OV-10 Bronco

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
OV-10 Bronco
Bronco-RightSide.JPG
Rockwell OV-10 Bronco di pertunjukan udara, Perancis, 2006.
 Tipe Pesawat serang ringan
 Produsen North American
Rockwell International
Boeing
 Terbang perdana 16 Juli 1965
 Diperkenalkan Agustus 1967
 Status Aktif
 Pengguna Amerika Serikat
Jerman Barat
Thailand
Venezuela
Indonesia
Filipina

OV-10 Bronco adalah pesawat militer ringan berbaling-baling bermesin ganda buatan North American Rockwell sebagai pesawat serang ringan dan pesawat angkut ringan. Pesawat ini dikembangkan pada tahun 1960-an sebagai pesawat khusus untuk pertempuran COIN (COunter-INsurgency) atau anti-gerilya. Walaupun memiliki sayap tetap, kemampuannya mirip dengan kemampuan helikopter serbu berat yang cepat, mampu terbang jarak jauh, murah dan sangat dapat diandalkan.

OV-10 Bronco mampu terbang pada kecepatan sekitar 560 km/jam, memuat bahan peledak eksternal seberat 3 ton, dan mampu terbang tanpa henti selama 3 jam atau lebih. Pesawat ini berharga karena kemampuannya dalam mengemban berbagai misi, memuat berbagai macam senjata dan kargo, area pandang pilot yang luas, kemampuan terbang dan mendarat di landasan yang pendek, biaya operasi yang murah dan kemudahan dalam perawatan. Dalam banyak kejadian, pesawat ini mampu terbang baik hanya dengan menggunakan satu mesin.

Daftar isi

  • 1 OV-10 Bronco dan TNI-AU
  • 2 Spesifikasi
    • 2.1 OV-10A
    • 2.2 Ciri-ciri umum
      • Kru: 2
      • Panjang: 41 ft 7 in
      • Lebar sayap: 40 ft 0 in
      • Tinggi: 15 ft 2 in
      • Luas sayap: 290.95 ft²
      • Berat kosong: 6,893 lb
      • Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb
      • Mesin: 2×Garrett T76-G-410/412 turboprop, 715 hp
      Kinerja
      • Laju maksimum: 281 mph (452 km/h)
      • Jangkauan: 576 mi
      • Batas atas layanan: 24,000 ft
      Persenjataan
      • Senjata api: 4 × 7.62x51mm M60C machine guns
      • Titik keras: 5 fuselage and 2 underwing dengan izin untuk mengangkut:
        • Roket: 7- or 19-tube launchers for 2.75" FFARs or 2- or 4-tube launchers for 5" FFARs
        • Rudal: AIM-9 Sidewinder (Wing pylons only)
        • Bom: up to 500 lbSUU-11/A or Mk 4 Mod 0 gun pods
      OV-10D
    • 2.3 Ciri-ciri umum
      • Kru: 2
      • Panjang: 44 ft 0 in
      • Lebar sayap: 40 ft 0 in
      • Tinggi: 15 ft 2 in
      • Luas sayap: 290.95 ft²
      • Berat kosong: 6,893 lb
      • Berat isi: 9,908 lb
      • Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb
      • Mesin: 2×Garrett T76-G-420/421 turboprop, 1,040 hpTailplane Span 14 ft, 7 in (4.45 m)
      Kinerja
      • Laju maksimum: 288 mph (463 km/h)
      • Jangkauan: 1,382 mi
      • Batas atas layanan: 30,000 ft
      Persenjataan
      • Senjata api: 1x 20 mm (.79 in) M197 cannon (YOV-10D) or 4x 7.62x51mm M60C machine guns (OV-10D/D+)
      • Titik keras: 5 fuselage and 2 underwing dengan izin untuk mengangkut:
        • Roket: 7- or 19-tube launchers for 2.75" FFARs/2.75" WAFARs or 2- or 4-tube launchers for 5" FFARs or WAFARs
        • Rudal: AIM-9 Sidewinder on wings only
        • Bom: up to 500 lb (227 kg)
      Operator
  • 3 Lihat pula
    • 3.1 Pesawat sebanding
      • Convair Model 48 Charger
      • FMA IA 58 Pucará
      • OV-1 Mohawk
      • Soko J-20 Kraguj
      • Embraer EMB 314 Super Tucano
      Pranala luar

OV-10 Bronco dan TNI-AU[sunting]

TNI-AU saat ini tercatat memiliki 16 unit OV-10F (varian OV-10 khusus untuk TNI-AU) yang tergabung dalam Skadron Udara 21 yang bermarkas di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Pesawat-pesawat ini dibuat pada tahun 1976 dan berperan aktif dalam konflik di Timor Timur, ketiadaan bom yang baru akan dikirimkan oleh Amerika Serikat setelah 3 tahun dari pembelian disiasati dengan memasang bom-bom Rusia dengan memodifikasi bagian cantelan bom di pesawat. Pada tahun 2007 diketahui beberapa pesawat ini masih aktif dioperasikan oleh TNI-AU.

Setelah mengalami beberapa kecelakaan yang mengakibatkan pilotnya tewas, TNI-AU memutuskan untuk mengganti pesawat ini dengan pesawat yang baru. Pihak TNI memilih pesawat Super Tucano buatan Embraer Brazil. Saat ini pesawat ini dioperasikan oleh beberapa negara di Amerika Latin, a.l. Brazil, Colombia, Guatemala dan Republik Dominika. Selain negara-negara tersebut, sebuah pesawat ini juga digunakan oleh perusahaan militer swasta dari Amerika Serikat, Blackwater.

Sebagaimana halnya OV-10 Bronco, Super Tucano juga didesain untuk serangan udara ringan, anti-gerilya, pesawat latih dan patroli perbatasan dengan sistem senjata dan avionik yang lebih canggih.

Spesifikasi[sunting]

Pesawat North American OV-10C Bronco dari Royal Thai Air Force pada landasan sebelum take off dalam latihan "Cobra Gold '87" di Korat Royal Thai Air Force Base pada tanggal 23 Juli 1987.
Rockwell OV-10B "Bronco" dari Deutschen Luftwaffe
NASA OV-10 Bronco pada Langley Research Center

OV10Abronco.jpg

OV-10A[sunting]

Ciri-ciri umum

  • Kru: 2
  • Panjang: 41 ft 7 in
  • Lebar sayap: 40 ft 0 in
  • Tinggi: 15 ft 2 in
  • Luas sayap: 290.95 ft²
  • Berat kosong: 6,893 lb
  • Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb
  • Mesin:Garrett T76-G-410/412 turboprop, 715 hp

Kinerja

Persenjataan

OV-10D

Ciri-ciri umum

  • Kru: 2
  • Panjang: 44 ft 0 in
  • Lebar sayap: 40 ft 0 in
  • Tinggi: 15 ft 2 in
  • Luas sayap: 290.95 ft²
  • Berat kosong: 6,893 lb
  • Berat isi: 9,908 lb
  • Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb
  • Mesin:Garrett T76-G-420/421 turboprop, 1,040 hpTailplane Span 14 ft, 7 in (4.45 m)

Kinerja

Persenjataan

Operator


Lihat pula[sunting]

Pesawat sebanding

Pranala luar