Saraf hipoglossus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Saraf hipoglossus
Gray794.png
Hypoglossal nerve, cervical plexus, and their branches.
Brain human normal inferior view with labels en.svg
Inferior view of the human brain, with the cranial nerves labelled.
Latin nervus hypoglossus
Persarafan genioglossus, hyoglossus, styloglossus
Asal
Ke ansa cervicalis


Saraf Kranial
CN I – Olfaktorius
CN II – Optikus
CN III – Okulomotor
CN IV – Troklearis
CN V – Trigeminus
CN VI – Abdusen
CN VII – Fasialis
CN VIII – Vestibulokoklearis
CN IX – Glosofaringeal
CN X – Vagus
CN XI – Aksesorius
CN XII – Hipoglossus

Saraf hipoglossus adalah saraf yang berperan dalam memberikan persarafan pada otot-otot lidah. Gerakan lidah memiliki berbagai macam peranan mulai dari untuk mengunyah, menelan, dan bahkan berbicara. Selain itu saraf ini jug a menyalurkan serat saraf dari C1 yang berfungsi mensarafi otot-otot tali. [1]

Asal, dan persarafan Hipoglossus[sunting | sunting sumber]

Berasal dari medula oleh seri vertikal antara rootlets piramida dan zaitun (lihat Bagian 1.4). Kanal dari Hypoglossal (condylar) sendiri berada di dalam tulang oksipital. Persarafan hipoglossus dibuthkan untuk mensarafi otot intrinsik lidah, hyoglossus, genioglossus dan styloglossus.[1]

Manifestasi Klinis[sunting | sunting sumber]

1 lesi saraf hypoglossal Kerusakan saraf hypoglossal di leher dapat mengakibatkan sebuah lesi neuron motorik bawah sesisi. Hal ini akan menyebabkan lidah menyimpang ke sisi lesi [1] 2 Pada operasi arteri karotis(misalnya karotis endarterektomi, blok diseksi dari leher untuk penyakit ganas) , saraf hypoglossal sangat rentan untuk cidera dimana saraf hipoglossus lewat di bawah dari arteri oksipital.[1]

Pemeriksaan Klinis[sunting | sunting sumber]

1 Mintalah pasien untuk menjulurkan lidah. Jika menyimpang ke satu sisi, maka itu mengarah ke sisi saraf yang rusak. Sebab lidah didorong ke bagian tubuh yang lumpuh oleh otot-otot dari sisi yang masih berfungsi.[1] 2 Minta pasien untuk mendorong lidah ke pipi, kemudian pipi diraba dan dirasakan tonus dan kekuatan dari otot lidah.[1]

Gambar tambahan[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Inggris) STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD (2006). Cranial Nerve Functional Anatomy. Cambridge University Press. ISBN-13 978-0-511-13272-8. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]