Appresiasi Sastra

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rumah Puisi Taufiq Ismail

Apresiasi Karya Sastra adalah pembelajaran sastra. Menurut Roestam Effendi dkk.(1998), “Apreasisi adalah kegiatan mengakrabi karya sastra secara sungguh-sungguh.[1] Di dalam mengakrabi tersebut terjadi proses pengenalan, pemahaman, penghayatan, penikmatan, dan setelah itu penerapan.”[1] Pengenalan terhadap karya sastra dapat dilakukan melalui membaca, mendengar, dan menonton.[1] Kesungguhan dalam kegiatan tersebut akan menuju tingkat pemahaman.[1] Pemahaman terhadap karya sastra akan membuat penghayatan.[1] Indikator yang dapat dilihat setelah menghayati karya sastra adalah jika bacaan, dengaran, atau tontonan sedih ia akan ikut sedih, jika gembira ia ikut gembira, begitu seterusnya.[1] Hal itu terjadi seolah-olah ia melihat, mendengar, dan merasakan dari yang dibacanya.[1] Ia benar-benar terlibat dengan karya sastra yang digeluti atau diakrabinya.[1]

Teori[sunting | sunting sumber]

Menurut Moody (1971) pembelajaran apresiasi sastra mengikuti penahapan berikut:[2]

  • Pelacakan pendahuluan.[2] Memahamani karya sastra sangat penting agar dapat menentukan strategi yang tepat, dapat menentukan aspek-aspek yang perlu mendapat perhatian yang khusus terhadap karya sastra.[2]
  • Penentuan sikap praktis.[2] Maksudnya, pemberian informasi untuk memahami karya sastra.[2] Informasi/ keterangan awal itu hendaknya jelas dan seperlunya.[2]
  • Introduksi. Pada tahap ini, pemberian informasi awal berupa uraian singkat mengenai karya yang disajikan, termasuk juga informasi mengenai pengarangnya dan karya pengarangnya yang lain.[2]
  • Penyajian.[2]
  • Diskusi.[2]
  • Pengukuhan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h "PEMBELAJARAN DAN TEORI APRESIASI SASTRA". Jendela Sastra. 2013-12-14. Diakses tanggal 2014-06-20. 
  2. ^ a b c d e f g h i j "TEORI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA MENURUT MOODY" (pdf). File UPI. Diakses tanggal 2014-06-20.