Perancis Metropolitan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Perancis Metropolitan

Perancis Metropolitan (bahasa Perancis: France métropolitaine atau la Métropole, atau l'Hexagone) adalah bagian dari Perancis yang terletak di Eropa, termasuk Corsica. Secara kontras, Perancis Seberang Laut (la France d'outre-mer, atau l'Outre-mer, atau les DOM-TOM) adalah nama untuk departemen (départements d'outre-mer atau DOM), teritori (territoires d'outre-mer atau TOM), dan jajahan seberang laut (collectivitiés d'outre-mer atau COM) Perancis.

Perancis Metropolitan dan Perancis seberang laut bersama-sama membentuk Republik Perancis. Perancis Metropolitan menempati 81.8% teritori dan 96.0% populasi Republik Perancis.

Empat departemen seberang laut—Martinique, Guadeloupe, Réunion, dan Guyana Perancis—memiliki status politik yang sama sebagaimana departemen Perancis metropolitan. Perancis Metropolitan dan empat departemen seberang laut tersebut bersama kadang-kadang disebut France entière ("Perancis seluruhnya") oleh administrasi Perancis, khususnya oleh INSEE, meskipun nyatanya France entière ini tidak memasukkan jajahan dan teritori seberang laut PErancis yang lebih memiliki otonomi daripada departemen seberang laut (baca bagian Asal nama di bawah).

Di Perancis seberang laut, seseorang dari Perancis metropolitan sering disebut métro, kependekan dari métropolitain.

Asal nama[sunting | sunting sumber]

Sebutan "Perancis Metropolitan" muncul sejak periode kolonial negara itu (sejak abad ke-16 hingga 20), ketika Perancis disebut la Métropole ("Metropolis") untuk membedakan diri dari koloni dan protektorat, dikenal sebagai les colonies atau l'Empire. Sebutan sejenis juga digunakan untuk menggambarkan kekuatan kolonial Eropa lainnya (contoh "metropolitan Britain", "España metropolitana"). Penggunaan kata "metropolis" dan "metropolitan" sendiri berasal dari "metropolis" Yunani kuno (dari μήτηρ, mētēr = ibu dan πόλις, pólis = kota) yang merupakan nama untuk negara-kota dari koloni di sepanjang Mediterania (contohnya Marseille adalah koloni dari negara-kota Phocaea, sebelumnya Phocaea adalah "metropolis" dari Marseille). Kata "metropolis" dan "metropolitan" berarti "tanah air", "negara ibu dari koloni", sebuah bangsa atau negara yang jauh dari koloninya di seberang laut.

Hari ini terdapat beberapa orang di Perancis seberang laut yang menggunakan sebutan France métropolitaine karena asal kolonialnya. Mereka lebih memilih menyebut "teritori Perancis Eropa" (le territoire européen de la France), sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Uni Eropa. Mereka menolak mengakui Perancis seberang laut dan Perancis metropolitan sebagai entitas terpisah. Contohnya, INSEE digunakan untuk menghitung statistik (demografi, ekonomi, dll.) hanya untuk Perancis metropolitan, dan kemudian melayani departemen dan teritori seberang laut secara terpisah, tapi orang di departemen seberang laut menolak perlakuan terpisah ini, memaksa bahwa keempat departemen seberang laut adalah bagian penuh dari Perancis. Sebagai hasilnya, dimulai pada akhir 1990-an, INSEE sekarang memasukkan empat departemen seberang laut ke dalam figurnya untuk Perancis (seperti jumlah penduduk atau PDB). INSEE menyebut Perancis metropolitan dan empat departemen seberang laut sebagai France entière ("Perancis seluruhnya"); "Perancis seluruhnya" meliputi empat departemen seberang laut, tapi tidak memasukkan jajahan dan teritori seberang laut lainnya. Cabang lain administrasi Perancis memiliki definisi berbeda mengenai France entière. Contohnya, ketika Menteri Dalam Negeri mengeluarkan hasil pemilu, mereka menggunakan nama France entière untuk merujuk seluruh Republik Perancis, termasuk semua Perancis seberang laut dan tidak hanya empat departemen seberang laut yang digunakan INSEE.

Perlu diketahui bahwa sejak INSEE menghitung statistik untuk France entière, praktik ini telah menyebar ke institusi internasional sehingga PDB Perancis yang diterbitkan Bank Dunia meliputi Perancis metropolitan dan empat departemen seberang laut. Bank Dunia hanya mencantumkan "Perancis", dan bukan "Perancis seluruhnya" sebagaimana INSEE.

Statistik[sunting | sunting sumber]

Perancis Metropolitan menduduki wilayah seluas 551,695 km² (213,011 mil persegi), sementara Perancis seberang laut seluas 123,148 km² (47,548 mil persegi), dengan total 674,843 km² (260,558 mil persegi) di Republik Perancis (tak termasuk Daratan Adélie di Antarktika dimana kedaulatan tak diakui sejak penandatanganan Perjanjian Antarktika tahun 1959). Sehingga, Perancis metropolitan menempati 81.8% teritori dari seluruh Republik Perancis.

Tanggal 1 Januari 2008, 61,875,822 orang tinggal di Perancis metropolitan, sementara 2,597,318 orang tinggal di Perancis seberang laut, dengan total 64,473,140 jiwa di Republik Perancis. Sehingga, Perancis metropolitan memiliki 96.0% penduduk dari seluruh Republik Perancis.

Di putaran kedua Pemiilhan presiden Perancis 2007, 37,342,004 orang Perancis memilih (berarti rekor kehadiran 83.97%). 35,907,015 diantaranya (96.16% dari total pemilih) memilih di Perancis metropolitan (kehadiran: 85.31%), 1,088,679 (2.91% dari total pemilh) memilih di Perancis seberang laut (kehadiran: 69.85%), dan 346,310 (0.93% dari total pemilih) memilih di luar negeri (Orang Perancis yang tinggal di luar negeri; kehadiran: 42.13%).[1]

Majelis Nasional Perancis terdiri dari 577 deputi, 555 diantaranya (96.2% dari seluruhnya) dipilih di Perancis metropolitan, dan 22 (3.8% dari seluruhnya) dipilih Perancis seberang laut.

Perancis Kontinental[sunting | sunting sumber]

Perancis Metropolitan, tak termasuk pulau Corsica, disebut sebagai "Perancis kontinental" (Perancis: la France continentale), atau hanya "Kontinen" (Perancis: le continent). Di Corsica, orang dari Perancis kontinental disebut sebagai "Orang Kontinental" (Perancis les continentaux).

Sebuah sinonim untuk Perancis kontinental adalah l'Hexagone, karena bentuknya yang heksagon.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]