Kelenjar tiroid

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kelenjar tiroid
Illu endocrine system.jpg
Kelenjar endokrin
Illu thyroid parathyroid.jpg
Tiroid dan paratiroid
Latin glandula thyroidea
Gray's subject #272 1269
Arteri superior thyroid artery, inferior thyroid artery, thyreoidea ima,accessory thyroid arteries from oesophageal and tracheal branches
Vena superior thyroid vein, middle thyroid vein, inferior thyroid vein,kocher's vein or 4th thyroid vein
Saraf sympathetic system middle cervical ganglion, inferior cervical ganglion
Limfa prelaryngeal, pretracheal, jugulo-diagastric groups of lymph nodes
MeSH Thyroid+Gland
Dorlands/Elsevier Thyroid gland

Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia. Kelenjar ini dapat ditemui di bagian depan leher, sedikit di bawah laring. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.

Kelenjar tiroid dapat distimulasi dan menjadi lebih besar oleh epoprostenol.[1]

Tiroid mengeluarkan tiga hormon penting, yaitu:

Triodotironin dan Tiroksin mengatur laju metabolisme dengan cara mengalir bersama darah dan memicu sel untuk mengubah lebih banyak glukosa.

Jika Tiroid mengeluarkan terlalu sedikit Triodotironin dan Tiroksin, maka tubuh akan merasa kedinginan, letih, kulit mengering dan berat badan bertambah. Sebaliknya jika terlalu banyak, tubuh akan berkeringat, merasa gelisah, tidak bisa diam dan berat badan akan berkurang.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Inggris)"Effect of epoprostenol on the thyroid gland: enlargement and secretion of thyroid hormone.". Division of Endocrinology, University of Minnesota, Chadha C, Pritzker M, Mariash CN. Diakses 2010-03-14. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]