Lengkong, Garawangi, Kuningan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lengkong
—  Desa  —
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Kuningan
Kecamatan Garawangi
Luas -
Jumlah penduduk 7.375
Kepadatan -

Lengkong adalah desa di kecamatan Garawangi, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Lengkong merupakan salah satu desa tertua di Kabupaten Kuningan, terbukti di desa ini terdapat beberapa makam keramat yang sudah berusia ratusan tahun dan sampai sekarang masih terawat dengan baik. Desa ini diperkirakan merupakan awal muasal lahirnya pemerintahan otonom di Kerajaan Kuningan, dipimpin oleh seorang pemimpin yang lebih dikenal dengan sebutan Dalem Lengkong. Awalnya desa Lengkong mempunyai wilayah yang cukup luas, mencakup sebagian wilayah Kuningan bagian utara, masuk kedalam otorita kekuasaan desa Lengkong. Namun demikian seiring dengan perkembangan zaman dan pertumbuhan jumlah penduduk, desa Lengkong dibagi kedalam beberapa wilayah administratif, terakhir yang memisahkan diri dari wilayah Lengkong adalah Desa Karangtawang dan disusul oleh Desa Tembong Jaya.

Pada mulanya desa Lengkong dikenal dengan sebutan Langgeng Kamulyan, nama Langgeng Kamulyan sendiri bertahan hingga sekitar tahun 1930-an. Entah kenapa, kemudian nama desa ini berubah menjadi Lengkong, meskipun sebenarnya bukan merupakan singkatan dari Langgeng Kamulyan. Bukti bahwa nama Lengkong dulunya Langgeng Kamulyan adalah lapang sepak bola desa yang masih menggunakan nama Stadion Langgeng Kamulyan.

Profil Daerah[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah desa Lengkong

  1. Di sebelah utara berbatasan dengan desa Sindangsari dan Kaduagung.
  2. Di sebelah selatan berbatasan dengan desa Karangtawang dan kelurahan Winduhaji.
  3. Di sebelah barat berbatasan dengan desa Tembong Jaya dan Guranteng.
  4. Di sebelah timur berbatasan dengan desa Puwasari dan Garawangi.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Lengkong terletak di kaki gunung Ciremai, dengan iklim tropis dan temperatur bulanan berkisar antara 18° C - 32° C serta curah hujan berkisar antara 2.000 mm - 2.500 mm per tahun. Pergantian musim terjadi antara bulan November - Mei adalah musim hujan dan antara bulan Juni - Oktober adalah musim kemarau.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Di desa Lengkong terdapat sebuah pasar yang lebih dikenal dengan pasar lengkong dan Toko CITRA Mandiri (dahulunya Toserba Fajar).

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Hasil utama pertanian dari desa lengkong yaitu padi dan palawija.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Desa Lengkong dikenal sebagai desa santri karena banyak terdapat pondok pesantren dan penduduknya dikenal sangat religius. Penduduk desa Lengkong berjumlah 7.375 orang.

Akses Transportasi[sunting | sunting sumber]

Untuk mencapai desa Lengkong dari pusat kota Kuningan tidaklah sulit. Jaraknya dari kota Kuningan kurang lebih 5 km. Di desa Lengkong terdapat sebuah terminal yang dikenal dengan terminal lengkong, ada beberapa jurusan angkot, yaitu:

  • Angkot 07 Jurusan Pasar baru- Lengkong
  • Angkot 08 Jurusan Cirendang- Lengkong