Gluon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gluon
Feynmann Diagram Gluon Radiation.svg
Dalam Diagram Feynman, gluon direpresentasikan sebagai heliks. Diagram ini menggambarkan pemusnahan elektron dan positron.
Komposisi: Partikel dasar
Kelompok: Gauge boson
Interaksi: Interaksi kuat
Simbol: g
Penggagas: Murray Gell-Mann (1962)[1]
Penemu: e+e → Y(9.46) → 3g: 1978 di DORIS (DESY)oleh PLUTO experiments (lihat diagram 1 dan rekoleksi[2])

and
e+e → qqg: 1979 at PETRA (DESY) by TASSO, MARK-J, JADE dan PLUTO experimen (lihat diagram 2 dan review[3])

Tipe: 8
Massa: MeV/c2 (nilai teoritis)[4]
< 0,0002 eV/c2 (batas eksperimental)[5]
Muatan listrik: e[4]
Muatan warna: oktet (tipe 8 Kemandirian linear )
Spin: 1

Gluon (dari kata bahasa Inggris /ˈɡlɒnz/ glue yang berarti lem, ditambah dengan akhiran -on) adalah partikel dasar yang bertindak sebagai partikel exchange (atau boson gauge) untuk gaya kuat antara quark, danalog dengan pertukaran foton dalam gaya elektromagnetik antara dua partikel bermuatan.[6] Antipartikel dari gluon adalah gluon yang lain.

Dalam istilah teknis, gluon adalah boson gauge vektor yang menjadi perantara interaksi kuat muatan warna dari kuark dalam kromodinamika kuantum. Tidak seperti foton yang bermuatan netral dalam elektrodinamika kuantum, gluon sendiri memiliki muatan warna, dan karena itu turut ikut serta dalam interaksi kuat selain menjadi perantara. Ini menyebabkan kromodinamika kuantum lebih sulit dianalisis daripada elektrodinamika kuantum.

See also[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ M. Gell-Mann (1962). "Symmetries of Baryons and Mesons". Physical Review 125 (3): 1067–1084. Bibcode:1962PhRv..125.1067G. doi:10.1103/PhysRev.125.1067. 
  2. ^ B.R. Stella and H.-J. Meyer (2011). "Y(9.46 GeV) and the gluon discovery (a critical recollection of PLUTO results)". European Physical Journal H 36 (2): 203–243. arXiv:1008.1869v3. Bibcode:2011EPJH...36..203S. doi:10.1140/epjh/e2011-10029-3. 
  3. ^ P. Söding (2010). "On the discovery of the gluon". European Physical Journal H 35 (1): 3–28. Bibcode:2010EPJH...35....3S. doi:10.1140/epjh/e2010-00002-5. 
  4. ^ a b W.-M. Yao et al. (2006). "Review of Particle Physics". Journal of Physics G 33: 1. arXiv:astro-ph/0601168. Bibcode:2006JPhG...33....1Y. doi:10.1088/0954-3899/33/1/001. 
  5. ^ F. Yndurain (1995). "Limits on the mass of the gluon". Physics Letters B 345 (4): 524. Bibcode:1995PhLB..345..524Y. doi:10.1016/0370-2693(94)01677-5. 
  6. ^ C.R. Nave. "The Color Force". HyperPhysics. Georgia State University, Department of Physics. Diakses 2012-04-02. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]