Xanana Gusmão

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kay Rala Xanana Gusmão
GCL
Perdana Menteri Timor Leste ke-4 dan 5
Petahana
Mulai menjabat
8 Agustus 2007
Presiden José Ramos-Horta
Vicente Guterres (Pejabat)
Fernando de Araújo (Pejabat)
José Ramos-Horta
Didahului oleh Estanislau da Silva
Presiden Timor Leste ke-1
Masa jabatan
20 Mei 2002 – 20 Mei 2007
Perdana Menteri Mari Alkatiri
José Ramos-Horta
Estanislau da Silva
Didahului oleh Sérgio Vieira de Mello
Digantikan oleh José Ramos-Horta
Panglima Falintil ke-7
Masa jabatan
7 September 1999 – 20 Agustus 2000
Didahului oleh Taur Matan Ruak
Digantikan oleh Taur Matan Ruak
Panglima Falintil ke-3
Masa jabatan
1981 – 20 November 1992
Didahului oleh Nicolau dos Reis Lobato
Digantikan oleh Ma'huno Bulerek Karathayano
Informasi pribadi
Lahir 20 Juni 1946 (umur 68)
Bendera Portugal Laleia, Manatuto, Timor Portugis
Kebangsaan  Timor Leste
Partai politik CNRT
Suami/istri Kirsty Sword
Tanda tangan
Dinas militer
Masa dinas 1975–2000
Komando FalintilFlag.png Falintil
Pertempuran/perang Pendudukan Indonesia di Timor Timur

Kay Rala Xanana Gusmão GCL (terlahir José Alexandre Gusmão lahir di Laleia, Manatuto, Timor Portugis, 20 Juni 1946; umur 68 tahun) adalah mantan gerilyawan yang menjabat Presiden Timor Leste yang pertama, menjabat pada 20 Mei 2002-20 Mei 2007. Kini, ia menjabat Perdana Menteri Timor Leste yang keempat dengan kabinetnya Pemerintah Konstitusional Keempat, sejak 8 Agustus 2007.[1]

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Ia lahir di Laleia, Manatuto, Timor Portugis dengan nama José Alexandre Gusmão. Sebelum menjadi gerilyawan, ia adalah seorang pemain sepak bola dan wartawan, namun kemudian bergabung dengan para pejuang Timor Leste melawan pemerintahan Indonesia.

Sekitar 20 tahun perjuangan bersenjata di hutan dan pegunungan, Xanana lalu memimpin pasukan gerilya hingga ditangkap tentara Indonesia pada 20 November 1992. Ia harus menjalani pemenjaraan politik selama tujuh tahun hingga kemudian dibebaskan pada 7 September 1999 oleh pemerintah Indonesia setelah runtuhnya kekuasaan Orde Baru.

Tahun 1974, Xanana bergabung dengan Fretilin dan menjadi pemimpin Falintil tahun 1978. Tahun 1987, ia memutuskan keluar dari Fretilin dan membentuk Dewan Pertahanan Nasional rakyat Maubere (CNRM). Langkah ini dilakukan guna merangkul semua pihak termasuk gereja demi menghindari kesan perjuangan kemerdekaan hanya dilakukan Fretilin. Untuk mendapat pengakuan internasional, Xanana menyempurnakannya dengan mengubah CNRM menjadi CNRT (Dewan Pertahanan Nasional Rakyat Timor) tahun 1998 di Pinichi (Portugal).

Pada tahun 1992, ia ditangkap dan dipenjara di Cipinang, Jakarta. Namanya agak tenggelam ketika UNTAET mengambil alih wewenang sementara di Timor Leste pada 26 Oktober 1999 dan baru mencuat kembali menjelang pemilu presiden. Setelah Timor Leste merdeka pada 20 Mei 2002, ia terpilih menjadi presiden.

Pagi hari, 20 November 1992 Xanana Gusmão ditangkap oleh Team Kolakops Timor Timur pada saat sedang tidur.Ia tertangkap di rumah seorang polisi lalu lintas bernama Augusto. Setelah ditangkap dia diserahkan kepada Pangkolakops Timor Timur Brigjen TNI Theo Sjafei dan di kediamannya ia diperlakukan antara sesama panglima perang, dan kemudian diserahkan ke sel Polwil Timor Timur.

Setelah menceraikan istri pertamanya yang orang Timor asli dan bernama Emilia Batista, Xanana menikah dengan seorang wanita Australia bernama Kirsty Sword. Mereka mempunyai anak dengan nama Alexander Sword Gusmao.

