Ryksa dari Polandia, Ratu Swedia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Dinasti Piast.

Ryksa dari Polandia[1] (bahasa Polandia: Ryksa Bolesławówna, bahasa Swedia: Rikissa Burislevsdotter; 12 April 1116 – setelah 25 Desember 1156), merupakan seorang puteri Polandia dan adalah anggota keluarga dari Dinasti Piast, dan melalui ketiga pernikahannya Permaisuri Swedia dan Puteri Kerajaan Minsk (yang sekarang adalah ibukota dan kota terbesar Belarus).

Ryksa adalah putri Bolesław III Krzywousty, Adipati Polandia dan istri keduanya Salome, putri Heinrich, Pangeran Berg. Konon ia merupakan seorang wanita yang memiliki kecantikan yang luar biasa.

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Pernikahan Pertama[sunting | sunting sumber]

Penguasa Polandia Bolesław III Krzywousty bersekutu dengan Raja Niels, Raja Denmark melawan Wartislaw I, Adipati Pomerania (yang sekarang di Polandia barat laut dan timur laut Jerman). Untuk menyegel persetujuan ini, sebuah pernikahan diatur di antara putri Bolesław III Ryksa dengan putra sulung Niels, Putra Mahkota Magnus. Pernikahan tersebut dilangsungkan pada sekitar tahun 1127. Mereka memiliki 2 orang anak: Knud V pada tahun 1129 dan Niels (Santo Niels) pada tahun 1130.[2][3]

Sebagai salah satu pewaris kakek maternalnya Raja Inge yang Lebih Tua, Magnus menuntut Swedia dan diakui sebagai Raja Västergötland oleh suku Geat (Göter) pada tahun 1129 setelah kematian pamannya Raja Inge II. Kemudian Richeza menjadi Permaisuri Swedia. Akan tetapi, pemerintahan Magnus tidak diakui oleh Swea, suku lain di sebelah utara Geat, yang memilih dan menunjuk Ragnvald Knaphövde sebagai raja yang baru. Menurut Saxo Grammaticus, Ragnvald dibunuh oleh pendukung Magnus, yang kemudian memenangkan kerajaan ("kekaisaran") sebagai Raja Swedia. Akan tetapi, ada pesaing lain yang segera muncul untuk tahta, Sverker I, yang diumumkan sebagai Raja Östergötland.

Pada tahun 1130 Sverker I akhirnya mengusir Magnus dari Västergötland dan mempersatukan negara tersebut dibawah pimpinannya. Richeza dan suaminya kembali ke Denmark. Khawatir dengan popularitas dan dukungan kekaisaran sepupunya Knud Lavard, Adipati Schleswig, baik Magnus dan ayahnya Raja Niels memerintahkan untuk membunuhnya (7 Januari 1131). Saudara tiri Knud Erik II memberontak melawan Niels dan Magnus, namun dikalahkan dan mengungsi di Norwegia, dimana ia meyakinkan bangsawan lokal dan Kaisar Lothar III untuk melancarkan ekspedisi balasan melawan Niels. Niels dikalahkan di dalam Pertempuran Fotevik (4 Juni 1134), dan juga kehilangan putranya Magnus yang tewas terbunuh di medan perang. Niels melarikan diri ke Schleswig, dimana ia terbunuh oleh para warga (25 Juni 1134). Menjadi seorang janda, Ryksa kembali ke Polandia, kelihatannya ia meninggalkan kedua putranya di Denmark.

Pernikahan kedua[sunting | sunting sumber]

Begitu tiba di Polandia, Adipati Bolesław III mengatur sebuah pernikahan baru untuk putrinya. Pada tanggal 18 Juni 1136, Ryksa menikah dengan seorang anggota keluarga dari Dinasti Rurikid, Volodar Glebovich, Pangeran Minsk dan Hrodno,[4][5][6]yang pada saat itu diasingkan di istana Polandia. Pernikahan tersebut dilakukan untuk menguatkan hubungan Minsk dan Polandia melawan Denmark dan Monomakh yang berkuasa dari Dinasti Kiev. Mereka memiliki 3 orang anak: 2 putra, Vladimir (kemudian Pangeran Minsk) dan Vasilko (Pangeran Logoysk atau Lahojsk), dan 1 putri, Sofia, lahir sekitar tahun 1139/40.

Pada sekitar tahun 1145, keuntungan politik dari hubungan Polandia-Minsk mulai memudar setelah Dinasti Monomach kehilangan hegemoninya di antara cabang-cabang Rurikid yang memerintah. Sepertinya ini adalah penyebab dari pecahnya pernikahan Ryksa dan Volodar. Ryksa sekali lagi kembali ke Polandia, kali ini dengan putrinya Sofia, namun ia meninggalkan kedua putranya dengan bekas suaminya. Volodar tidak pernah menikah lagi dan wafat pada sekitar tahun 1186.

