Median

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Data menyebar normal sehingga Median, Mean dan Modus relatif sama
Data menjulur ke kanan sehingga Median, Mean dan Modus berbeda-beda

Median atau nilai-tengah adalah salah satu ukuran pemusatan data, yaitu, jika segugus data diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau yang terbesar sampai yang terkecil, nilai pengamatan yang tepat di tengah-tengah bila jumlah datanya ganjil, atau rata-rata kedua pengamatan yang di tengah bila banyaknya pengamatan genap.[1][2]

Untuk data populasi median dilambangkan dengan \tilde{u}. Sedangkan untuk data contoh, median dilambangkan dengan \tilde{x}.[1]

Contoh penghitungan Median[sunting | sunting sumber]

Untuk data ganjil[sunting | sunting sumber]

Untuk data 8, 7, 9. Pertama data diurutkan menjadi 7, 8, 9. Sehingga dengan mudah diketahui median adalah 8.

Untuk data genap[sunting | sunting sumber]

Untuk data 2, 8, 3, 4, 1, 8. Pertama data diurutkan menjadi 1, 2, 3, 4, 8, 8. Karena jumlah data pengamatan genap, yaitu 6, maka median terletak pada rata-rata dua nilai pengamatan yang di tengah yaitu data ketiga dan data keempat, maka mediannya adalah (3+4)/2 = 3,5.[2]

Kelebihan dan kelemahan[sunting | sunting sumber]

Kelebihan[sunting | sunting sumber]

Kelebihan dari median adalah terletak pada kemudahan untuk dihitung jika jumlah data relatif kecil dan median sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai pencilan.[1]

Kekurangan[sunting | sunting sumber]

Kekurangan dari median adalah nilai median relatif tidak stabil bahkan untuk data dalam populasi yang sama.[1]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Ronald E.Walpole. Pengantar Statistika, halaman 22-27". 1993. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8
  2. ^ a b http://www.stat.psu.edu/old_resources/ClassNotes/ljs_07/sld008.htm Simon, Laura J "Descriptive statistics" Statistical Education Resource Kit Penn State Department of Statistics