Krisis 2006[sunting | sunting sumber]

Pada Maret 2006, 691 prajurit Timor Leste dipecat atas tuduhan melakukan desersi. Hal ini menimbulkan gejolak politik yang hebat, sehingga Gusmão mengambil alih kendali pemerintahan. Karismanya sebagai pemimpin perjuangan rakyat Timor Leste cukup berhasil menenangkan para pemberontak, meskipun sebelumnya Gusmão terpaksa harus mengundang pasukan-pasukan asing dari Australia, Selandia Baru dan Malaysia untuk membantunya meredam para pasukan pemberontak.

Perdana Menteri Mari Alkatiri dituding banyak berperan dalam pemecatan para prajurit Timor Leste. Karena itu, pada Juni 2006 Gusmão mendesak agar Alkatiri mengundurkan diri. Setelah sebelumnya bersikeras tidak akan mundur, Alkatiri akhirnya menyerah dan mengumumkan pada 26 Juni 2006, bahwa ia mengundurkan diri dari jabatannya. Sehari sebelumnya José Ramos Horta menyatakan tidak mau ambil bagian dalam kabinet Alkatiri serta melepaskan kedudukannya sebagai menteri luar negeri dan menteri pertahanan. Selain Ramos Horta, tujuh anggota kabinet lainnya di bawah Alkatiri pun menyatakan siap mundur.[2]

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  1. Panglima Falintil (1981-1992)
  2. Panglima Falintil (1999-2000)
  3. Presiden Timor Leste (2002-2007)
  4. Perdana Menteri Timor Leste (2007-sekarang)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pada 1999 Gusmão dianugerahi Penghargaan Sakharov untuk Kebebasan Pemikiran.
  • Pada 2000 ia dianugerahi Penghargaan Perdamaian Sydney karena menjadi "Pemimpin yang berani dan berpendirian kuat untuk kemerdekaan rakyat Timor Timur".
  • Pada 2000 Gusmão dianugerahi Penghargaan Perdamaian Kwangju ( Korea Selatan)
  • Pada 2002 ia dianugerahi Penghargaan North-South Prize, North-South Observatory (Uni Eropa)
  • Pada 2002 ia dianugerahi Penghargaan Perdamaian Prix Félix Houphouët-Boigny (UNESCO)
  • Pada 2002 ia dianugerahi Penghargaan Prize of the Children "Honorary Adult Friend", Swedia
  • Pada 2003 Gusmão dianugerahi Penghargaan Jalan untuk Perdamaian, Fundação Caminho para a Paz
  • Pada 2003 Gusmão dianugerahi Penghargaan "Leadership with Integrity" International Herald Tribune
  • Pada 2003 ia dianugerahi Penghargaan " Bintang Asia" Business Week

Selain itu Xanana Gumão juga telah menerimah gelar sebanyak 15 kali yaitu:

  1. Honoris, Citizen of Brasilia, Brazil (1995)
  2. Order of Liberty, Portugal (1998)
  3. Honoris, Citizen of São Paulo, Brazil (1998)
  4. Doktor Honoris Causa, Universitas Lusiada, Lisbon, Portugal (1999)
  5. Order of Merit, Selandia Baru (2000)
  6. Honoris, Citizen of Lisbon, Portugal (receiving the Gold Key of Lisbon),(2000)
  7. Medali dari Wakil-President Federal Republic of Brazil (2000)
  8. Jose Bonifacio Order of Merit, Degree of Grand Officer, State University of Rio de Janeiro (2000)
  9. Doktor Honoris Causa, Universitas Porto, Portugal (2000)
  10. Grand Collar of the Order of Cruzeiro do Sul, Brazil ()2002)
  11. Doktor Honoris, Universitas Victoria (2003)
  12. Honoris, Knight Grand Cross of the Order of St. Michael and S. Jorge (2003)
  13. Doktor Honoris, Universitas Nasional Suncheon, Korea (2004)
  14. Grand Collar of the Order of Infante Dom, Portugal (2006)
  15. Doktor Honoris, Universitas Takushoku, Japan (2006)

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Gusmao sworn in as East Timor PM", Al Jazeera, August 8, 2007.
  2. ^ [1]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Sérgio Vieira de Mello
Administrator Perserikatan Bangsa-bangsa
Presiden Timor Leste
2002—2007
Diteruskan oleh:
José Ramos Horta
Didahului oleh:
Estanislau Aleixo da Silva
Perdana Menteri Timor Leste
8 Agustus 2007-sekarang
Diteruskan oleh:
Sedang Menjabat