Beringin: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
12 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (robot Adding: de, fi, fr, it, ja, ko, nl, no, pl, sq, sv Modifying: en)
k
'''Beringin''' (''Ficus benjamina'' dan beberapa jenis lain, [[familia|suku]] ara-araan atau [[Moraceae]]) sangat akrab dengan budaya asli Indonesia. Tumbuhan berbentuk pohon besar ini sering kali dianggap suci dan melindungi penduduk setempat. Sesaji sering diberikan di bawah pohon beringin yang telah tua dan berukuran besar karena dianggap sebagai tempat kekuatan magis berkumpul. Beberapa orang menganggap tempat di sekitar pohon beringin adalah tempat yang “angker” dan perlu dijauhi.
 
Beringin, yang disebut juga ''waringin'' atau (agak keliru) ''[[ara (pohon)|ara]]'' (''ki ara'', ''ki'' berarti “pohon”), dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng (''variegata'') yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga sering digunakan sebagai objek [[bonsai]].
 
[[Pohon bodhi]] sering dipertukarkan dengan beringin, meskipun keduanya adalah jenis yang berbeda.

Menu navigasi