Pulau Laut, Natuna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pulau Laut
—  Kecamatan  —
Negara  Indonesia
Provinsi Kepulauan Riau
Kabupaten Natuna
Pemerintahan
 • Camat -
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 2

Pulau Laut adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia. Kecamatan ini merupakan kecamatan yang terluar di daerah Kabupaten Natuna yang berdiri pada 15 Juni 2004, yang diresmikan oleh Bupati Natuna Drs. H.A.Hamid Rizal.

Kecamatan Pulau Laut terletak di antara 4º30’30” - 4º48’02” Lintang Utara dan 107º43’06” - 108º01’46” Bujur Timur.

Luas wilayah[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah Kecamatan Pulau Laut sekitar 37,58 km²,[1] dengan rincian:

  • Desa Air Payang: ±18,10 km²
  • Desa Tanjung Pala: ±11,67 km²
  • Desa Kadur: 7.81 km²

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Laut Cina Selatan
Selatan Kecamatan Bunguran Utara
Barat Kecamatan Siantan
Timur Laut Cina Selatan

d. Geologi

Wilayah Kecamatan Pulau Laut terdiri dari Pulau- pulau besar dan kecil. Jumlah keseluruhan pulau di Kecamatan Pulau Laut ada 8 (delapan) pulau, dimana hanya 2 (dua) pulau yang berpenghuni. Nama Pulau: 1. Pulau Laut 2. Pulau Semiun 3. Pulau Sunyut 4. Pulau Sekapul 5. Pulau Sebatur 6. Pulau Sekatung 7. Pulau Batu Imong 8. Pulau Batu Buruk 9. Desa Airpayang 10.Desa Airpayang 11.Desa Airpayang 12.Desa Airpayang 13.Desa Tanjungpala 14.Desa Airpayang 15.Desa Airpayang

Sumber: Kantor Camat Pulau Laut

Khususnya Pulau Sekatung Pemerintah Pusat sudah memprogramkan berbagai pembangunan baik di bidang pariwisata maupun dibidang lainnya. Dan pemerintah telah menempatkan penduduk 5 KK serta ditambah dengan petugas Navigasi / Mercusuar. kedepan Pulau Sekatung sebagai pulau perbatasan bagian Utara Republik Indonesia akan di buat sebagai Pulau Percontohan dari Pulau-Pulau Terluar lainnya.

e. Bentuk Permukaan Tanah Dan Penggunaan Lahan

Bentuk permukaan tanah sebagian besar daratannya landai / dataran rendah dan sebagian berbukit-bukit yang masih merupakan hutan dan sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan rakyat. Didaratan pesisir vegetasi masih dalam keadaan baik, jenis tanaman yang banyak ditemui adalah pohon kelapa, serta terdapat bagian pantai yang ditumbuhi vegetasi mangrove yang cukup rapat dari jernis Avicenia¹.

Substrat pantai di areal sekitar hutan mangrove adalah pasir berlumpur dan area lainnya berpasir².

f. Lingkungan

Kecamatan Pulau Laut dikelilingi gugusan terumbu karang. Jarak batas terumbu karang dengan tubir karang relatif besar, mencapai 2 km*.

Pada surut rendah dan terendah sebagian areal tersebut kering, kecuali bagian cekungan merupakan alur keluar masuk perahu / kapal nelayan*.

Pada saat pasang dan digenangi air, dalam areal pesisir ditemukan beberapa biota antara lain penyu sisik, gerombolan ikan hias dan anakan ikan Baronang*.

Ekosistem terumbu karang di sekitar pulau saat ini relatif tidak mendapat tekanan kerena aktivitas penduduk masyarakat beberapa konsisten mendukung kesepakatan bersama tentang pelarangan beberapa cara penangkapan, seperti bom dan potassium, bahkan penggunaan kompresor dalam penangkapan teripangpun dilarang,. Perlu diketahui bahwa pada tanggal 29 Mei 2006 seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Laut telah mengeluarkan kesepakatan bersama bahwa pelarangan keras terhadap kegiatan yang merugikan masyarakat Pulau laut. Khususnya bagi orang yang menggunakan penangkapan ikan dan kegiatan lain-lain secara illegal (illegal Fishing). Seperti Potasium, pengeboman, penyalahan penggunaan kompressor dan lain-lain dilarang beroperasi diperairan Kecamatan Pulau Laut.

