Tambakreja, Kedungreja, Cilacap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Tambakreja
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Cilacap
Kecamatan Kedungreja
Kodepos 53263
Luas -
Jumlah penduduk -
Kepadatan -

Tambakreja adalah desa di kecamatan Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia.Kedungreja adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten cilacap barat, yang terdiri dari 11 desa, antara lain: (dari ujung utara) 1. Desa Kedungreja,2. Desa Bangunreja (merupakan pemekaran dari desa Kedungreja), 3. Desa Tambaksari, 4. Desa Rejamulya 5. Desa Sidanegara (merupakan pemekaran dari desa Tambaksari), 6. Desa Tambakreja, 7. Desa kaliwungu (merupakan pemekaran dari desa Bumireja), 8. Desa Bumireja, 9. Desa Jatisari(merupakan pemekaran dari desa Ciklapa, 10. Desa Ciklapa, 11. Desa....(msh mencari info)(Pemekaran dari desa Reja mulya).

Tambakreja mempunyai empat dusun dari utara ke selatan yaitu dusun Tambakreja, dusun Kedungbulu, dusun suren, dan dusun Rejadadi. Masing-masing dusun mempunyai satu SD, dan SMP hanya ada satu di dusun Suren. Balai desa terletak di dusun Kedungbulu bersebelahan dengan Puskesmas kecamatan Kedungreja. Pemakaman umum hanya ada satu tempat di ujung selatan dusun Rejadadi, Tempat Pemakaman Umum Kedungeri juga digunakan untuk beberapa desa tetangga.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Tambakreja merupakan desa yang memanjang dari utara keselatan mengikuti alur jalan provinsi yang merupakan Jalur transportasi utama dari Kalipucang (Ciamis, Jawa Barat) ke Sidareja (Cilacap, Jawa Tengah), dan merupakan batas paling selatan dari kecamatan Kedungreja dengan kecamatan Patimuan. Perkembangannya sekarang ada jalur lintas Pantai Selatan yang melewati dusun Rejadadi, dusun Suren dan berbelok ke arah timur di dusun Kedungbulu tepatnya di depan Puskesmas dan melewati Gandrung tepatnya di sebelah Stasiun Kereta api Gandrung Mangu, dengan adanya jalur ini akan banyak membantu kelancaran transportasi terutama saat lebaran untuk mengurangi kemacetan di jalur Pantura, lewat jalur ini pula lebih hemat 10-15 km apabila menuju ke Cilacap dibanding jalur Sidareja.

Mata pencarian[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduknya adalah petani yang mengandalkan pengairan dari sistem irigasi dari bendungan Manganti. Selain padi dan palawija, Tambakreja merupakan penghasil pisang dan kelapa. dan salah satu produk olahan dari kelapa adalah gula merah (gula kelapa) yang sentra produksinya ada di dusun Rejadadi, sedangkan olahan dari pisang berupa sale pisang dan keripik pisang.selain itu sebagian penduduknya memiliki ternak, berupa ayam, bebek, kambing, entok. ada hal yang unik (tradisi) bahwa sebagian besar penduduknya lebih menyukai daging mentok (Basur:sebutan mentok jantan), hal ini di buktikan ketika menjelang lebaran sebagian besar masyarakatnya banyak yang memilih memasak daging mentok, dari pada ayam atau yang lainnya. pengalaman saya harga seekor mentok jantan bisa dihargai Rp. 170 ribu perekornya ketika menjelang lebaran tiba.