Gunungpati, Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gunungpati
—  Kecamatan  —
Locator Kecamatan Gunung Pathi di Kota Semarang.png
Peta lokasi Kecamatan Gunungpati
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kota Semarang
Pemerintahan
 • Camat Darmaji
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Gunungpati adalah sebuah kecamatan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Dilokasi tersebut terdapat banyak tempat yang hingga saat ini masih terlihat hijau, dalam rangka SPA (Semarang Pesona Asia), Gunungpati dijadikan lahan hijau. Di Gunungpati terdapat perguruan tinggi Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta terdapat sebuah goa dengan nama Gua Kreo, suatu tempat wisata alam yang berada di kelurahan Kandri. Goa Kreo memiliki sejarah ataupun legenda dengan tokoh Sunan Kalijogo yang terjadi pada masa pemerintahan Kesultanan Demak.

Batas-Batas[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Ngaliyan dan kecamatan Gajahmungkur, Semarang
Selatan Kabupaten Semarang
Barat kecamatan Mijen, Semarang
Timur kecamatan Banyumanik, Semarang

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Nama Gunungpati diberikan oleh Kiai Pati, seorang prajurit dari Pati, yang membuka daerah ini. Gunung merujuk pada topografi wilayah ini, sementara Pati diambil dari namanya sendiri.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Gunungpati pernah menjadi sebuah kabupaten. Hal itu dapat dibuktikan dari masih adanya dua pohon asam di tengah Alun-alun, sekitar 50 tahun lalu. Bahkan sampai sekarang, kita masih bisa menjumpai Kampung Ngabean, Pasar Kliwonan, Jagalan, dan Kauman di sekitar masjid, serta sebuah penjara bernama Sikrangkreng.

Di masa revolusi, Gunungpati adalah wilayah setenan dari asisten wedana wilayah Kawedanan Ungaran. Julukan bagi kepala pemerintahan Gunungpati adalah Pak Seten. Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1947, wilayah Gunungpati menjadi bagian integral dari NKRI. Penduduk setempat ikut bergerilya melawan tentara penjajahan. Mereka membangun dapur umum secara sukarela, di sebuah rumah dekat makam Kiai Pati.

Status Gunungpati kemudian berubah dari kawedanan menjadi kecamatan di Kabupaten Semarang, tetapi pada pertengahan tahun 1980-an diminta bergabung dengan Kota Semarang.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]