Iklim dan cuaca[sunting | sunting sumber]

Keadaan temperatur pada waktu siang dan malam hari pada musim hujan dan kemarau.

Waktu Musim Temperatur
Siang hari Kemarau Maksimal: 36ºC
Minimal: 34ºC
Hujan Maksimal: 32ºC
Minimal: 30ºC
Malam hari Kemarau Maksimal: 34ºC
Minimal: 34ºC
Hujan Maksimal: 24ºC
Minimal: 22ºC

Pada musim pancaroba, hampir tidak ada perubahan cuaca yang cukup drastis.

Sementara, keadaan angin di Kecamatan Pulau Laut, adalah:[2]

  • Pada musim utara, angin bertiup dari Utara ke Selatan dengan kecepatan ± 5 s/d 40 km/jam. Mengandung uap, keadaan laut bergelombang besar lebih dari 2 meter.
  • Pada musim timur, angin bertiup dari arah Timur ke Barat bergerak lambat dengan kecepatan ± 5 s/d 40 km/jam, cuaca cerah laut tenang beralun kecil.
  • Pada musim selatan, angin bertiup dari arah Selatan s/d Barat Daya ke Utara dengan kecepatan ± 5 s/d 40 km/jam, keadaan laut bergelombang 1 s/d 3 meter.
  • Pada musim barat, angin bertiup dari arah Barat ke Timur, angin bergerak kencang dan datangnya secara tiba-tiba. Cuaca gelab / berawan tebal dengan kecepatan angin ± 5 s/d 40 km/jam, keadaan laut bergelombang besar secara mendadak.

Keadaan geografis[sunting | sunting sumber]

Sungai[sunting | sunting sumber]

Sungai yang ada di Kecamatan Pulau Laut:[2]

  • Sungai Numuk
  • Sungai Purun
  • Sungai Air Papan
  • Sungai Capa
  • Sungai Air Mali
  • Sungai Air Tuapi
  • Sungai Air Hitam
  • Sungai Arung Batang


i. Jarak Desa dengan Ibu Kota Kecamatan

1. Desa Air payang ± 4 kilometer 2. Desa Tanjung pala ± 12 kilometer 3. Desa Kadur ± 10 kilometer

Sumber Kantor Camat Pulau Laut

j. Batas-batas Desa di Kecamatan Pulau Laut

1.Desa Air payang Utara  : Desa Tanjung Pala/ Desa Kadur Selatan : Kecamatan Bunguran Utara Timur  : Laut Cina Selatan Barat : Kecamatan Siantan

2. Desa Tanjung pala Utara  : Laut Cina Selatan/ Vietnam Selatan : Desa Air Payang Timur  : Laut Cina Selatan Barat : Desa Kadur

3. Desa Kadur Utara  : Desa Tanjung pala Selatan : Desa Air Payang Timur  : Desa Tanjung Pala Barat : Laut Cina Selatan

k. Jarak Kecamatan Pulau Laut dengan Daerah Lain

Kecamatan Bunguran Utara ± 50 mil Kecamatan Bunguran Barat ± 65 mil Kecamatan Bunguran Timur ± 65 mil Kecamatan Pulau Tiga ± 67 mil Kecamatan Midai ± 137 mil Kecamatan Siantan ± 295 mil Kecamatan Palmatak ± 280 mil Kecamatan Jemaja ± 325 mil Kecamatan Serasan Kecamatan Subi


Sumber analisa daerah operasional Pos AL Pulau Laut

b. Nama – Nama Desa

1. Air Payang 2. Tanjung Pala 3. Kadur

c. Jumlah Dusun, RT dan RW

Bnayaknya Dususn, RT dan RW Manurut Desa di Kecamatan Pulau Laut Tahun 2011Air Payang

                  Dusun           RT           RW

Air Payang 2 10 4 Tanjung Pala 1 8 3 Kadur 1 6 1


d. Sarana Pemerintahan Desa

NO Desa Kantor Desa Balai Desa/ Pertemuan 1. Air Payang Ada Ada 2. Tanjung Pala Ada Ada 3. Kadur Ada Ada


e. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Menurut Tingkat Pendidikan

