Linux (kernel)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Linux
Tux
Linux 3.0.0 boot.png
Linux kernel 3.0.0 sedang melakukan proses booting
Perusahaan / pengembang Linus Torvalds dan ribuan kolaborator
Diprogram dalam C, assembly
Keluarga Unix-like
Rilis perdana 1991
Ketersediaan bahasa Inggris
Jenis kernel Monolitik
Lisensi GNU General Public License versi 2 (only)[1]
Situs web resmi www.kernel.org
Linux (kernel)

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.

Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2)[2] (dengan bermacam-macam Firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariatif[butuh rujukan]), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di Mailing List Linux Kernel.

Kernel Linux pada awalnya dibayangkan dan kemudian dibuat oleh murid Ilmu Komputer berkebangsaan Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991.[3] Pengembang dan Pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai Sistem Operasi baru.[4] Linux kernel telah menerima kontribusi dari ribuan programmer.[5] Banyak Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada April 1991, Linus Torvalds, seorang mahasiswa berusia 21 tahun dari Universitas Helsinski, Finlandia mulai memikirkan sesuatu ide sederhana untuk suatu Sistem Operasi. Ia memulai dengan task switcher dalam Bahasa Rakitan x86 pada Intel 80386 dan sebuah driver Terminal. Pada 25 Agustus 1991, Torvalds memposting sebuah pesan di comp.os.minix, sebuah newsgroup di Usenet:

I'm doing a (free) operating system (just a hobby, won't be big and professional like gnu) for 386(486) AT clones. This has been brewing since April, and is starting to get ready. I'd like any feedback on things people like/dislike in minix, as my OS resembles it somewhat (same physical layout of the file-system (due to practical reasons) among other things).

I've currently ported bash(1.08) and gcc(1.40), and things seem to work. This implies that I'll get something practical within a few months [...] Yes - it's free of any minix code, and it has a multi-threaded fs. It is NOT portable (uses 386 task switching etc), and it probably never will support anything other than AT-harddisks, as that's all I have :-(.

[...] It's mostly in C, but most people wouldn't call what I write C. It uses every conceivable feature of the 386 I could find, as it was also a project to teach me about the 386. As already mentioned, it uses a MMU, for both paging (not to disk yet) and segmentation. It's the segmentation that makes it REALLY 386 dependent (every task has a 64Mb segment for code & data - max 64 tasks in 4Gb. Anybody who needs more than 64Mb/task - tough cookies). [...] Some of my "C"-files (specifically mm.c) are almost as much assembler as C. [...] Unlike minix, I also happen to LIKE interrupts, so interrupts are handled without trying to hide the reason behind them.[6]

Setelah itu, banyak orang berkontribusi pada proyek ini. Pada awalnya, komunitas MINIX berkontribusi kode dan ide pada Kernel Linux. Pada saat itu, Proyek GNU telah membuat banyak komponen yang diperlukan untuk sebuah sistem operasi gratis, tapi, kernel mereka, GNU Hurd, pada saat itu masih belum sempurna dan belum tersedia. Sistem operasi BSD pada waktu itu juga belum membebaskan diri dari masalah legalitas. Meskipun pada versi awal fungsinya masih sangat terbatas, pengembang dan pengguna Linux berkembang cepat.

Pada September 1991, Linux versi 0.01 telah dirilis di server FTP ftp.funet.fi milik Finnish University and Research Network (FUNET). Rilis pertama tersebut memiliki 10,239 baris kode. Pada Oktober 1991, Linux versi 0.02 dirilis.[7]

Pada Desember 1991, Linux 0.11 dirilis, versi ini adalah versi pertama yang di host oleh Linus Torvalds sendiri. Linuz 0.11 dapat di kompilasi oleh komputer yang menjalankan Linux 0.11. Saat ia merilis versi 0.12 di bulan Februari 1992, Torvalds mengadopsi GNU General Public License (GPL), dan berhenti menggunakan lisensi yang ia buat sendiri, yang tidak boleh didistribusikan secara komersil.[8]

