Pekalongan Utara, Pekalongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pekalongan Utara
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kota Pekalongan
Pemerintahan
 • Camat Drs. Tjuk Kushindarto
Luas 1.488 km²
Jumlah penduduk 71.753 jiwa
Kepadatan 4.822 jiwa/km²
Desa/kelurahan 10 kelurahan

Pekalongan Utara adalah sebuah kecamatan di Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibukota Kecamatan Pekalongan Utara terletak di Kelurahan Panjang Wetan.

Wilayah Kecamatan Pekalongan Utara adalah wilayah pesisir pantai utara (laut Jawa), sehingga sebagian wilayahnya yang berdekatan dengan pantai seringkali mengalami Rob (air laut pasang). Wilayah yang sering mengalami bencana rob antara lain; Kelurahan Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Krapyak Lor.

Selain bencana rob, di Kecamatan Pekalongan Utara terdapat satu kelurahan yang hampir setiap tahun tergenang banjir yaitu Kelurahan Pabean. Hal ini karena kondisi tanahnya lebih rendah dibanding dengan daratan disekitarnya.

Dasar hukum[sunting | sunting sumber]

Dasar hukum pembentukan Kecamatan Pekalongan Utara adalah PP 21/1988 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Pekalongan dan Kabupaten Daerah Tingkat II Pekalongan dan Kabupaten Daerah Tingkat II Batang, di mana Kota Pekalongan dikembangkan dari semula hanya 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Pekalongan Barat dan Kecamatan Pekalongan Timur menjadi 4 kecamatan yaitu kecamatan Pekalongan Barat, Timur, Utara dan Selatan.

Pejabat Camat Pekalongan Utara[sunting | sunting sumber]

  • Camat Pekalongan Utara yang pertama adalah Drs. Noeng Widodo /alumni APDN Semarang/S1 IIP Depdagri Jakarta menjabat 1988 s/d 1992, jabatan sebelumnya Camat Pekalongan Timur.
  • SP.Andi Soetanto,SH /alumni Fakultas Hukum UNDIP menjabat 1992 s/d 1998, tidak pernah menjabat Sekretaris Kecamatan/Sekcam
  • Drs.Anthoni /alumni Fakultas Sospol UNS menjabat 1998 s/d 2000, jabatan sebelumnya Sekcam Pekalongan Timur.
  • Kastolani,SIP /alumni APDN Semarang/S1 UPS Tegal menjabat 2000 s/d 2006, jabatan sebelumnya Sekcam Pekalongan Utara 1988 s/d 1998, Camat Pekalongan Selatan 1998 s/d 2000.
  • Drs. Tjuk Kushindarto /alumni APDN Semarang/S1 IIP Depdagri Jakarta menjabat 5 April 2006 s/d 23 Desember 2008, jabatan sebelumnya Sekcam Pekalongan Barat 1998 s/d 2002, Camat Pekalongan Barat 01 Oktober 2002 s/d 5 April 2006.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

Semula kecamatan ini terdiri atas 9 kelurahan yaitu Panjang Wetan, Kandang Panjang, Kraton Lor, Dukuh, Bandengan, Pabean, Krapyak Lor, Krapyak Kidul, dan Degayu. Namun semenjak 22 Januari 2008, kelurahan Panjang Wetan dimekarkan menjadi 2 kelurahan yaitu Kelurahan Panjang Wetan dan Kelurahan Panjang Baru.

Desa/kelurahan tersebut selengkapnya adalah:

  1. Bandengan
  2. Degayu
  3. Dukuh
  4. Kandangpanjang
  5. Krapyak Kidul
  6. Krapyak Lor
  7. Kraton Lor
  8. Pabeyan
  9. Panjang Wetan
  10. Panjang Baru

Wisata[sunting | sunting sumber]

Lokasi wisata di kecamatan Pekalongan Utara antara lain:

  • Museum Batik Nasional,
  • Pantai Pasir Kencana,
  • Pantai Slamaran,
  • Aquarium raksasa wisata bahari di Pelabuhan Nusantara Perikanan Pekalongan,
  • Tempat Belanja Ikan Segar di TPI Pekalongan

Kegiatan (agenda) wisata di kecamatan Pekalongan Utara antara lain: Agenda wisata yang secara rutin diselenggarakan:

  • Tradisi Pemotongan Lopis Jumbo pada acara Syawalan di Krapyak Lor yang dilaksanakan setiap tanggal 8 syawal atau satu minggu setelah hari raya Idul Fitri,
  • Tradisi Nyadran di Pantai Pasir Kencana Panjang Wetan yang dilakukan oleh nelayan,
  • Tradisi Kliwonan di Pantai Pasir Kencana Panjang Wetan setiap hari pasaran Jumat kliwon.
  • Tradisi Peringatan Pek Cun oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Pantai Pasir Kencana Panjang Wetan
  • Tradisi Pemotongan Lontong Jumbo di Gang Simbar Kelurahan Panjang Baru setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI di bulan Agustus.
  • Tradisi pemotongan kue Talam Jumbo di Perumahan Slamaran setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI di bulan Agustus
  • Lomba layang-layang di Pantai Slamaran
  • Balap Perahu di Kali Sewu Cemoro kelurahan Degayu

Seni dan budaya[sunting | sunting sumber]

Di masyarakat Pekalongan Utara masih ditemui kesenian:

  • Kesenian tradisional Sintren, Kesenian ini terancam punah karena tidak ada regenerasi pemain, usia seniman sintren rata-rata sudah lanjut usia.
  • Kesenian tradisional Kuntulan,
  • Wayang Kulit,
  • Simtuduror.

Industri[sunting | sunting sumber]