Banyaknya PNS Menurut Tingkat Pendidikan yang DItamatkan dan Jenis Kelamin di Kecamatan Pulau Laut NO Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Jumlah 1. SD 3 1 4 2. SLTP 2 - 2 3. SLTA 14 4 18 4. DIPLOMA II/III 18 8 26 5. S1 14 5 19 6. S2 1 - 1

                                  Jumlah   52              18              70



a. Kepadatan Penduduk

Tabel : Laporan Penduduk Tahun 2011 No Desa / Kelurahan Penduduk Tahun 2010 Lahir Tahun Ini Mati Tahun Ini Pendatang Tahun Ini L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 Airpayang 510 548 1058 - - - - - - - - - 2 Desa Tanjung Pala 424 399 823 1 2 3 - - - 1 - 1 3 Desa Kadur 175 139 314 - - - - - - - - - Jumlah 1109 1086 2195 1 2 3 - - - 1 - 1 Sumber Kantor Camat Pulau Laut

Pindah Tahun Ini Penduduk Tahun 2011 KK L P L+P L P L+P - - - 513 517 1030 318 - - - 424 401 825 220

   -       -       

- 178 145 323 86 - - - 1.115 1.063 2.178 624

f. Tingkat Mata Pencarian Tingkat Mata Pencaharian atau Lapangan Usaha Penduduk Kecamatan Pulau Laut

  • Pertanian
  • Perkebunan
  • Industri
  • Perikanan
  • Buruh bangunan
  • Perdagangan
  • Angkutan
  • Peternakan
  • Jasa kemasyarakatan
  • Lain-lain

a. Buruh b. IRT c. PNS d. PTT e. GTT f. TNI

Struktur mata pencaharian penduduk, usaha pertanian dan tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, industri kecil dan sektor jasa perdagangan.

Mata pencaharian utama adalah nelayan. Saat cuaca buruk penduduk berubah propesi menjadi petani atau merawat kebun kelapa, beberpa menjadi petrenak dan tukang serta pekerja bangunan.

a. Pertanian

Pertanian : 1. Ubi kayu 2. Cabe/lada 3. Pisang 4. Kacang panjang 5. Serta sayur-sayuran 6. Dan lain-lain.

Perkebunan : 1. Kelapa 2. Cengkeh 3. Karet 4. Durian 5. Mangga (suai)

b. Peternakan

Peternakan : 1. Sapi 2. Ayam 3. Kambing

c. Perikanan

Komoditas penangkapan  : ikan napoleon, beberapa jenis kerapu, teripang dan siput laut.

Nilai ekonomi tinggi ikan napoleon dan ikan kerapu, berlaku dalam pembelian ikan hidup, sedangkan ikan yang mati tidak ada nilainya (kurang berharga).

Nilai ekonomi tinggi berlaku juga kepada teripang berdasarkan jenisnya.

Sistem perdagangan ditentukan oleh seorang pengusaha lokal pengumpul ikan berdasarkan permintaan pembeli berasal dari Tanjungpinang, Kalimantan, Bahkan dari Negara Tetangga (Singapura, Malaysia, dan Hongkong).

Agar ikan tetap hidup (menunggu kapal pembeli), pengusaha dan nelayan manampung hasil tangkapan mereka dalam keramba di sekitar perairan pantai. Untuk penangkapan ikan karang (napoleon dan jenis kerapu), masih menggunakan alat tradisional seperti pancing dan bubu dengan menggunakan kapal tempel / pompong.


Dalam satu bulan penghasilan yang di dapat secara keseluruhan untuk nelayan Kecamatan Pulau Laut, untuk ikan Napoleon, Kerapu, kerapu sonok ± 1,5 ton sedangkan untuk teripang 1 s/d 2 ton yang mana hasil panen tersebut di jual ke kapal (Hongkong dan Singapura) yang datang menjemput hasil panen tersebut 2 sampai dengan 3 kali datang dalam sebulan.


d. Perindustrian

Industri kecil juga merupakan sumber mata pencarian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun hasil yang mereka dapat belum maksimal ini diserbabkan modal yang mereka miliki relatif kecil, diharapkan kedepan, bantuan untuk industri usaha kecil dapat mereka terima untuk meningkatkan pengembangan usaha industri kecil dan pengrajin. Ditinjau dari beberapa tahun yang lalu bantuan untuk industri kecil kurang tepat pada sasarannya, sehingga pengusaha industri kecil dan menengah khususnya di Kecamatan PulauLaut banyak yang gulung tikar.

