Pengungkap aib

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

"Penghembus peluit" (Orang yang mengungkapkan adanya sebuah perbuatan yang semestinya tidak patut dilakukan) adalah istilah bagi karyawan, mantan karyawan atau pekerja, anggota dari suatu institusi atau organisasi yang melaporkan suatu tindakan yang dianggap melanggar ketentuan kepada pihak yang berwenang. Secara umum segala tindakan yang melanggar ketentuan berarti melanggar hukum, aturan dan persyaratan yang menjadi ancaman pihak publik atau kepentingan publik. Termasuk di dalamnya korupsi, pelanggaran atas keselamatan kerja, dan masih banyak lagi.

Whistle blower bukanlah sesuatu yang baru melainkan sesuatu yang sudah lama ada. Whistle Blower menjadi sangat polpuler di Indonesia karena akhir-akhir ini sangat marak pemberitaan yang menimpa Komisi Pemilihan Umum dengan pihak Whistle Blower (Khairiansyah, mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)). Itu adalah salah satu contoh di Indonesia, sebenarnya masih banyak contoh ? contoh lain di luar Indonesia yang menjadi Whistle Blower. Skandal yang terjadi ditubuh KPU adalah sekandal keuangan. Kita perlu ketahui bahwa skandal perusahaan tidak hanya menyangkut keuangan melainkan segala hal yang melanggar hukum dan dapat menimbulkan tidak hanya kerugian tetapi ancaman bagi masyarakat.

Contoh kasus di negara lain Jeffrey Wigand adalah seorang Whistle Blower yang sangat terkenal di Amerika Serikat sebagai pengungkap sekandal perusahaan gThe Big Tobbacoh. Perusahaan ini tahu bahwa rokok adalah produk yang gaddictiveh dan perusahaan ini menambahkan bahan gcarcinogenich di dalam ramuan rokok tersebut. Kita tahu bahwa gcarcinogenic adalah bahan berbahaya yang dapat menimbulkan kanker. Yang perlu diingat bahwa Whistle Blower tidak hanya pekerja atau karyawan dalam bisnis melainkan juga anggota di dalam suatu institusi pemerintahan (Contoh Khairiansyah adalah auditor di sebuah institusi pemerintah benama BPK).

Didalam dunia nyata yang mengalami pelanggran dalam hal hukum tidak hanya terjadi di dalam perusahaan atau institusi pemerintahan yang dapat menimbulkan ancaman secara substansial bagi masyarakat akibat dari tindakan WhistleBlowing. Salah satu tipe dari whistle blower yang paling sering ditemukan adalah tipe ginternal Whistle Blowerh. Adalah seorang pekerja atau karyawan di dalam suatu perusahaan atau institusi yang melaporkan suatu tindakan pelanggaran hukum kepada karyawan lainnya atau atasannya yang juga ada di dalam perusahaan tersebut.

Selain itu juga ada tipe gexternal Whistleblowerh adalah pihak pekerja atau karyawan di dalam suatu perusahaan atau organisasi yang melaporkan suatu pelanggaran hukum kepada pihak diluar institusi, organisasi atau perusahaan tersebut. Biasanya tipe ini melaporkan segala tindakan melanggar hukum kepada Media, penegak hukum, ataupun pengacara, bahkan agen ? agen pengawas praktik korupsi ataupun institusi pemerintahan lainnya. Secara umum seoarang gwhistle blowerh tidak akan dianggap sebagai gorang perusahaanh karena tindakannya melaporkan tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Secara lengkapnya seorang whistle blower telah menyimpang dari kepentingan perusahaan. Jika pengungkapan ternyata dilarang oleh hukum atau diminta atas perintah eksekutif untuk tetap dijaga kerahasiannya maka laporan seoarang whistle blower tidak dianggap berkhianat. Bagaimanapun juga di amerika serikat tidak ada kasus dimana seorang whistle blower diadili karena dianggap berkhianat gtreasonh. Terlebih lagi di dalam U.S federal whistleblower statues, untuk dianggap sebagai seoarang whistle blower seorang pekerja harus secara beralasan yakin bahwa seseorang atau institusi atau organisasi ataupun perusahaan telah melakukan tindakan pelanggaran hukum.

Penghembus peluit terkenal[sunting | sunting sumber]

