Barbie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Barbie
Logo Barbie
Tipe Boneka
Penemu Ruth Handler
Perusahaan Mattel, Inc.
Negara Amerika
Keberadaan 9 Maret 1959–sekarang
Situs web resmi

Barbie adalah boneka yang diproduksi oleh perusahaan Amerika, Mattel, dan diperkenalkan pada Maret 1959. Pembuat boneka ini, Ruth Handler, mendapatkan inspirasi dari sebuah boneka asal Jerman yang bernama Bild Lilli.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ruth Handler memperhatikan anak perempuannya, Barbara, sedang bermain dengan sebuah boneka kertas, dan dia melihat bahwa anaknya bermain dengan boneka tersebut layaknya berkomunikasi dengan orang dewasa. Pada saat itu, kebanyakan boneka untuk anak-anak berbentuk bayi. Menyadari hal tersebut akan menjadi jurang dalam pemasaran, Handler memiliki ide untuk membuat boneka dewasa dan ide tersebut disampaikan kepada suaminya Elliot, co-founder dari perusahaan mainan Mattel.

Dalam perjalanannya ke Eropa pada tahun 1956 bersama dengan anaknya, Barbara dan Kenneth, Ruth Handler melewati toko yang menjual sebuah boneka Jerman yang bernama Bild Lilli.[1] Akhirnya Handler membeli tiga boneka tersebut, salah satunya diberikan kepada anak perempuannya dan kedua boneka yang lain diberikan ke Mattel.

Boneka pertama Barbie yang diperkenalkan pada Maret 1959.

Kembali ke Amerika Serikat, Handler mendesain ulang boneka tersebut dengan bantuan Jack Ryan dan diberikan nama baru, Barbie. Boneka Barbie muncul pertama kali dalam ajang American International Toy Fair di New York pada 9 Maret 1959.[2] Tanggal ini juga ditetapkan sebagai ulang tahun boneka tersebut.

Mattel mengakuisisi hak cipta dari boneka Lilli pada 1964 dan produksi dari boneka Lilli dihentikan. Boneka Barbie yang pertama tampil menggunakan pakaian renang berwarna hitam putih dan rambut menyerupai bentuk ekor kuda, serta tersedia dalam warna pirang atau cokelat. Boneka tersebut dikenal sebagai "tren anak remaja" dengan baju yang didesain oleh fashion designer dari Mattel, Charlotte Johnson. Boneka Barbie yang pertama diproduksi di Jepang, sekitar 350.000 boneka terjual dalam tahun pertama masa produksi.

Ruth Handler berpendapat bahwa Barbie harus tampil dalam versi dewasa, dan menurut analisa pasar menunjukkan beberapa orang tua merasa tidak senang dengan bentuk dada dari boneka tersebut karena tidak memiliki buah dada. Penampilan Barbie terus diperbarui, cukup terlihat pada 1971 ketika boneka Barbie sudah memiliki tampilan mata yang cukup tegas dibandingkan model sebelumnya.

Barbie merupakan satu dari banyak mainan yang berfokus pada pemasaran melalui televisi. Diperkirakan satu miliar boneka Barbie sudah terjual di 150 negara, dan Mattel mengklaim sekitar tiga boneka Barbie terjual setiap detiknya.[3]

Ukuran standar dari boneka Barbie dan aksesorisnya adalah skala 1/6 dan biasa disebut playscale.[4] Ukuran boneka yang standar berkisar 11½ inchi.

Barbie tidak hanya berfokus pada produksi boneka dan aksesoris saja, melainkan sudah memproduksi buku, pakaian, kosmetik dan permainan video. Barbie juga sudah muncul dalam serial animasi dan sebagai karakter pendukung dalam Toy Story 2 dan Toy Story 3.

Barbie sudah menjadi ikon kultural dan diberikan penghormatan tersendiri. Tahun 1974, bagian dari Times Square di New York City diubah namanya menjadi Barbie Boulevard dalam beberapa minggu. Tahun 1985, pelukis Andy Warhol membuat lukisan mengenai Barbie.[5][6]

Tahun 2013, di Taiwan, sebuah restoran bertema Barbie yang pertama bernama "Barbie Café" dibuka untuk umum.[7]

Perayaan 50 tahun[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2009 Barbie merayakan ulang tahunnya yang ke-50. Perayaannya dirayakan dengan parade di New York dalam Mercedes-Benz Fashion Week.[8] Event ini dihadiri oleh lima puluh perancang busana, termasuk Diane von Fürstenberg, Vera Wang, Calvin Klein, Bob Mackie, dan Christian Louboutin.[9][10]

Biografi fiktif[sunting | sunting sumber]

Barbie's memiliki nama lengkap Barbara Millicent Roberts. Dalam sebuah seri novel Random House di tahun 1960, orang tuanya bernama George dan Margaret Roberts berasal dari kota fiktif di Willows, Wisconsin.[11] Dalam novel tersebut, Barbie masuk Willows High School, dan di dalam buku Generation Girl pada tahun 1999, dia memasuki sekolah fiktif yang bernama Manhattan International High School di New York City[12].