Table : Data Industri Kecil Rabung, Tahu dan Tempe Tukang Kayu Batako Kusen dan Meubel Tukang Kayu dan Pompong

Tabel : Pengrajin dan URT No Jenis usaha Jumlah Keterangan 1. Topeng 1 2. Penjahit Pakaian 9 3. Kerupuk ikan 3 4. Minyak kelapa 2 5. Kerucut / Tapis 1 6. Rumbia 2 7. Anyaman 1 8. Tukang pandan 3 9. Kerupuk Ikan 12 10. Mie Sagu 4 11. Parut Kelapa 8 Jumlah 45

Sumber Kantor Camat Pulau Laut


e. Transportasi dan komunikasi


Sudah kurang lebih 6 ( Enam ) tahun Kecamatan Pulau Laut Berjalan berbagai bidang pembangunan nampak, khusus untuk Transportasi dan Komunikasi. Pemerintah sudah membuat Program untuk Kecamatan Pulau Laut akan bersandar kapal penumpang baik berupa Kapal dari PT. PELNI ( KM. BUKIT RAYA maupun KM. LEUSER) serta Kapal Perintis. Namun menjelang tahun 2007 untuk Program Pemerintah dibidang Tranportasi, khususnya Kapal milik PT. PELNI tidak berjalan lagi sebagaimana mestinya sampai sekarang. Pada tahun 2007 setelah dilaksanakan pembangunan pelabuhan perintis Kecamatan Pulau Laut direncanakan akan selesai dikerjakan, yang dibangun dilokasi tidak jauh dari Komplek Perkantoran Kecamatan Pulau Laut tepatnya di daerah Tanjung Mayan dan ukuran pelabuhan perintis yang sedang di bangun 3 x 1200 m. Namun sampai sekarang pelabuahan tersebut belum selesai dikerjakan, sesuai dengan keinginan Masyarakat seluruh Kecamatan Pulau Laut Serta dibidang Komunikasi pada Kecamatan Pulau Laut juga sudah berdiri Tower Hand Phone ( HP ) milik “PT. TELKOMSEL dan INDOSAT “ mudah – mudahan dengan adanya pembangunan kedua sarana dan prasarana tersebut akan membantu masyarakat dalam peningkatan sumber ekonomi kerakyatan sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Harapan Masyarakat Kecamatan Pulau Laut untuk Tahun 2011 sarana Tranportasi, khususnya dibidang laut dapat ditingkatkan sehingga betul – betul dapat membantu Ekonomi mereka.

1. Sarana dan Prasarana Transportasi

Tabel No Jenis Prasarana Lokasi Ukuran Keterangan 1. Pelabuhan Perintis Tanjung Mayan 3 x 1100 m - Belum selesai 2. Dermaga Kayu Air Payang 2 x 300 m - Akan ditambah ± 10 Meter 3. Dermaga Kayu Dusun Kadur 2 x 300 m - 4. Dermaga kayu Tanjung Pala 2 x 1200 m - Baik 5. Dermaga Kayu Tanjung Batu 2 x 700 m - Milik TNI- AL Sumber Kantor Camat Pulau Laut


a. Jumlah Pompong

No Desa Jumlah pompong Keterangan 1. Air Payang 75 2. Tangjung Pala 56 3 Desa Kadur 29 Jumlah 160 Sumber Kantor Camat Pulau Laut


b. Jumlah Sepeda Motor

No DESA Jenis Kendaraan Ket Mobil Motor Kendaraan angkut(Tossa) 1. Air Payang 5 280 14 2. Tanjung Pala 1 161 3 3. Desa Kadur 4 92 3 Jumlah 10 533 20 Sumber Kantor Camat Pulau Laut


2. Alat Komunikasi

No Jenis Alat Jumlah Keterangan 1. SSB 8 TIDAK BAIK 2. Telepon Satelit (Bantuan Dinas Perikanan & Kelautan ) 1 TIDAK BAIK 3. Tower Hand Phone ( Telkomsel ) 1 BAIK 4. Tower Hand Phone ( Indosat ) 1 BAIK 5. Telpon Kabel 1 BAIK JUMLAH 12 Sumber Kantor Camat Pulau Laut




Pada tahun 2010 ini untuk sarana dan prasarana Kesehatan di Kecamatan Pulau Laut sudah mulai bertambah, selain postu yang ada di Desa Air Payang dan Polindes di Desa Tanjung Pala. Untuk tahun 2010 diKecamatan Pulau Laut sudah memiliki PUSKESMAS serta perumahan Dokter dan Perawat yang yang sudah dibangun tahun 2007, Dengan demikian impian Program Pemerintah Kabupaten Natuna Khususnya dan Kecamatan Pulau Laut pada umumnya untuk menuju Natuna Sehat 2010 telah menjadi kenyataan.


