Putera Sampoerna Foundation

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Putera Sampoerna Foundation
Jenis Social Business
Didirikan 2001
Kantor pusat Sampoerna Strategic Square North Tower Lantai 27, Jl. Jend. Sudirman Kav. 45, Jakarta, Indonesia
Tokoh penting Pendiri:
Putera Sampoerna

Dewan Pembina:
Katie Sampoerna
Michael Joseph Sampoerna
Jonathan Bradford Sampoerna
Farah Khristina Sampoerna
Edward Harvey Frankel

Chairperson:
Jacqueline Michelle Sampoerna

Managing Director:
Nenny Soemawinata
Situs web Putera Sampoerna Foundation (dalam bahasa Indonesia)

Putera Sampoerna Foundation (PSF) adalah Institusi Bisnis Sosial pertama di Indonesia yang memiliki visi untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan dan wirausahawan Indonesia yang handal demi menghadapi tantangan global.

Empat pilar utama kegiatan Putera Sampoerna Foundation adalah pendidikan yang berkualitas bagi siswa Indonesia berprestasi terutama dari keluarga prasejahtera, penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan, pencerahan masyarakat umum melalui pemberdayaan perempuan, serta program penyaluran bantuan dan pertolongan rehabilitasi bencana. Mengacu pada strategi besar ‘Pathway to Leadership’, Putera Sampoerna Foundation memiliki tujuan untuk menciptakan 1.000 pemimpin per tahun yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dan perubahan di komunitasnya. Dalam menjalankan kegiatannya, Putera Sampoerna Foundation didukung oleh mitra strategis antara lain Sahabat Wanita, Siswa Bangsa dan Bait Al-Kamil, serta melakukan inisiatif mendirikan badan usaha ACCESS Education Beyond untuk meningkatkan pertukaran pelajar dan kerjasama dengan universitas di luar negeri dan MEKAR Entrepreneur Network yang merupakan sebuah portal lengkap dan pusat pengembangan bagi kewirausahaan di Indonesia.

Sejak didirikan pada 2001, Putera Sampoerna Foundation telah menyalurkan lebih dari 34.6000 beasiswa, menyelenggarakan pelatihan untuk lebih dari 19.000 guru dan kepala sekolah, mengadopsi 23 sekolah negeri dan 5 madrasah. Pada 2009, Putera Sampoerna Foundation mendirikan sekolah berstandar internasional berasrama yaitu Sampoerna Academy, sekolah tinggi untuk mencetak generasi pendidik masa depan yakni Sampoerna School of Education yang sekaligus merupakan elemen pertama dari pendirian universitas bertaraf dunia, serta disusul peluncuran Sampoerna School of Business pada tahun 2010.

Putera Sampoerna Foundation adalah organisasi bisnis sosial pertama yang memperoleh sertifikasi ISO 9001:2008 yakni sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional. Menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam segala aktivitasnya, Putera Sampoerna Foundation telah dipercaya oleh lebih dari 300250 korporasi, organisasi maupun asosiasi untuk menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Secara berkala, Putera Sampoerna Foundation mengikuti audit yang dilakukan oleh pihak auditor internasional independen dan laporannya diterbitkan di buku laporan tahunan Putera Sampoerna Foundation.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

2001[sunting | sunting sumber]

  • Putera Sampoerna bersama pemegang saham PT HM Sampoerna mendirikan Putera Sampoerna Foundation.
  • Mulanya yayasan ini hanya memberikan beasiswa untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan S2 Nasional.

2002[sunting | sunting sumber]

  • Diluncurkan dua program baru: beasiswa S1 Nasional dan MBA Internasional.
  • Secara keseluruhan, lebih dari 4.500 beasiswa telah diberikan.

2003[sunting | sunting sumber]

  • Memberikan beasiswa bagi pemenang Olimpiade Sains Tingkat Nasional.

2004[sunting | sunting sumber]

  • Melihat besarnya kebutuhan tenaga pengajar berkualitas, maka didirikanlah Putera Sampoerna Foundation Teachers Institute (SFTI), institut pertama di Indonesia yang bergerak di bidang keguruan.
  • Sampoerna Foundation Alumni Association (SFAA) dan program magang mulai diluncurkan.
  • Jumlah beasiswa yang diberikan sampai saat itu melampaui 12.000.

