Legenda Pendekar Pemanah Rajawali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel ini memuat teks berbahasa Tionghoa. Tanpa dukungan multibahasa, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, tanda kotak, atau karakter lain selain dari karakter yang dimaksud.
Sampul DVD versi 1985

Legenda Pendekar Pemanah Rajawali (tradisional: 射鵰英雄傳; sederhana: 射雕英雄传; pinyin: Shèdiāo Yīngxióng Zhuàn) adalah novel dari tahun 1957, bagian pertama dari Trilogi Rajawali, yang ditulis oleh Jin Yong, nama pena penulis Louis Cha. Novel dan trilogi ini sangat terkenal di Tiongkok dan negara-negara dengan masyarakat keturunan Tionghoa dan telah diadaptasi ke dalam berbagai film, serial televisi, anime, manga dan sebagainya.

Kisahnya adalah mengenai Kwee Ceng (Guo Jing), seorang anak yang dianggap banyak orang dungu dan naif, namun juga baik hati. Dengan kebaikan hatinya ia pernah menolong Jengis Khan dan sebagai balasannya ia dapat tinggal bersama Khan dan dianggap seperti anak sendiri. Ia kemudian bertualang bersama Oey Yong (Huang Rong) dan menemukan rahasia ilmu silat yang dahsyat dan bertemu dengan banyak pendekar terkenal, di antaranya adalah Kaisar Selatan (It Teng Taysu), Pengemis Utara (Ang Citkong), Racun Barat (Auwyang Hong), dan Sesat Timur (Oey Yok Su, ayah Oey Yong).

Kisah Legenda Pendekar Pemanah Rajawali ini telah berulang kali dibuat filmnya, baik yang versi layar lebar, maupun serial TV. Untuk versi layar lebar, salah satu versinya diperankan oleh mendiang Fu Sheng sebagai Kwee Ceng, dan Tanny Tien Niu sebagai Oey Yong. Pasangan Kwee Ceng dan Oey Yong ini merupakan salah satu pasangan dalam karya Jin Yong yang paling populer, karena Kwee Ceng yang jujur dan sedikit bodoh, berpasangan dengan Oey Yong yang nakal dan cerdas. Meskipun hubungan mereka awalnya mendapat banyak tentangan, namun pada akhirnya mereka bisa bersatu.

Untuk versi serial TV, telah banyak di buat versinya, antara lain :

  • The Legend of The Condor Heroes, produksi TVB Hongkong tahun 1982 dengan pemeran Felix Wong sebagai Kwee Ceng dan mendiang Barbara Yung sebagai Oey Yong
  • The Legend of The Condor Heroes, produksi TVB Hongkong tahun 1995 dengan Julian Cheung sebagai Kwee Ceng dan Athena Chu sebagai Oey Yong
  • The New Legend of The Condor Heroes, produksi Mainland, China, tahun 2001, dengan Li Ya Peng sebagai Kwee Ceng dan Zhao Sun sebagai Oey Yong
  • The New Legend of The Condor Heroes, produksi Mainland, China, tahun 2007, dengan Hu Ge sebagai Kwee Ceng dan Ariel Lin sebagai Oey Yong

Tokoh[sunting | sunting sumber]