Dia diketahui memiliki hubungan dekat dengan Ken (Ken Carson), yang pertama kali tampil pada 1961. Berdasarkan berita dari Mattel pada Februari 2004 bahwa Barbie dan Ken memutuskan untuk mengakhiri hubungan,[13] tetapi pada Februari 2006 mereka mengharapkan untuk kembali melanjutkan hubungannya setelah Ken diperbarui.[14]

"Sindrom Barbie"[sunting | sunting sumber]

"Sindrom Barbie" adalah istilah ketika seseorang menginginkan bentuk tubuh dan trend yang ada boneka Barbie. Kebanyakan terjadi pada remaja perempuan maupun wanita dewasa, tetapi bisa terjadi pada siapa saja. Seseorang dengan sindrom ini berpendapat bahwa boneka Barbie memiliki bentuk tubuh yang proporsional.[15]

Model asal Ukraina, Valeria Lukyanova, mendapatkan sorotan media ketika dirinya mengubah penampilannya secara keseluruhan mengikuti boneka Barbie.[16][17][18] Dia menyatakan bahwa sudah melakukan operasi payudara, tetapi dia merasa nyaman ketika memiliki tubuh yang kurus karena sudah terbiasa mengikuti pelatihan kebugaran dan melakukan diet secara khusus.[19]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dalam sebuah wawancara dengan M.G.Lord, penulis dari buku Forever Barbie, Ruth Handler berkata bahwa dia melihat boneka tersebut di Lucerne, Swiss. Namun, pada lain kesempatan dia menjelaskan bahwa pernah melihat boneka yang sama di Zurich atau Vienna.
  2. ^ "Ruth Mosko Handler unveils Barbie Doll". Jewish Women's Archive. Diakses 8 Maret 2014. 
  3. ^ "Vintage Barbie struts her stuff". BBC News. 22 September 2006. Diakses 26 April 2010. 
  4. ^ "Playscale per About.com". Miniatures.about.com. 2 Maret 2011. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal 7 Juli 2011. Diakses 23 Mei 2011. 
  5. ^ [1][pranala nonaktif]
  6. ^ "Who Made America? | Innovators | Ruth Handler". Pbs.org. 30 Juni 2004. Diakses 23 Mei 2011. 
  7. ^ "First Barbie-themed restaurant opens in Taiwan". Daily Times. 31 Januari 2013. Diakses 1 Februari 2013. 
  8. ^ "Barbie Runway Show – Fall 2009 Mercedes Benz Fashion Week New York". Myitthings.com. 14 Februari 2009. Diakses 23 Mei 2011. 
  9. ^ "Runway Rundown: The Barbie Show’s 50 Designers!". Alldolldup.typepad.com. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal July 7, 2011. Diakses May 23, 2011. 
  10. ^ "Christian Louboutin explains Barbie "fat ankle" comments". Handbag.com. October 16, 2009. Diakses May 23, 2011. 
  11. ^ Lawrence, Cynthia; Bette Lou Maybee (1962). Here's Barbie. Random House. OCLC 15038159. 
  12. ^ Biederman, Marcia (September 20, 1999). "Generation Next: A newly youthful Barbie takes Manhattan.". New York. Diakses June 4, 2009. 
  13. ^ The Storybook Romance Comes To An End For Barbie And Ken Mattel February 12, 2004
  14. ^ Madeover Ken hopes to win back Barbie CNN February 10, 2006
  15. ^ Lind, Amy. "Battleground: Women, Gender, and Sexuality", Published by Greenwood Publishing Group, 2008
  16. ^ "Valeria Lukyanova: Model Seeks To Be Real-Life Barbie Doll [Photos]". Inquisitr.com. Diakses 2013-08-22. 
  17. ^ "Valeria Lukyanova & Another Real Life Barbie Doll, Olga Oleynik, Come To America". En Stars. Diakses 13 Desember 2012. 
  18. ^ Nick Parker (2013-01-29). "Barbed & Ken – Human dolls go to war". London: The Sun (UK). 
  19. ^ Whitelocks, Sadie (1 Februari 2013). "Our childhood dreams shattered". Daily Mail (London). 

Bacaan terkait[sunting | sunting sumber]

  • Gerber, Robin (2009). Barbie and Ruth: The Story of the World's Most Famous Doll and the Woman Who Created Her. Collins Business. ISBN 978-0-06-134131-1. 
  • Knaak, Silke, "German Fashion Dolls of the 50&60". Paperback www.barbies.de.
  • Lord, M. G. (2004). Forever Barbie: the unauthorized biography of a real doll. New York: Walker & Co. ISBN 978-0-8027-7694-5. 
  • Plumb, Suzie, ed. (2005). Guys 'n' Dolls: Art, Science, Fashion and Relationships. Royal Pavilion, Art Gallery & Museums. ISBN 0-948723-57-2. 
  • Rogers, Mary Ann (1999). Barbie culture. London: SAGE Publications. ISBN 0-7619-5888-6. 
  • Singleton, Bridget (2000). The art of Barbie. London: Vision On. ISBN 0-9537479-2-1. 
  • Boy, Billy (1987). Barbie: Her Life & Times. Crown. ISBN 978-0-517-59063-8. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]