Amonium sulfat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Pupuk ZA)
Lompat ke: navigasi, cari
Amonium sulfat
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [7783-20-2]
KEGG D08853
SMILES O=S(=O)(O)O.N.N
InChI 1/2H3N.H2O4S/c;;1-5(2,3)4/h2*1H3;(H2,1,2,3,4)
Sifat
Rumus molekul (NH4)2SO4
Massa molar 132.14 g/mol
Penampilan Granul atau kristal higroskopik putih
Densitas 1.769 g/cm3 (20 °C)
Titik lebur ((penguraian))
Kelarutan dalam air 70.6 g/100 mL (0 °C)

74.4 g/100 mL (20 °C)
103.8 g/100 mL (100 °C)[1]
Kelarutan tidak larut dalam aseton, alkohol, dan ether
Bahaya
Indeks EU Tidak terdaftar
NFPA 704
NFPA 704.svg
1
2
0
 
Titik nyala Tidak dapat terbakar
LD50 2840 mg/kg, rat (oral)
Senyawa terkait
Anion lainnya Amonium tiosulfat
Amonium sulfit
Amonium bisulfat
Amonium persulfat
Kation lainnya Sodium sulfat
Potasium sulfat
Senyawa terkait Amonium besi(II) sulfat
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Amonium sulfat atau (NH4)2SO4 adalah garam anorganik yang memiliki beberapa kegunaan, seperti sebagai pupuk pengaya hara tanah atau sebagai bahan tambahan makanan. Amonium sulfat mengandung 21% unsur nitrogen dan 24% unsur belerang.

Amonium sulfat akan mengalami penguraian bila dipanaskan hingga suhu 250 °C, dan pertama-tama membentuk amonium bisulfat. Jika dipanaskan pada suhu yang lebih tinggi, amonium sulfat akan terurai menjadi amonia. nitrogen, sulfur dioksida, dan air.[2]

Pupuk ZA[sunting | sunting sumber]

Pupuk ZA adalah pupuk kimia buatan yang mengandung amonium sulfat yang dirancang untuk memberi tambahan hara nitrogen dan belerang bagi tanaman. Nama ZA adalah singkatan dari istilah bahasa Belanda, zwavelzure ammoniak.

Wujud pupuk ini butiran kristal mirip garam dapur dan terasa asin di lidah. Pupuk ini higroskopis (mudah menyerap air) walaupun tidak sekuat pupuk urea. Karena ion sulfat sangat mudah larut dalam air sedangkan ion amonium lebih lemah, pupuk ini berpotensi menurunkan pH tanah yang terkena aplikasinya sehingga hanya cocok digunakan pada tanah alkalin. Dibandingkan pupuk lain, seperti amonium nitrat dan urea, pupuk ini mengandung lebih sedikit kadar nitrogen sehingga meningkatkan biaya pemupukan per massa nitrogen yang diberikan pada usaha pertanian[3], tetapi memberi keuntungan masuknya hara utama lainnya, belerang. Dalam budidaya tebu, ZA adalah pupuk yang wajib diberikan karena tidak memberi efek penurunan kadar gula(rendemen), berbeda dari pemberian urea saja.

Pupuk ini bersama dengan pupuk berbahan dasar amonia lainnya telah dilarang penggunaannya di Pakistan dan Afghanistan karena mampu digunakan sebagai bahan pembuat bahan peledak.[4]

Bahan bacaan terkait[sunting | sunting sumber]

  • Properties: UNIDO and International Fertilizer Development Center (1998), Fertilizer Manual, Kluwer Academic Publishers, ISBN 0-7923-5032-4.

Catatan kaki dan rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lide, David R., ed. (2006). CRC Handbook of Chemistry and Physics (ed. 87th). Boca Raton, FL: CRC Press. ISBN 0-8493-0487-3. 
  2. ^ Liu Ke-wei, Chen Tian-lang (2002). "Studies on the thermal decomposition of ammonium sulfate". Chemical Research and Application (dalam bahasa Chinese) 14 (6). doi:10.3969/j.issn.1004-1656.2002.06.038. 
  3. ^ Karl-Heinz Zapp "Ammonium Compounds" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2012, Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a02_243
  4. ^ "PAKISTAN: ‘Anti-terrorist’ fertilizer ban hinders farmers". IRIN Humanitarian News and Analysis. 2010. Diakses April 24, 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]