Singaparna, Tasikmalaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Singaparna
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Tasikmalaya
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -
Masjid Singaparna pada tahun 1925-1933

Singaparna adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia.

Kecamatan ini merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.

Kecamatan Singaparna berdiri sejak puluhan tahun yang lalu (berapa puluhan?). Dalam sejarah perkembangannya kecamatan Singaparna pernah menjadi Ibu Kota (Pusat Pemerintahan) Kewedanaan, yang meliputi Kecamatan Singaparna, Leuwisari, Kecamatan Cigalontang dan Kecamatan Sukaraja sampai dengan Lembaga Kewedanaan dihapus yaitu pada tahun 2001, dan pada tahun 2001 Kecamatan Singaparna dipecah menjadi 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Singaparna. Sukarame dan kecamatan Mangunreja.

Letak Geografis[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Singaparna berada pada 108° - 109° dan 60° - 70° BT dengan ketinggian 443.m di atas permukaan laut dan curah hujan rata-rata 1310 mm/tahun. Luas wilayah Kecamatan Singaparna = 2.178,837 Ha, terbagi menjadi 10 wilayah Pemerintahan dengan tataguna tanah Darat : 1.140,349 Ha dan sawah 1.038,245 Ha.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Leuwisari dan Kecamatan Padakembang
Selatan Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Mangunreja
Barat Kecamatan Cigalontang
Timur Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya

Penggunaan Lahan[sunting | sunting sumber]

  • Pemukiman seluas : 505,652 Ha
  • Ladang : 234,245 Ha
  • Sawah : 1.038,188 Ha
  • Kolam : 184.671 Ha
  • Lapang : 17,450 Ha
  • T. N. : 27,397 Ha
  • Jalan : 26,277 Ha
  • Lain-lain : 144,957 Ha.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah Penduduk Kecamatan Singaparna sampai dengan bulan Mei 2012 mencapai 56.445 jiwa terdiri dari Laki-laki : 27.856 jiwa, Perempuan : 28.592 jiwa dan jumlah Kepala Keluarga : 13.145 KK.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD / MI : 10.967
  • SLTP / MTS : 4.929
  • SLTA / MA : 3.554
  • PERG.TINGGI : 996

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Warung di Singaparna di masa Hindia Belanda

Kegiatan ekonomi penduduk Singaparna pada tahun ... adalah:

  • Petani : 5.5478 orang
  • Pedagang : 4.206 orang
  • PNS/TNI/POLRI : 2.473 orang
  • Pensiunan : 283 orang
  • Jasa : 10.016 orang
  • Lain-lain : 8.404 orang.

Sumber[sunting | sunting sumber]