Pondok Cinta
| Pondok Cinta | |
|---|---|
| Sutradara | Satmowi Atmowiloto |
| Produser | Ferry Angriawan |
| Penulis | Nina Pane |
| Pemeran | El Manik Zoraya Perucha Ida Leman Frans Tumbuan Rae Sita Rima Melati Yenny Farida Vivi Samodro |
| Musik | Idris Sardi |
| Sinematografi | Harry Simon |
| Penyunting | Emil Callebaute |
| Tanggal rilis | 1985 |
| Durasi | 109 menit |
| Negara | Indonesia |
Pondok Cinta adalah film Indonesia tahun 1985 dengan disutradarai oleh Satmowi Atmowiloto dan dibintangi oleh El Manik dan Zoraya Perucha.
Film ini meraih nominasi pada Festival Film Indonesia 1986 untuk Pemeran Utama Wanita (Zoraya Perucha), Pemeran Pembantu Pria (Frans Tumbuan), dan Pemeran pembantu Wanita (Rima Melati).
Sinopsis [sunting]
Meski ditentang keluarganya, Krismanto (El Manik) akhirnya menikah juga dengan Istia (Zoraya Perucha). Perbedaan latar belakang suami istri yang cukup besar, membuat jalannya perkawinan tersendat-sendat, apalagi ibu dan adik-adik Kris, selalu ikut campur tangan pada keluarga muda ini. Istia yang menyabar-nyabarkan diri, akhirnya tak tahan juga ketika tahu Kris sering main gila dengan perempuan lain. Tetapi Istia tidak bisa berpisah dengan Kris, karena Kris tidak mau menceraikan istrinya. Akibatnya ia tak mau lagi melayani suaminya. Hidupnya diabdikan untuk merawat dan membesarkan Dina (Vivi Samodra) , sebagai pekerja sosial, mengajar menjahit di sebuah panti yatim piatu. Di sinilah ia berjumpa dengan Bahar (Frans Tumbuan), perjaka cukup umur yang belum juga kawin, idealisme dan mempunyai selera yang sama. Ternyata Bahar pengidap penyakit leukimia yang menyebabkan ia tidak segera kawin. Ketika akhirnya Bahar meninggal, Istia bersikeras pisah dari suaminya.[1]
Referensi [sunting]
- ^ Laman Pondok Cinta, diakses pada 24 Januari 2010
Pranala luar [sunting]
- (Indonesia) Resensi@Perfilmanjibis.pnri
