Rahmat Yasin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Drs. H.
Rahmat Yasin
M.M
Bupati Bogor ke-10
Masa jabatan
30 Desember 2008 – 25 November 2014
Gubernur Ahmad Heryawan
Wakil Karyawan Faturahman (2008-2013)
Nurhayanti (2013-2014)
Didahului oleh Agus Utara Effendi
Digantikan oleh Nurhayanti (Plt.)
Informasi pribadi
Lahir 04 November 1963 (umur 51)
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Partai politik Partai Persatuan Pembangunan
Suami/istri Eli Halimah
Agama Islam

Drs. H. Rahmat Yasin, M.M. (lahir di Bogor, 4 Nopember 1963; umur 51 tahun) adalah Bupati Bogor selama dua periode pada 2008-2013 dan 2013-2018.[1] Pada pemilihan Bupati Bogor pada tahun 2008, Rahmat Yasin dan Karyawan Faturahman terpilih secara langsung dan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat.[2]

Pada periode kedua masa jabatannya, Rahmat Yasin bersama Nurhayanti terpilih kembali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada periode 2013-2018. Namun belum setahun menjabat sebagai Bupati Bogor pada periode kedua, Komisi Pemberantasan Korupsi pada tanggal 7 Mei 2014 menangkap Bupati Bogor Rahmat Yasin.[3]

Rachmat dijemput tim dari komisi antirasuah itu di rumah pribadinya di Jalan Wijaya Kusumah Nomor 103, Kompleks Taman Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Ia diduga terkait dengan pengusutan izin Rancangan Umum Tata Ruang di Bogor, Puncak, dan Cianjur.[4]

Biografi[sunting | sunting sumber]

Rahmat Yasin adalah seorang politikus dengan bekal akademis karena ia adalah Sarjana Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Nasional Jakarta tahun 1983. Lanjutan studinya berlangsung di Universitas Satyagama Jakarta dan berhasil meraih gelar Magister Management tahun 2001. Rahmat adalah putra kedua dari Sembilan bersaudara pasangan (alm), HM. Yasin – HJ. Nuryati.

Bakat politik Rahmat menurun dari ayahandanya (alm), HM Yasin seorang perintis. Pendiri dan tokoh Kharismatis PPP di Bogor dan pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dan anggota DPRD Kota Bogor. Rahmad tumbuh dan hidup dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Tak heran jika Ia banyak berkecimpung di organisasi di bawah naungan NU. Kiprahnya di Kabupaten Bogor dimulai ketika ia diberi amanat sebagai Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kabupaten Bogor tahun 1984-1991.

Jalannya di dunia organisasi kepemudaan makin terangsang saat ia di percaya sebagai pengurus DPD Komiite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor tahun 1982-1991. Terakhir di KNPI ia menjabat sebagai anggota Majelis Pertimbangan Pemuda (MPP) DPD KNPI Kabupaten Bogor.[5]

Di luar organisasi kepemudaan, Rahmat dikenal sebagai aktifis di kampus di masa orde baru. Pergaulannya yang luas membuat ia banyak berhubungan dengan para aktifis-aktifis yang berseberangan dengan pemerintahan yang berkuasa waktu itu. Tak heran, jika langkah politiknya sempat terganjal ketika ia dicalonkan menjadi anggota DPRD kabupaten Bogor dari Partai Persatuan Pembangunan karena penguasa kala itu tak berkenan Rahmat Yasin duduk sebagai wakil rakyat.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD Negeri Sindang Barang Bogor (1975)
  • SMP Negeri IV Bogor (1979)
  • SMAN 1 Bogor (1982)
  • Fakultas Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta (1988)
  • Universitas Satyagama Jakarta (2001)[6]

Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Legal Officer PT. ADEM AYEM PERMAI (1987-1996)
  • Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bogor (1997-1999)
  • Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bogor (1999-2004)
  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor (2004-2009)
  • Bupati Bogor (2009-2013)
  • Bupati Bogor (2013-2018)[7]

Karier[sunting | sunting sumber]

Sebelum menjadi Bupati Bogor, Rachmat Yasin pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor pada tahun 1997 Kemudian kali pertama menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 1999-2004, Rahmat dipercaya sebagai ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi keuangan daerah. ia juga di beri amanat sebagai Ketua Panitia Anggaran. Selanjutnya Rahmat Yasin terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor pada periode 2004-2009 dan dipercaya duduk sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor yang dipilih secara langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor.[8]

Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor, ia adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor periode 2006-2011 untuk masa bakti yang kedua. Di luar aktifitas politiknya, ia dipercaya masyarakat sepakbola Kabupaten Bogor sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bogor (Persikabo) untuk periode kedua.[9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]