  • Kwee Ceng/SiPendekar dari Utara (郭靖), dilahirkan dan dibesarkan di Mongolia, ia diajar oleh Tujuh Manusia Aneh dari Kanglam (江南七怪武功). Kemudian ia juga belajar dari Ang Cit Kong dan Ciu Pek Tong. Lugu, lamban belajar dan tidak suka kekerasan, namun kejernihan pikirannya justru membantunya mempelajari ilmu silat tertinggi dari kitab Kiu Im Cin Keng. Ia adalah suami Oey Yong.
  • Oey Yong (Young Er) (黄蓉), anak Oey Yok Su, adalah anak manja dan sangat cerdas yang sedang menyamar sebagai pengemis ketika bertemu dengan Kwee Ceng. Ia juga diangkat sebagai murid oleh Ang Cit Kong dan menjadi ketua Partai Pengemis.
  • Yo Kang (杨康), sepupu angkat Kwee Ceng, dibesarkan oleh pangeran VI Negeri Kim, Wanyen Hunglieh.
  • Bok Liamci (穆念慈), kekasih Yo Kang, ibu dari Yo Ko.
  • Oey Yok Su/SiSesat dari Timur(黄药师), si Sesat Timur, adalah seorang ahli ilmu silat dan ayah Oey Yong. Ia tinggal menyendiri di Pulau Bunga Persik
  • Ang Cit Kong/SiPengemisdariUtara (洪七公), si Pengemis Utara, adalah ketua Partai Pengemis. Walaupun tampak rakus karena suka makanan enak, ia adalah ahli ilmu silat dan selalu membela orang kecil.
  • Auw yang Hong/Si Racun dari Barat (欧阳鋒), si Racun Barat, adalah seorang ahli ilmu silat dan racun.Ia memiliki sebuah jurus yang juga salah satu jurus terhebat di Dunia yang bernama ilmu Kodok Sakti yang diwariskannya pada Yo ko Ia ditipu oleh Oey Yong untuk mempelajari sebuah ilmu silat dengan urutan terbalik. Hal ini mengakibatkan pikirannya menjadi gila, namun kemampuan silatnya juga melejit.
  • Ong Tiong Yang,Si Dewa Pusat,Pendiri aliran Coan Cin,Ia pernah mendapat kitab 9 Ying,mati dibunuh Auw Yang Hong namun juga karena kelelahan dan kehabisan tenaga saat mengeluarkan salah satu jurus terhebatnya.
  • It Teng Taysu/Si Kaisar dari Selatan(一灯大師), si Kaisar Selatan, adalah seorang ahli ilmu silat yang pernah menjadi raja. Suatu hari ia mengakibatkan kematian seorang anak kecil. Karena merasa bersalah, ia turun tahta dan menjadi biksu.
  • Jenghis Khan (鐵木真), pemimpin Mongolia, ia mengangkat Kwee Ceng sebagai anaknya.
  • Tu Li (拖雷), anak kandung Jenghis Khan dan saudara angkat Kwee Ceng.
  • Go Chin (華箏), anak kandung Jenghis Khan yang jatuh cinta pada Kwee Cheng.
  • Jebe (哲別), ahli memanah dan guru Kwee Ceng.
  • Chiu Phek Thong (周伯通), saudara seperguruan si Dewa Pusat Ong Tiong Yang, pendiri aliran Coan Cin. Walaupun sudah tua, tingkah lakunya seperti anak kecil. Namun ia juga ahli ilmu silat dan salah satu guru silat Kwee Ceng.
  • Auw yang Hok(歐陽克), keponakan Auw yang Hong. Sebenarnya ia adalah anak kandung Auw yang Hong. Ia dibunuh Yo Kang karena mencoba untuk memperkosa Bok Liamci.

Cerita[sunting | sunting sumber]

Latar belakang dimulai saat invasi bangsa Kim/Jin ke wilayah Song/Sung. Dua pendekar Yo Tiat Sim dan Kwee Siauw Thian berjuang bersama menentang invasi bangsa Kim. Mereka bersahabat erat dan akhirnya mengangkat saudara. Saat istri mereka hamil, mereka mengungsi menghindari pertempuran, dan berjanji apabila kedua anak mereka lahir, bila berbeda jenis kelamin akan dinikahkan, bila sama akan mengangkat saudara. Peperangan tak terelakkan dan Kwee Siauw Thian terbunuh difitnah oleh pengkhianat dari bangsa sendiri, sementara anak lelakinya Kwee Ceng terlunta-lunta dibesarkan ibunya di gurun pasir Mongolia, sampai diselamatkan oleh Jengis Khan. Yo Tiat Sim menghilang dan terpisah dari anak istrinya. Istri Yo Tiat Sim mengira suaminya telah meninggal dan dijebak hingga terpaksa menjadi selir Pangeran VI dari negeri Kim. Anak mereka, Yo Kang tumbuh sebagai putra pangeran bangsa Kim. dia pun mendapat kan apa yg dia suka dan kwe cheng menjadi anak nya


