Pemakaman langit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Puncak gunung tempat pemakaman langit berlangsung

Pemakaman langit adalah tradisi adat pemakaman di Tibet.[1] Prosesi ini diawali dengan mendoakan mayat kemudian membawa mayat ke puncak gunung tempat dimana banyak burung pemakan bangkai berada.[2] Di puncak gunung, mayat ditelungkupkan, kemudian disayat-sayat agar mengundang burung pemakan bangkai datang.[2] Burung-burung tersebut akan memakan seluruh bagian tubuh mayat.[2] Kadang-kadang bagian tulang juga ditumbuk halus dan dijadikan makanan bagi burung yang lebih kecil, seperti gagak.[2] Bagian tengkorak kepala juga kadang-kadang dibawa pulang untuk dijadikan cangkir minuman.[2]

Kondisi geografis di Tibet yang berbukit dan berbatu membuat sulitnya mencari lahan kuburan ataupun kayu bakar untuk kremasi.[1] Oleh karena itu, cara pemakaman langit dianggap lebih praktis dibandingkan dengan dikubur ataupun dikremasi.[1]

Puncak gunung tempat berlangsungnya prosesi ini dipercaya merupakan jalan masuk menuju nirwana.[1] Mayoritas penduduk Tibet merupakan pemeluk agama Buddha, di mana dalam agama tersebut dipercaya adanya reinkarnasi.[1] Oleh karena itu, jasad yang telah meninggal tidak ada artinya lagi dan pada akhirnya akan kembali ke alam, baik melalui burung pemakan bangkai ataupun diuraikan di tanah.[2] Dengan demikian, metode ini dipercaya akan lebih mempermudah arwah orang yang meninggal untuk sampai ke nirwana, karena telah memberikan kemurahan hati bagi burung pemakan bangkai.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Inggris) Martin DP. 1996. On the Cultural Ecology of Sky Burial on the Himalayan Plateau. East and West 46 (3-4): 353–370.
  2. ^ a b c d e f (Inggris) Joyce KA, Williamson JB. 2003. Body recycling. Dalam Bryant CD. Handbook of Death & Dying. Thousand Oaks: Sage. ISBN 0-7619-2514-7.