Pernikahan ketiga[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1148, Ratu Ulvhild Håkansdotter, istri Sverker I wafat. Tak lama setelah itu, Raja yang telah menduda itu menikahi Ryksa, yang tiba di Swedia dengan putrinya. Raja sepertinya menikahinya dengan dukungan dari sekutu suami pertama Ryksa di Västergötland.[7]Pernikahan mereka membuahkan seorang putra, Burislev, yang dinamakan seperti kakek maternalnya di Polandia. Beberapa riwayat menetapkan Sune Sik sebagai putra lain dari Ryksa dan Sverker I, kemungkinan ia adalah putra bungsu mereka.[8]

Pada tahun 1150, putra sulung Ryksa, Raja Knud V dari Jutlandia, mengungsi di Swedia setelah ia diusir dari Denmark oleh Svend III Grathe, Raja Sjælland. Dengan kejadian ini, pernikahan dengan Sverker I memberikan Ryksa peluang untuk menolong putranya, dan beberapa sejarawan menganggap bahwa sebagian alasan ia menikahi Raja Swedia dikarenakan hal itu.[7] Setahun kemudian (1151), Knud meminta bantuan Heinrich der Löwe, Adipati Sachsen dan Hartwig I, Uskup Agung dari Bremen, namun dikalahkan oleh pasukan Svend III. Hanya dengan mediasi Raja Jerman Friedrich I selama Diet di Merseburg disana membuat suatu persetujuan di antara kedua belah pihak: Knud V meninggalkan tuntutannya dan dikompensasikan dengan wilayah-wilayah di Sjælland, dan Svend III dijadikan sebagai Raja Denmark.[9] Setelah keputusan ini, baik Knud V dan Valdemar Knudsson (putra Knud Lavard, musuh ayahnya sendiri Magnus) memberontak melawan Svend III, yang diusir pada tahun 1154: Knud V dan Valdemar menjadi rekan-raja Denmark.

Pada tahun 1156 Knud V menikahi Puteri Helena dari Swedia, putri Raja Sverker I dan istri pertamanya Ulvhild; dengan ini, Ryksa menjadi ibu tiri mertua anaknya sendiri. Pada Hari Natal pada tahun itu, Sverker I tewas terbunuh.

Pada tahun 1157 putri Ryksa Sofia dari Minsk menikahi rekan-Raja Valdemar I dari Denmark (mereka telah dijodohkan sejak tahun 1154); pada tanggal 9 Agustus pada tahun itu, Raja Knud V tewas terbunuh di dalam sebuah pertemuan dengan Valdemar I dan Svend III. Pada tahun 1158 putra kedua Ryksa Niels, mungkin seorang biarawan di Biara Esrom, juga meninggal.[9]

Kematian dan akibat[sunting | sunting sumber]

Ratu pertama Swedia Ryksa yang diperkirakan dimakamkan di Biara Alvastra.

Ryksa diketahui hidup lebih lama dari Sverker I, meskipun penjelasan mengenai kehidupannya di masa tua dan kematiannya tidak diketahui: sebuah legenda menyatakan bahwa ia menikah lagi dengan seseorang yang terlibat dengan pembunuhan Sverker I.

Burislev, putra Ryksa dan Sverker I, menjadi saingan di dalam perebutan tahta Swedia melawan Knut Eriksson, dan pada tahun 1167 ia akhirnya mendapat bagian dari warisan paternalnya dan ditunjuk sebagai Raja Östergötland. Akan tetapi, pada tahun 1169 ia digulingkan dan kemudian menghilang dari catatan sejarah. Ia dipercaya tewas terbunuh oleh orang Knut atau melarikan diri ke Polandia pada suatu hari sebelum tahun 1173.

Putri Ryksa Sofia dari Minsk, Ratu Denmark oleh pernikahan pertamanya dengan Valdemar I, memberikan Ryksa hanya beberapa cucu sah: raja-raja kemudian Knud VI dan Valdemar II dari Denmark; Sophie (Comtesse Orlamünde); Margareta dan Maria, biarawati di Roskilde; Ingeborg (kemudian Ratu Perancis yang ditolak); Helena (Adipati Wanita Wilayah Keadipatian Brunswick-Luneburg) dan Rikissa, yang dinamakan sama seperti neneknya dan yang seperti dirinya, menjadi Ratu Swedia.

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Lars O. Lagerqvist (1982). "Sverige och dess regenter under 1.000 år",("Sweden and its rulers during 1000 years"). (dalam bahasa Swedish). Albert Bonniers Förlag AB. ISBN 91-0-075007-7. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Also named Swantosława according to some sources. POLAND
  2. ^ Hans Gillingstam: Rikissa [in]: Svenskt biografiskt lexikon band 30, 2000.
  3. ^ Genealogy of the House of Thorgils
  4. ^ In some sources he is incorrectly called Prince Vladimir of Novgorod, a non-existent person.
  5. ^ Complete Genealogy of the House of Rurik
  6. ^ Chronological Dates in Stoyan
  7. ^ a b Profile in Historiska-personer.nu
  8. ^ Genealogy of the House of Sverker
  9. ^ a b DENMARK
Ryksa dari Polandia
Lahir: 1116 Wafat: after 1156
Swedia
Didahului oleh:
Ulvhild Håkonsdatter
Permaisuri Swedia
1129–1130
Diteruskan oleh:
Ulvhild Håkonsdatter
Permaisuri Swedia
1148–1156
Diteruskan oleh:
Kristina Björnsdotter