5. Jenis Penyakit dan jumlah pengunjung dari bulan Januari sampai dengan bulan September 2010 pada Puskesmas, Pustu Airpayang dan Polindes Desa Tanjungpala: Inpeksi saluran pernapasan atas Penyakit tekanan darah tinggi Penyakit tulang persendian dan reumatik Malaria klinis Penyakit kulit alergi Asma Diare Penyakit rongga mulut dan gigi Kecelakaan dan ruda paksa Epilepsy Penyakit mata Penyakit kulit inpeksi TB.Paru Penyakit kulit karena jamur

Terhitung mulai dari Bulan Januari sampai dengan Bulan Desember 2010 Sumber Puskesmas Kecamatan Pulau Laut tahun 2006

d. Pendidikan

Sesuai dengan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dan Pemerintahanan Kecamatan Pulau Laut khusunya, pembangunan dan pengembangan dibidang pendidikan sudah menunjukan angka yang signipikan, hal ini didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai baik gedung maupun tenaga pengajarnya. Dimulai tahun 2006 pemerintah sudah mencanangkan bangunan sekolah yang bersipat permanen. Hal ini sudah terwujud untuk 3 gedung Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Pulau Laut, dan 1 gedung SMPN serta 1 gedung SMA di Kecamatan Pulau Laut, yang semuanya terletak di komplek pendidikan Kota Baru Kecamatan Pulau Laut.

Pengurangan angka putus sekolah terhadap anak-anak usia sekolah dapat diwujudkan dengan adanya program Kesetaraan yang terdiri dari Paket A,B dan C. Dengan adanya penambahan guru-guru yang lulus PGSD di Pontianak terdiri dari sekitar 15 orang dan Guru Sarjana tamatan dari Jojjakarta dan di tambah lagi Guru Sarjana yang dikirim oleh Pmerintah Daerah, akan lebih lancar pula pelaksanaan peroses belajar mengajar dan akan mendukung peningkatan pengetahuan di bidang pendidikan bagi murid-murid SD, SMP maupun SMA di Kecamatan Pulau Laut.

Dengan adanya sarana pendidikan di Kecamatan Pulau Laut yang lengkap, ini merupakan salah satu dari pendukung penambahan penduduk, karena anak-anak didik tidak lagi melanjut pendidikannya di luar Kecamatan Pulau Laut.


i. Kantor Instansi Pemerintah BUMN

Table : Instansi Pemerintah BUMN No Dinas/Instansi PNS CPNS PTT Honorer Jumlah Ket 1. Kantor Camat Pulau Laut 16 - 17 1 34 2. UPTD Pendidikan 5 - 3 1 9 3. UPTD Perikanan - - 1 - 1 4. UPTD Pertanian - - - - - 5. POS AL 3 - - - 3 TNI 6. KAPOSPOL 2 - - - 2 POLRI 7. Koramil 6 - - - 6 TNI 8. BABINSA - - - - - 9. YONIF 134/ TS 31 - - - 31 TNI 10. PUSKESMAS 4 - 17 - 22 11. KUA 4 - 1 - 5 JUMLAH 71 2 39 2 114

j. Pertahanan dan Keamanan

Dibidang pertahanan dan keamanan di Kecamatan Pulau Laut memiliki Pos TNI AL dengan jumlah Anggota 3 orang dan Pos Pengamanan Daerah Terluar dengan jumlah Anggota 31 orang yang terletak di Pulau Sekatung. Untuk Pos Marinir sudah ditempatkan di Kecamatan Pulau Laut sejak tahun 1985 hingga sekarang untuk pos yang dibangun di Desa Airpayang kondisinya sudah tidak layak pakai ( rusak Total ) penempatan untuk anggota Marinir sekarang di Sekatung berjumlah 10 orang. Selain aparat TNI AL, TNI – AD 134 di Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki KORAMIL dengan 6 orang Anggota serta 3 orang BABINSA ditiap Desa.


