Asisten wasit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Asisten wasit (sepak bola))
Lompat ke: navigasi, cari

Asisten Wasit (dikenal pula sebagai hakim garis) adalah salah satu pengadil dalam pertandingan sepak bola yang bertugas membantu wasit utama dalam menegakkan Laws of the Game selama pertandingan. Aturan lebih lanjut tentang asisten wasit tercantum dalam hukum ke-6 LOTG.

Seorang pengadil keempat sedang menginformasikan menit yang ditambahkan (injury time).

Pada tingkat pertandingan sepak bola profesional, kubu wasit terdiri dari seorang wasit utama di lapangan permainan dan dua asisten wasit, yang keduanya mengadili di sepanjang salah satu paruh garis lapangan. Tugas asisten wasit umumnya adalah mengamati bola yang telah meninggalkan lapangan permainan - termasuk tim yang berhak untuk mendapat tendangan bebas langsung dalam area permainan, memberi isyarat saat kasus offside terjadi, dan membantu wasit utama memutuskan pelanggaran yang didapati dalam pengawasannya secara objektif. Asisten wasit dapat menggantikan wasit utama jika ia tidak dapat melanjutkan memimpin pertandingan.[1]

Pada tingkat yang lebih tinggi dari seorang wasit dalam lapangan, ada seorang pengadil (offisial pertandingan) keempat. Tugas pengadil keempat umumnya sebagai wasit administratif dalam bertugas di sisi lapangan untuk membantu tugas wasit utama yang termasuk pengelolaan secara teknis, pergantian pemain, pencatatan jumlah skor serta kartu kuning/kartu merah yang diterima pemain, penghitungan tentang lama waktu yang terbuang dalam penghentian laju pertandingan akibat berbagai insiden (pelanggaran, lemparan ke dalam, perawatan pemain, persiapan tendangan bebas) dalam menentukan waktu untuk selanjutnya memberitahukan informasi tentang injury time kepada penonton. Selain itu, seorang pengadil keempat bertugas menilai kesesuaian pakaian dan peralatan para pemain di lapangan berdasarkan asas LOTG, serta menjadi perantara wasit utama dalam memberi keterangan selama pertandingan berlangsung kepada offisial klub, panitia pertandingan dan pihak berwajib apabila terjadi insiden. Dalam aturan di tingkat nasional, pengadil keempat dapat menggantikan wasit atau salah satu asisten wasit jika tidak dapat melanjutkan untuk mengadili pertandingan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]