Plasenta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Plasenta manusia

Plasenta atau tembuni adalah suatu organ dalam kandungan pada masa kehamilan. Pertumbuhan dan perkembangan plasenta penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. [1] Fungsi plasenta adalah pertukaran produk-produk metabolisme dan produk gas antara peredaran darah ibu dan janin, serta produksi hormon. [1][2] [3]


Struktur[sunting | sunting sumber]

Gambar skematis plasenta

Plasenta manusia memiliki diameter rata-rata 22 cm, berat rata-rata 470 gram, dan rata-rata tebal (pada bagian tengah plasenta) 2,5 cm.[4] [5] Plasenta mempunyai dua komponen yaitu bagian ibu yang dibentuk oleh desidua basalis dan bagian janin yang dibentuk oleh korion frondosum.[2]

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Fungsi plasenta adalah pertukaran produk-produk metabolisme dan produk gas antara peredaran darah ibu dan janin, serta produksi hormon. [1][2][3] Hormon steroid paling penting yang diproduksi plasenta adalah estrogen dan progesteron yang konsentrasinya meningkat selama kehamilan.[6]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c (Inggris)Reynolds, L.P.; Redmer, D.A. (1995). "Utero-placental Vascular Development and Placental Function" (pdf). Journal of Animal Science 73: 1839. Diakses 2010-05-17. 
  2. ^ a b c (Indonesia)Sadler, T.W; Alih bahasa, Joko Suyono; editor, Devi H. Ronardy (1997). Embriologi Kedokteran Langman. Jakarta: EGC. hlm. 101-102. ISBN 979-448-341-9. 
  3. ^ a b (Inggris)Reynold, Lawrence P.; Dale A. Redmer (April 2001). "Angiogenesis in the Placenta" (pdf). Biology of Reproduction 64 (4): 1033. doi:10.1095/​biolreprod64.4.1033. Diakses 2010-05-17. 
  4. ^ (Inggris)YETTER III, JOSEPH F. (1 Maret 2008). "Examination of the Placenta" (html). The American Academy of Family Physician. Diakses 2010-05-18. 
  5. ^ (Inggris)Benirschke, Kurt; Kaufmann, Peter; Baerger, Rebecca (2006). Pathology of the Human Placenta. Springer. hlm. 13. 
  6. ^ (Inggris)Shanker, Y.Gopi; A.Jagannadha Rao (1998). "Progesterone receptor expression in the human placenta" (pdf). Molecular Human Reproduction 5 (5): 481. Diakses 2010-05-17. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. http://www.lusa.web.id/plasenta/ Berbahasa indonesia, tulisan ibu lusa
  2. http://circres.ahajournals.org/cgi/reprint/19/4/816
  3. http://radiographics.rsna.org/content/29/5/1371.full.pdf+html
  4. http://bloodjournal.hematologylibrary.org/cgi/reprint/115/10/2014
  5. http://www.reproduction-online.org/cgi/reprint/138/6/895
  6. http://cancerres.aacrjournals.org/cgi/reprint/67/19/9528
  7. http://www.biolreprod.org/content/73/3/500.full.pdf+html