusuk Ilalang (1996) garapan Garin Nugroho, Saras 008 (sebagai tokoh antagonis), Kupu-Kupu Ungu: Melati Chandra (garapan Nan T. Achnas). Paquita juga pernah main untuk sebuah film produksi SNC & Doublevision, Malaysia, Agensi. Paquita juga pernah menyutradarai film Nyanyian Seorang Istri (GIZ Production) serta acara Bincang-Bincang Seputar Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN (Belalang Production) dan From Green to Brown (Dana Mitra Lingkungan).[1]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Paquita besar di keluarga penganut Kristen Katolik. Meski demikian keluarganya sangat demokratis, termasuk dalam menyikapi agama. Kesempatan mengenyam pendidikan ala "Barat" di Parsons School of Design New York, membuat cara berpikir Paquita sangat rasional. Setelah mengalami perjalanan pencarian akhirnya Desember 1997.[2] Paquita mengucapkan 2 kalimat syahadat sebagai tanda masuk Islam.[3]

Paquita menikah dengan Leo Rustandi. Mereka dikaruniai 3 orang anak bernama Ageng Zayem, Adjani Zahra, dan Alaia Zayna.[4]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album solo[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]