Berlian Hutauruk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Berlian Hutauruk
Berlian Hutauruk
Latar belakang
Nama lahir Berlian Hutauruk
Lahir 11 Oktober 1957 (umur 57)
Bendera Indonesia Indonesia
Jenis Musik pop, gospel
Pekerjaan penyanyi
Tahun aktif 1977 - sekarang
Perusahaan rekaman Billboard Indonesia, Insan Records
Terkait dengan Bornok Hutauruk, Eros Djarot, Chrisye, Idris Sardi, A. Riyanto
Mempengaruhi Putri Ayu
Mantan anggota
Hutauruk Sisters

Berlian Hutauruk (lahir 11 Oktober 1957; umur 57 tahun) adalah penyanyi Indonesia bersuara sopran, sangat populer dengan album garapan Eros Djarot: Badai Pasti Berlalu pada tahun 1977.

Sebelumnya ia menjadi juara kedua Festival Penyanyi Pop DKI pada tahun 1975, satu tingkat di bawah Margie Segers yang menjadi juara pertama, dan satu tingkat di atas Melky Goeslaw yang menjadi juara ketiga. Di tingkat nasional, Festival Penyanyi Pop Tingkat Nasional tahun 1975, ia menduduki urutan ke-4, di bawah Melky Goeslaw (juara pertama), Margie Segers (juara kedua), dan Eddy Silitonga (juara ketiga), tetapi setingkat di atas Hetty Koes Endang (urutan ke-5).

Berlian pilihan tepat untuk mengisi vokal di album Badai Pasti Berlalu. Tidak disangka album Badai Pasti Berlalu bisa menjadi album sepanjang masa di Indonesia dan membuat nama penyanyi ini melambung di masyarakat Indonesia. Keaktifannya sekarang, ia lebih dikenal sebagai artis gospel alias lebih sering menyanyi di lingkungan jemaat kristiani. Ia juga pernah membuat album rohani.

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Solo[sunting | sunting sumber]

Festival-Festival Lagu[sunting | sunting sumber]

  • Festival Lagu dan Penyanyi Populer Tingkat Nasional (1977) "Sadarilah Sayang" - Hutauruk Sisters
  • Festival Lagu Populer Tingkat Nasional (1979) "Jelita" (Titiek Hamzah)
  • Festival Lagu Populer Tingkat Nasional (1980) "Kau Dia Dan Aku" (Tarida P. Hutauruk)
  • Festival Lagu Populer Tingkat Nasional (1983) "Bejana" - Hutauruk Sisters
  • Festival Lagu Populer Tingkat Nasional (1988) "Ungkapan Cinta" (Tarida P. Hutauruk)