2005[sunting | sunting sumber]

  • Putera Sampoerna Foundation merupakan salah satu organisasi pertama yang tiba di lokasi bencana tsunami di Aceh. Bersama dengan mitra lainnya, PSF memberikan bantuan berupa program rehabilitasi pendidikan, penyediaan tenda serta berbagai kebutuhan lainnya sehinga sekolah-sekolah dapat kembali beroperasi.
  • Tiga sekolah negeri diadopsi oleh United Schools Program (USP) yang bertujuan meningkatkan kualitas sekolah.

2006[sunting | sunting sumber]

  • Mendirikan Sekolah Bisnis Manajemen (SBM-ITB) - program MBA eksekutif yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menawarkan spesialisasi MBA dalam di bidang Telekomunikasi, Hukum Usaha dan Energi di Jakarta.
  • Meluncurkan fasilitas Student Loan dan Student Financing pertama di Indonesia sebagai pinjaman tanpa agunan dengan bantuan dari Bank Internasional Indonesia (BII) dan International Finance Corporation (IFC) – salah satu divisi Bank Dunia.

2007[sunting | sunting sumber]

  • Mengadakan Kongres Guru Indonesia (KGI) pertama di Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 1.000 guru dan kepala sekolah dari seluruh Nusantara.
  • Putera Sampoerna Foundation menjadi organisasi filantropi pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi ISO9001 atas kualitas sistem manajemen yang dimilikinya.
Total sekolah yang diadopsi oleh USP meningkat menjadi 17 sekolah dan 5 madrasah.
  • Melalui Madrasah Quality Improvement Program (MQIP), Putera Sampoerna Foundation. mengadopsi satu dari lima madrasah guna menjalani program pengembangan pendidikan dan kurikulum.
  • Mengadakan acara bincang-bincang, Distinguished Speaker Series yang mengahadirkan Muhammad Yunus (pemenang Nobel) sebagai pembicara. Muhammad Yunus adalah pendiri bank mikro-finansial, Grameen Bank dan penulis beberapa buku filantropi, Bisnis Sosial dan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan.

2008[sunting | sunting sumber]

  • Menjadi NGO Pendidikan pertama di Indonesia yang mendapat penghargaan sertifikasi ISO 9001:2000 untuk sistem manajemennya yang efisien.
  • Secara resmi diundangan oleh Presiden Bill Clinton untuk menghadiri Clinton Global Initiatives sebagai perwakilan dari Indonesia.
  • Bait Al-Kamil (yayasan asosiasi Putera Sampoerna Foundation) mendapat sertifikasi ijin dari BAZNAS, Lembaga Islam yang berwenang di Indonesia untuk mengumpulkan donasi dan zakat dari masyarakat muslim. NGO sekuler pertama dan satu-satunya yang secara resmi memperoleh ijin untuk melakukan hal tersebut.

2009[sunting | sunting sumber]

  • Mendirikan dua Sampoerna Academy di Malang dan Palembang. Akademi-akademi ini menyediakan pendidikan berasrama dengan akreditasi setingkat Cambridge kepada siswa SMA yang berasal dari keluarga prasejahtera untuk 3 tahun berturut-turut.
  • Sampoerna School of Education (SSE) didirikan di Jakarta dan diberikan kepercayaan untuk memberikan gelar pendidikan dan pengajaran.
  • Bekerjasama dengan Bait Al-Kamil, yayasan mendapatkan sertifikat penyalur zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). PSF adalah LSM sekuler pertama dan satu-satunya yang telah mendapatkan izin resmi tersebut.

2010[sunting | sunting sumber]

  • Memafaatkan strategi utama Pathway to Leadership, Putera Sampoerna Foundation mengubah posisinya menjadi Institusi Bisnis Sosial yang menciptakan ekosistem bagi inovasi dan pemberdayaan agar menghasilkan lebih banyak program dan prakarsa demi Indonesia yang mampu untuk berhubungan secara optimal di kalangan Internasional.
  • Peluncuran dan perluasan program baru, termasuk Yayasan dan Koperasi Saabat Wanita; pakarsa ACCESS Education Beyond untuk memacu program, pertukaran pendidian Amerika Serikat-Indonesia; dan MEKAR Entrepreneur Network, suatu wadah kewirausahawan berbasis-internet untuk pengembangan pemimpin usaha.
  • Peluncuran Sampoerna School of Business sebagai bagian dari prakarsa Putera Sampoerna Foundation untuk mendidikan universitas berkelas dunia.

2013[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]