Plot Utama mengisahkan dua saudara angkat yang terpisah dan mempunyai sifat yang bertolak belakang. Kwee Ceng adalah pemuda jujur, polos, setia, lamban belajar namun keras kepala dan tekun berlatih. Sebaliknya Yo Kang sangat pintar, licik dan oportunis. Yo Kang bertemu dengan wanita yang dicintainya, Bok Liam Cioe yang ternyata adalah anak angkat dari ayah kandungnya Yo Tiat Sim yang menghilang. Namun Yo Kang tidak mau mengakui ayah kandungnya karena lebih senang menjadi pangeran bangsa Kim. Ia sempat mencoba kembali menjadi rakyat biasa dari bangsa Song namun tidak bertahan lama karena merindukan kenyamanan dan kekuasan sebagai pangeran. Sementara Kwee Ceng yang berkelana dari Mongolia ke daratan Cina untuk membalas dendam terhadap pembunuh ayahnya, bertemu dengan Oey Yong, gadis kelewat cerdas yang merupakan anak salah satu dari 5 Datuk Persilatan yang terkenal. Oey Yong awalnya menyamar sebagai pengemis dan jatuh cinta akan kepolosan dan kejujuran Kwee Ceng.

Petualangan Kwee Ceng dan Oey Yong berkelana bersama membawa mereka berinteraksi dengan pendekar-pendekar dunia persilatan, diantaranya 5 Pendekar Besar Datuk Persilatan: Sesat Timur Oey Yok Soe, Racun Barat Auwyang Hong, Kaisar Selatan It-teng Taysu, Pengemis Utara Ang Cit Kong serta Bocah Tua Nakal Cioe Pek Tong. Intrik-intrik perebutan kitab silat Kiu Im Cin Keng, kitab perang Bu Bok, serta hubungan Kwee Ceng dan Oey Yong yang ditentang ayah Oey Yong dan guru Kwee Ceng mewarnai kisah trilogi pertama ini. Sementara Yo Kang malah membantu bangsa penjajah Kim yang telah membunuh orang tua kandungnya, untuk menghancurkan negerinya sendiri. Kwee Ceng dan Yo Kang yang sebenarnya bersaudara angkat kini malah berseteru dengan tujuan yang berbeda. Kecerdasan Oey Yong banyak membantu Kwee Ceng menyelesaikan berbagai masalah pelik, termasuk strategi perang saat kembali ke Mongol untuk mendukung Jengis Khan menaklukkan bangsa Kim.

Akhir Cerita Setelah kemenangan bangsa Mongol atas bangsa Kim, Jengis Khan malah ingin meluaskan wilayahnya dan memaksa Kwee Ceng untuk menyerang tanah kelahirannya sendiri, Song. Kwee Ceng menolak dan kembali ke Song untuk melawan invasi Mongol, walau selama ini Jengis Khan telah membesarkan ia dan ibunya. Sementara Yo Kang yang akhirnya menemui ajal akibat kelicikannya sendiri, meninggalkan istrinya Bok Liam Cioe yang sedang hamil. Kwee Ceng dan Oey Yong memberi nama bayi Yo Kang tersebut dengan nama Yo Ko yang artinya memperbaiki kesalahan, dengan harapan ia akan menjadi pendekar berbudi dan tidak mengulang kesalahan yang dilakukan Yo Kang semasa hidup. Yo Ko inilah tokoh utama dalam kisah selanjutnya "Rajawali Sakti dan Pasangan Pendekar". Akhir cerita, invasi bangsa Mongol terhenti sementara karena kematian Jengis Khan akibat sakit. Kwee Ceng dan Oey Yong menikah dan tinggal di Pulau Bunga Persik.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Novel wuxia Jin Yong
The Book and the Sword (1955) 書劍恩仇錄
Sword Stained with Royal Blood (1956) 碧血劍
Legenda Pendekar Pemanah Rajawali (1957) 射鵰英雄傳
Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali (1959) 神鵰俠侶
Flying Fox of Snowy Mountain (1959) 雪山飛狐
Other Tales of the Flying Fox (1960) 飛狐外傳
Swordswoman Riding West on White Horse (1961) 白馬嘯西風
Blade-dance of the Two Lovers (1961) 鴛鴦刀
Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga (1961) 倚天屠龍記
Demi-Gods and Semi-Devils (1963) 天龍八部
''A Deadly Secret (1963) 連城訣
''Ode to Gallantry (1963) 俠客行
The Smiling, Proud Wanderer (1967) 笑傲江湖
The Deer and the Cauldron (1969) 鹿鼎記
Sword of the Yue Maiden (1970) 越女劍