k. Navigasi

Di Kecamatan Pulau Laut sudah memiliki 2 buah Mercusuar dan 3 buah rambu suar,yang terletak:

1. Mercusuar Pulau Sekatung 2. Mercusuar Pulau Semiun 3. Rambu Suar Pulau Sebatur 4. Rambu Suar Karang Sebuntar,dan 5. Rambu Suar Tokong Buruk


HASIL PRODUKSI LOKAL

a. Kelapa Rakyat

Selain nelayan mata pencarian masyarakat juga tertumpu dibidang pertanian dan perkebunan, salah satunya kelapa yang diolah menjadi kopra untuk di eksport atau dijual di Kalimantan dan Kuala Enok, juga tersedia kelapa yang potensial dan unggul, untuk pengembangan kelapa skala industri olahan. Untuk saat ini cara pengerjaannya masih memakai cara tradisional dalam hal pembuatan minyak goreng. Pengembangan kedepan direncanakan akan diadakan jenis kelapa hibrida sebanyak ± 10.000 batang. Di Kecamatan Pulau Laut sangat memungkinkan karena didukung oleh faktor alam dan kondisi tanah yang landai dan subur untuk dikembangkan. Dengan adanya pengembangan kelapa hibrida akan membantu meningkatan perekonomian masyarakat khususnya pertani kelapa.


b. Cengkeh

Tanaman cengkeh juga merupakan penunjang penghasilan masyarakat, meskipun hasil pendapatan mereka merupakan penghasilan tahunan. Diperkirakan hasil panen cengkeh setiap tahunnya di Kecamatan Pulau Laut ± 25-40 ton dengan jumlah ± 15.000 batang dengan luas lahan ± 400 ha.


c. Mangga (suai/pelam)

Tanaman mangga merupakan tanaman yang unggul yang dimiliki oleh Kecamatan Pulau Laut bahkan menguasai dilingkungan Kabupaten Natuna, hal ini dikarenakan mangga yang ada di Kecamatan Pulau Laut memiliki ciri khas tersendiri, selain rasanya yang manis juga tidak terkandung zat kimia maupun zat pengawet lainnya, karena semuanya masih bersifat alami dan sehat untuk di konsumsi. Buah mangga juga memiliki penyakit yang sedikit rumit untuk di basmi, karena hamanya bersarang di dalam buah, upaya kedepan semoga pemerintah bisa menanggulangi berbagai kendala atau penyakit tanaman mangga yang merupakan suatu tanaman kebanggaan bagai masyarakat Kecamatan Pulau Laut. Di Kecamatan Pulau Laut memiliki ± 23.000 batang pohon mangga dengan luas ± 150 ha.


d. Sagu

Kurangnya pemanfaatan sagu oleh masyarakat Kecamatan Pulau Laut menyebabkan banyaknya pohon sagu yang tidak terawat tidak diolah sehingga banyak pohon sagu seolah-olah terabaikan begitu saja. Hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mau mengolah pohon sagu tersebut. Hal ini disebabkan harga pasaran untuk sagu sanggat murah. Terdapat banyak lahan basah yang potensial untuk pengembangan pohon sagu. Pohon sagu yang terdapat di Kecamatan Pulau laut tahun 2010 ± 7.000 batang dengan luas lahan ± 39 ha.


e. Pengembangan komudittas unggulan jenis sayur-sayuran (skala prioritas)

Terdapat banyak lahan datar yang lembab dan gembur (agak berpasir). Sangat cocok sekali untuk pengembangan berbagai macam jenis sayur-sayuran. Di Kecamatan Pulau Laut masih sedikit sekali masyarakatnya yang punya kesadaran untuk bercocok tanam-tanaman di bidang sayur-sayuran karena pekerjaan masyarakat masih terfokus pada hasil pendapatan laut (nelayan) yang hasilnya pekerjaannya sangat mudah untuk didapati. Sehingga di Kecamatan Pulau Laut sangat sulit untuk mengkonsumsi makanan jenis sayur-sayuran. Karena disebabkan kurang berminatnya masyarakat untuk bercocok tanam-tanaman jenis sayur-sayuran.


