Diagram alir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Diagram alur)
Lompat ke: navigasi, cari
Contoh diagram alir proses yang berhubungan dengan kerusakan lampu.
Contoh diagram alir untuk menghitung factorial N (N!)

Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau proses yang menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak, beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah. Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut.[1]

Simbol-Simbol[sunting | sunting sumber]

Gambar berikut adalah simbol flowchart yang umum digunakan.

Gambar Nama Keterangan
Flowchart Line.svg Garis Alir Menunjukkan arah aliran algoritma, dari satu proses ke proses berikutnya.
Flowchart Terminal.svg Terminal Menunjukkan awal atau akhir sebuah proses.
Flowchart Process.svg Proses / Langkah Menyatakan kegiatan yang akan terjadi dalam diagram alir.
Flowchart Decision.svg Titik Keputusan Proses / langkah di mana perlu adanya keputusan atau adanya kondisi tertentu. Di titik ini selalu ada dua keluaran untuk melanjutkan aliran kondisi yang berbeda.
Flowchart IO.svg Masukan / Keluaran Digunakan untuk mewakili data masuk, atau data keluar. Hanya bisa dimulai dari masukan menuju keluaran, bukan sebaliknya.
Flowchart Annotation.svg Anotasi Melambangkan komentar tentang suatu atau beberapa bagian dari diagram alir. Tentu saja, komentar tidak memiliki dampak apapun terhadap proses yang berlangsung.
Flowchart Predefined Process.svg Predefined Process Digunakan untuk menunjukkan suatu proses yang begitu kompleks, sehingga tidak bisa dijelaskan di diagram alir ini dan merujuk pada diagram alir yang terpisah.
Flowchart Preparation.svg Persiapan / Inisialisasi Menunjukkan operasi yang tidak meiliki efek khusus selain mempersiapkan sebuah nilai unutk lankah / proses berikutnya. Lambang ini juga digunakan untuk menggantikan titik pekuputusan yang biasanya berbentuk ketupat jika ingin menggunakan pengulangan pada kondisi tertentu.
Flowchart Connector.svg Konektor Dalam Halaman Biasanya digunakan dalam pengulangan. Digunakan untuk menghubungkan satu proses ke proses lainnya, sama halnya seperti tanda panah. Boleh saja lebih dari satu proses yang mengarah kepadanya, namun hanya bisa menghasilkan satu keluaran. Sehingga diagram alir terlihat lebih rapi karena mengurangi tanda panah yang lalu lalang di dalam diagram alir.
Off page connector.png Konektor Luar Halaman Terkadang, diagram alir tidak muat dalam satu halaman saja. Oleh karena itu, lambang ini berfungsi untuk menghubungkan satu proses ke proses lainnya, sama halnya seperti tanda panah, hanya saja untuk merujuk ke halaman yang berbeda.
G-kontrol.JPG Kontrol / Inspeksi Menunjukkan proses / langkah di mana ada inspeksi atau pengontrolan.

Jenis-Jenis Diagram Alir[sunting | sunting sumber]

Sterneckert (2003) menyarankan untuk membuat model diagram alir yang berbeda sesuai dengan perspektif pemakai (managers, system analysts and clerks) sehingga dikenal ada 4 jenis diagram alir secara umum:[2]

  • Diagram Alir Dokumen, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran dokumen.
  • Diagram Alir Data, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran data.
  • Diagram Alir Sistem, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran secara fisik.
  • Diagram Alir Program, menunjukkan kontrol dari sebuah program dalam sebuah sistem.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ SEVOCAB: Software and Systems Engineering Vocabulary. Term: Flow chart. Retrieved 31 July 2008.
  2. ^ Alan B. Sterneckert (2003)Critical Incident Management. p. 126

Pranala luar[sunting | sunting sumber]