Pokhara: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
672 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Aktivitas wisata mulai terlihat di Pokhara sejak tahun 1970-an karena banyak orang yang tertarik dengan pemandangan Gunung Annapurna dan Gunung Machhapuchhre. Perjalanan naik gunung ini semakin berkembang di akhir tahun 1980-an yang mengundang banyaknya pembangunan hotel, restoran, dan layanan wisata lainnya. Terutama sejak kampanya wisata Nepal didengungkan pada tahun 1998, semakin banyak investor lokal yang membangun fasilitas wisata di kota ini. Namun, sejak gempa besar yang melanda Nepal pada 25 April 2015, aktivitas wisata terus menurun karena jumlah pengunjung yang turun drastis dan ketakutan akan bencana alam yang mungkin melanda kawasan ini.<ref name="ad">[http://admin.myrepublica.com/economy/story/25290/pokhara-tourism-passing-through-most-challenging-time-in-history.html Pokhara tourism passing through 'most challenging time' in history.] Santhos Pokharel. 27 Jul 2015 - myrepublica.com</ref>
 
==Demografi Penduduk==
==
Pada tahun 2006, jumlah penduduk Phokara diperkiran 170.000 jiwa. Pendapatan utama penduduk berasal dari wisata dan perdagangan lokal denga kota dan desa lain di wilayah Kaski dan distrik lainnya di Nepal.<ref name="ab">[http://www.trekkersinn.com/Pokhara.php About Phokara.] Trekkers Inn Boutique Hotel. Diakses 20 November 2017.</ref> Bahasa Nepali digunakan sebagai bahasa pengantar, walaupun masyarakat lokal yang berasal dari percampuran berbagai kelompok etnis di Pokhara tetap memiliki beberapa bahasa daerah dan dialek yang berbeda. Banyaknya turis di kota ini juga menyebabkan bahasa Hindi/Urdu dan Inggris banyak digunakan oleh masyarakat setempat.<ref name="ya/>
 
==Referensi==
 
 
<ref name="">[]</ref>
3.550

suntingan

Menu navigasi