  • Cynthia Cooper of Worldcom (Skandal Keuangan Perusahaan)
  • Sherron Watkins of Enron (Skandal Keuangan Perusahaan)
  • Coleen Rowley of the FBI, (melaporkan bahwa pihak yang terkait dalam hal ini FBI lambat dalam bereaksi atas serangan 11 Septemeber 2001).
  • Allan Cutler (Skandal the Canadian "AdScam" or sponsorship scandal).
  • Joseph Darby - a member of the United States military police (Pada tahun 2004 yang memperingatkan the U.S. military command of prisoner abuse di Abu Ghraib prison, pada Abu Ghraib, Irak.)
  • Walter DeNino (pelajar yang mempertanyakan Eric Poehlman's)
  • Russ Tice - a former intelligence analyst for the National Security Agency (NSA), the U.S. Air Force, Office of Naval Intelligence, and the Defense Intelligence Agency (DIA).
  • Karen Kwiatkowski - a retired Lieutenant Colonel in the U.S. Air Force (Skandal penyerangan Irak)
  • Daniel Ellsberg - a former State Department analyst (Skandal perang Vietnam)
  • W. Mark Felt, (aka Deep Throat) (Skandal Watergate)
  • Frank Serpico - A former New York City police (Skandal Penuapan ditubuh anggota kepolisian)
  • Katharine Gun - a former employee of Government Communications Headquarters (GCHQ), (Skandal invasi irak yang melibatkan pihak amerika dengan inggris)
  • Christoph Meili - a night guard pada Swiss bank. (Skandal penghancuran dokumen tabungan korban Holocaust)
  • Samuel Provance - a system administrator for Military Intelligence pada the Abu Ghraib prison, (Skandal penyiksaan)
  • Paul van Buitenen ? (Skandal korupsi European Commission members of corruption.)
  • Hans-Peter Martin - who accused European Parliament members of invalid expense claims in 2004.
  • Linda Tripp - former White House staff member who disclosed to the Office of Independent Counsel that
  • Monica Lewinsky (Skandal Hubungan Clinton-Lewinsky dan Paula Jones federal civil rights suit.)
  • Jeffrey Wigand - former executive of Brown & Williamson (Skandal manipulasi efek nikotin)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

[38] Engineering Ethics concepts and cases by Charles E. Harris, Jr. - Michael S. Pritchard- Michael J. Rabins.

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • IRS.gov, Whistleblower – Informant Award
  • Quentin Dempster, Whistleblowers, Sydney, ABC Books, 1997. ISBN 0-7333-0504-0 [See especially pp. 199–212: 'The Courage of the Whistleblowers']
  • Frais, A Whistleblowing heroes – boon or burden? Bulletin of Medical Ethics, 2001 Aug:(170):13–19.
  • Alford, C. Fred (2001). Whistleblowers: Broken Lives and Organizational Power. Cornell University Press. ISBN 0-8014-3841-1. 
  • Garrett, Allison, "Auditor Whistle Blowing: The Financial Fraud Detection and Disclosure Act," 17 Seton Hall Legis. J. 91 (1993).
  • Hunt, Geoffrey (2006). The Principle of Complementarity: Freedom of Information, Public Accountability and Whistleblowing in Chapman, R & Hunt, M (eds) Freedom of Information: Perspectives on Open Government in a Theoretical and Practical Context. Ashgate, Aldershot, UK. 
  • Hesch, Joel (2009). Whistleblowing: A guide to government reward programs. Goshen Press. ISBN 978-0977260201. 
  • Hunt, Geoffrey (2000). Whistleblowing, Accountability & Ethical Accounting, in. Clinical Risk 6(3): 115–16. 
  • Hunt, Geoffrey (1998). 'Whistleblowing', commissioned entry for Encyclopedia of Applied Ethics, (8,000 words). Academic Press, California, USA,. 
  • Hunt, Geoffrey (ed) (1998). Whistleblowing in the Social Services: Public Accountability & Professional Practice. Arnold. 
  • Hunt, G (ed) (1995). Whistleblowing in the Health Service: Accountability, Law & Professional Practice. Arnold. 
  • Johnson, Roberta Ann (2002). Whistleblowing: When It Works—And Why. L. Reinner Publishers. ISBN 978-1588261144. 
  • Kohn, Stephen M (2000). Concepts and Procedures in Whistleblower Law. Quorum Books. ISBN 1-56720-354-X. 
  • Kohn, Stephen M; Kohn, Michael D; Colapinto, David K. (2004). Whistleblower Law A Guide to Legal Protections for Corporate Employees. Praeger Publishers. ISBN 0-275-98127-4. 
  • Lauretano, Major Daniel A., "The Military Whistleblower Protection Act and the Military Mental Health Protection Act", Army Law, (Oct) 1998.
  • Miethe, Terance D (1991). Whistleblowing at work: tough choices in exposing fraud, waste, and abuse on the job. Westview Press. ISBN 0-81—33-3549-3. 
  • "Sarbanes-Oxley Criminal Whistleblower Provisions & the Workplace: More Than Just Securities Fraud," by Jay P. Lechner & Paul M. Sisco, 80 Florida B. J. 85 (June 2006)
  • "Federal Whistleblower Protection: A Means to Enforcing Maximum Hour Legislation for Medical Residents," by Robert N. Wilkey Esq., William Mitchell Law Review, Vol. 30, Issue 1 (2003)
  • Rowe, Mary & Bendersky, Corinne, "Workplace Justice, Zero Tolerance and Zero Barriers: Getting People to Come Forward in Conflict Management Systems," in Negotiations and Change, From the Workplace to Society, Thomas Kochan and Richard Locke (editors), Cornell University Press, 2002

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Wikidata: Whistleblowers