f. Perikanan

Bidang perikanan sangat membantu sekali dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat Kecamatan Pulau Laut baik disegi penangkapan ikan hidup maupun ikan mati. Adapun jenis jenis hasil tangkapan mereka adalah :

Jenis tangkapan ikan hidup :

1. Ikan mengkait ( Napoleon) 2. Bermacam jenis ikan kerapu


Jenis tangkapan ikan mati : 1. Ikan tongkol 2. Ikan tenggiri 3. Ikan belanak 4. Kepiting Ranjungan 5. Sotong dan cumi-cumi 6. Serta berbagai jenis ikan karang lainnya.


g. Peternakan

Pengembangan potensial berbagai macam jenis ternak secara besar-besaran sangat memungkinkan sekali, mengingat lahan yang tersedia cukup luas, sehingga memudahkan sistem pemeliharaan dikandang atau sistem gembala.

Hewan: Sapi Kambing Ayam

h. Pengembangan Pariwisata Bahari

Banyak terdapat tempat rekreasi untuk di kembangan menjadi tempat atau kawasan wisata di Kecamatan Pulau Laut baik wisata bahari maupun wisata pegunungan. Dengan daerah yang masih terpelihara dan alami masih utuh untuk menampilkan panorama yang sangat indah serta nyaman di pandang mata.

Beberapa daerah yang ada di Kecamatan Pulau Laut yang bisa dijadikan tempat wisata. Wisata bahari sepertinya di Pulau Sekatung, Pulau Semiun, Pulau Sunyut dan beberapa tempat yang ada di Pulau Laut itu sendiri.

Keadaan terumbu karang yang masih utuh dan terpelihara di Pulau Sekatung dan Pulau Semiun memiliki beraneka ragam jenis bentuk ikan hias serta diiringi bentuk pesisir pantai yang indah, menunjukan betapa indahnya kedua pulau tersebut.

Untuk wisata pegunungan di Kecamatan Pulau Laut, hutan dan pegunungan yang ada masih terpelihara dengan baik. Program Pemerintah Kecamatan akan membuat hutan lindung yang luas ± 300 ha untuk dijadikan kawasan wisata.

Untuk kawasan wisata sejarah juga terdapat beberapa tempat di Kecamatan Pulau Laut salah satunya Batu Keramat (batu AU) bertempat di Dusun Kadur, keramat tersebut memiliki makna yang sangat luas terhadap asal muasal terjadinya Pulau Laut, monumen masyarakat “Datuk Kaya Muhammad Dun” yang terletak di Pulau Sekatung .

j. Minyak Dan Gas Bumi

Belum ada penelitian yang akurat untuk meneliti minyak dan gas bumi di Kecamatan Pulau Laut. Namun ada beberapa keterangan (isu) bahwasannya di laut Pulau laut ada terkandung minyak dan gas bumi. Kandungan minyak dan gas bumi itu belum bisa di olah karena kadar keracunan yang terkandung masih cukup tinggi sehingga membahayakan bagi kehidupan manusia.dan makhluk hidup lainnya. Tapi Rencana Primier Oil untuk tahun 2010 tentang Minyak dan Gas Bumi dikecamatan Pulau Laut dapat Berjalan dengan Cepat, sehingga sangat membantu sekali Masyarakat Kecamatan Pulau Laut disemua Bidang. Umumnya untuk Kabupaten Natuna.

j. Barang-Barang Antik (Kapal Kuno)

Pada saat ini terdata dua kapal asing kuno yang tenggelam diperairan Kecamatan Pulau Laut. 1 buah sedang dilakukan pemanfaatan namun berhenti terkendala oleh beberapa hal tekhnis. Informasi dari para nelayan terdapat lebih kurang titik kapal kuno yang berada diperairan Kecamatan Pulau laut dan sampai saat ini belum dimanfaatkan nilai ekonomisnya. Belum terolahnya kapal tersebut karena belum jelas tempat keberadaan kapal-kapal tersebut serta kurangnya sarana dan prasarana untuk melakukan pemanfaatan kapal-kapal kuno tersebut.


Kemampuan IQ sangat tinggi karena didukung oleh pola makan : ikan segar dan jenis makanan laut lainnya, namun terkendala pada kemampuan orang tua untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan kurangnya wawasan para orang tua tentang pentingnya jenjang pendidikan yang lebih tinggi, serta masih banyaknya yang putus sekolah hanya bisa menamatkan SD, untuk menamatkan pendidikan SMP dan SMA cuma beberapa orang saja yang mampu menyelesaikannya.

