Suku Jambak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Suku Jambak adalah salah satu suku besar di Minangkabau.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Di nagari Malalo, Batipuh Selatan (Tanah Datar), suku Jambak mengalami pertumbuhan populasi yang pesat yang mengakibatkan mereka harus memekarkan diri menjadi 10 pecahan suku yaitu:

  • suku Muaro Basa
  • suku nyiur
  • suku makaciak
  • suku pauh
  • suku simawang (diambil dari nama nagari tetangga)
  • suku talapuang
  • suku malayu (nama ini diambilkan dari nama suku melayu yang sudah ada). Sehingga bisa disebut sebagai suku melayu jambak.
  • suku jambak
  • suku pisang (nama suku ini juga sudah ada di daerah lain sehingga disebut saja sebagai suku pisang jambak).
  • suku sapuluh
  • suku baringin.

Kerabat[sunting | sunting sumber]

Sekutu yang paling populer dari suku Jambak adalah Suku Kutianyie. Selain itu juga berkerabat dengan Suku Bodi dan Suku Caniago

Penghulu Adat[sunting | sunting sumber]

Tokoh yang berasal dari Suku Jambak[sunting | sunting sumber]

  • Prof. Deliar Noer, seorang ilmuwan yang berasal dari Desa Parak Laweh, Pakan Kamih, Tilatang Kamang-Bukittinggi.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]