Ludwig Binswanger

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ludwig Biswanger

Ludwig Biswanger (lahir di Kreuzlingen, Swiss , 13 April 1881 – meninggal 5 Februari 1996 pada umur 114 tahun) merupakan salah satu psikolog eksistensial.[1] [2] Ia berasal dari sebuah keluarga yang memiliki tradisi kedokteran dan psikiatri.[1] Ia meraih gelar sarjana kedokteran dari University Zurich pada tahun 1907.[1][2] Ia belajar di bawah bimbingan Carl Jung dan pernah menjadi asisten Jung dalam Freudian Society.[1] Pada tahun 1911, ia diangkat menjadi direktur medis Belleuve Sanatorium.[1] Pada awal tahun 1920-an, Binswanger menjadi salah seorang pelopor pertama dalam menerapkan fenomenologi pada psikiatri.[2] Tahun 1956, Binswanger berhenti menjadi direktur sanotarium setelah menduduki posisi tersebut selama 45 tahun.[1] Karya utamanya ialah Grundformen und Erkenntnis menschlichen Daseins, sebuah buku yang diterbitkannya pada tahun 1943.[1]

Sebagai salah seorang psikolog eksistensialis, Binswanger berusaha menemukan pandangan hidup atau tata dunia dari kliennya.[1] Dalam terapi yang ditawarkan oleh Binswanger, terdapat beberapa langkah atau tahapan.[1] Pertama, Binswanger memperlajari Lebenswelt kliennya yakni mencari pandangan hidup konkret sebagaimana yang terejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari.[1] Kedua, ia akan berusaha memahami bagaimana kliennya memandang Umwelt yakni dunia fisik di sekeliling kliennya.[1] Selanjutnya,ia berusaha memahami sisi Mitwelt klien yakni dunia sosialnya perihal hubungan klien dengan orang lain, komunitas, dan kebudayaan, dan lainnya.[1] Terakhir, ia berusaha memahami Eigenwelt klien yakni dunia personalnya, mencakup jiwa, raga, dan perasaan.[1]

Di samping itu, Binswnager juga menawarkan beberapa pola hidup seseorang, yakni:[1]

  1. pola tunggal yakni hidup sendiri dan swadaya
  2. pola ganda yakni memahami hidup dalam pola "saya dan Anda" ketimbang "Aku"
  3. pola jamak yakni menganggap keberadaannya ditentukan berdasarkan keanggotaannya dalam sesuatu yang lebih besar dari diri dirinya sendiri, seperti bangsa, agama, organisasi, partai, budaya, dan sebagainya
  4. pola anonim yakni hidup yang diam, dingin, dan terpinggirkan.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n (Indonesia) C. George Boeree. 2008. Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Yogyakarta: Prismasophie. Hlm. 369
  2. ^ a b c (Indonesia) Calvin S. Hall & Gardner Lindsey. 1993. Psikologi Kepribadian 2: Teori-Teori Holistik (Organismik - Fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius Hlm. 9, 175