Newsgroup dengan nama alt.os.linux juga dibuat, dan pada 19 Januari 1992, post pertama pada alt.os.linux dibuat.[9] Pada 31 Maret 1992, alt.os.linux berubah menjadi comp.os.linux.[10]

X Window System juga segera di port ke Linux. Pada Maret 1992, Linux versi 0.95 adalah versi pertama yang bisa menjalankan X. Lompatan versi yang jauh ini (dari 0.1x ke 0.9x) karena Torvalds merasa fitur-fiturnya sudah lumayan lengkap dan ia menganggap sudah layak untuk langsung ke versi 1.0. Namun, ternyata langkah ini terlalu berlebihan, karena dari tahun 1993 sampai awal 1994, muncul 15 versi perkembangan Linux 0.99.

Pada 14 Maret 1994, Linux 1.0.0 dirilis, dengan 176,250 barus kode. Pada Maret 1995, Linux 1.2.0 dirilis (310,950 baris kode).

Versi 2 Linux, dirilis pada 9 Juni 1996, dan diikuti oleh perubahan versi besar dibawah versi kepala 2:

  • 25 Januari 1999 - Linux 2.2.0 dirilis (1,800,847 baris kode).
  • 18 Desember 1999 - patch IBM mainframe untuk versi 2.2.13 diterbitkan, yang memperbolehkan Linux dijalankan di mesin bisnis.
  • 4 Januari 2001 - Linux 2.4.0 dirilis (3,377,902 baris kode).
  • 17 Desember 2003 - Linux 2.6.0 dirilis (5,929,913 baris kode).

Mulai 2004, proses rilis diubah dan kernel baru mulai dirilis rutin setiap 2-3 bulan, dengan nomor 2.60, 2.6.1, sampai 2.6.39.

Pada 21 Juli 2011 Linus Torvalds mengumumkan rilis Linux 3.0.[11] Lompatan versi ini bukan karena perubahan teknologi besar-besaran dibandingkan dengan Linux 2.6.39;[12] tetapi menandakan ulang tahun ke 20 kernel linux.[13] Proses waktu rilis tetap sama.

Per tahun 2012, Linux 3.2 telah memiliki 14,998,651 baris kode.[14]


Catatan Kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ InfoWorld. "Linux creator Torvalds still no fan of GPLv3". Diakses 2008-10-11. 
  2. ^ COPYING
  3. ^ Marjorie Richardson (1 November 1999). "Interview: Linus Torvalds". Linux Journal. Diakses 20 August 2009. 
  4. ^ "Free as in Freedom by Sam Williams. O'Reilly books, 2002". Oreilly.com. Diakses 2010-11-12. 
  5. ^ Greg Kroah-Hartman (April 2008). "Linux Kernel Development: How Fast it is Going, Who is Doing It, What They are Doing, and Who is Sponsoring It". "Since 2005, over 3700 individual developers from over 200 different companies have contributed to the kernel." 
  6. ^ "What would you like to see most in minix?". comp.os.minix. (Web link).
  7. ^ "Free minix-like kernel sources for 386-AT". comp.os.minix. (Web link).
  8. ^ Torvalds, Linus. "Release Notes for Linux v0.12". The Linux Kernel Archives. Diakses 2007-02-21. 
  9. ^ (19 January 1992). "Troubles with Partitions". comp.os.minix. (Web link). Diambil pada 2007-01-07.
  10. ^ (31 March 1992). "It's here!". comp.os.linux. (Web link). Diambil pada 2007-01-07.
  11. ^ Linux 3.0 release, Linus Torvalds, Linux Kernel Mailing List, Thu, 21 Jul 2011 19:59:53 -0700
  12. ^ "Linux Kernel Data."
  13. ^ Linux 3.0 Released; Linus Torvalds Explains Why You Shouldn't Care by Mark Hachman, July 22, 2011 01:35pm EST, PC Magazine
  14. ^ Thorsten Leemhuis (5 January 2012). "Summary and statistics - The H Open Source: News and Features". The H. Heinz Heise. Diakses 11 Feb 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]