Dengan adanya perubahan zaman dan meningkatnya taraf kehidupan perekonomian masyarakat serta tumbuhnya kesadaran orang tua, pada saat sekarang ini anak-anak sudah bisa mengenyam pendidikan yang sedikit agak lebih tinggi seperti SMP dan SMA bahkan ada yang melanjutkan keperguruan tinggi dengan menyandang gelar D I, D II, dan D III bahkan ada yang Sarjana.

Angka menunjukan pada tahun 2010 sudah ada sekitar 15 orang telah menyandang gelar. Ini terjadi karena telah tumbuhnya kesadaran orang tua untuk melanjutkan anak-anaknya kesekolah yang lebih tinggi.

Sebagai kecamatan yang telah dimekarkan yang berusia ± 6 tahun dilihat dari bidang pendidikan juga sudah menunjukan adanya peningkatan seperti pada tahun 2005 s / d tahun 2009 di Kecamatan Pulau Laut selain di bangun gedung sekolah SD dan SMP, di Kecamatan Pulau Laut juga memiliki Taman Kanak-Kanak, Paud dan SMA.

a. Infrastruktur

Berbagai sektor telah diprogramkan oleh pemerintah baik dari pusat maupun dari daerah untuk pengembangan Kecamatan Pulau Laut. Di bidang infrastruktur pada tahun 2005-2010 Pemerintah telah membangun untuk Kecamatan Pulau Laut sebagai berikut : - Pembangunan tambatan perahu Dusun Kadur ± 300 meter. - Pembangunan badan jalan lingkar dengan ukuran 6 x 5000 meter - Pembangunan tahap I pelabuhan perintis Tanjung Mayan dengan ukuran 3,5 x 135 meter, untuk ukuran total pelabuhan perintis 3 x 1200 meter - Pembangunan kantor camat Pulau Laut di Air Kundur - Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Tanjungpala.

Untuk kelanjutan dan pengembangan tahun 2006-2007 Pemerintah Pusat dan Daerah telah memprogramkan pembangunan di Kecamatan Pulau Laut seperti :

1. Program Pemerintah Pusat : - Pembangunan Pulau Sekatung dengan menempatkan 5 KK penduduk ditempatkan di Pulau Sekatung dengan disediakan sarana dan prasarana seperti : rumah, listrik, pompong, waring, sarana air bersih dan kebutuhan pokok serta perbaikan jalan dan pelabuhan tambatan perahu untuk pemukiman petugas Navigasi. - Pembangunan Jalan Lingkar Beton Bertulang 6 x 6.000 meter. - Penyelesaian pengerjaan Pelabuhan Perintis Tahap II dengan ukuran 3,5 x 500 meter - Jembatan penghubung Pulau Laut dengan Pulau Sekatung dengan ukuran ± 4 x 900 meter. - Pembangunan gedung SMA.

2. Program Pemerintah Daerah : - Pembangunan Puskesmas, perumahan dokter dan perumahan para medis - Pembangunan Perumahan Camat - Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Airpayang - Pembangunan Puskesmas Pembantu Desa Tanjungpala - Pembangunan rumah tunggu dan penambahan panjang pelabuhan Desa Airpayang, Dusun Kadur dan Desa Tanjungpala. - Pembangunan Lanjutan Jalan Lingkar 6 x 4.000 meter. - Serta Pembangunan Air Bersih Desa Tanjungpala.

b. Struktur

Selain memprogramkan diberbagai bidang pembangunan, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna juga memprogramkan pengembangan wilayah untuk Kecamatan Pulau Laut dibidang struktur yaitu Pemekaran Desa Tanjungpala, Dusun Kadur ditingkatkan statusnya menjadi Desa Kadur.

Dengan demikian jika program itu terlaksana maka, Kecamatan Pulau Laut memiliki 3 desa. Untuk program jangka panjang Pemerintah Kecamatan Pulau Laut akan memperjuangkan untuk memasuki transmigrasi pola terpadu yang mencakup petani dan nelayan sebanyak ± 300 KK yang ditempatkan di Airkemang dengan luas lokasi ± 200 hektare.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ BPS Kab. Natuna
  2. ^ a b Analisa daerah operasi Pos AL Pulau Laut