Aji Muhammad Salehuddin II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Aji Muhammad Salehuddin II
Sultan Haji Aji Muhammad Salehuddin II
Sultan Kutai Kartanegara ke-21
Petahana
Mulai menjabat
Diangkat sebagai sultan tahun 1999
Dinobatkan pada tahun 2001
Informasi pribadi
Lahir 24 Oktober 1924 (umur 89)
Bendera Belanda Tenggarong, Kutai Kartanegara, Hindia Belanda

Haji Aji Pangeran Prabu Anum Surya Adiningrat yang bergelar Sultan Haji Aji Muhammad Salehuddin II bin Sultan Adji Muhammad Parikesit atau disebut juga Pangeran Praboe adalah Sultan Kutai dari Kesultanan Kutai Kartanegara (lahir di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Hindia Belanda, 24 Oktober 1924; umur 89 tahun) yang dinobatkan pada tanggal 22 September 2001 dan memerintah Kesultanan Kutai Kartanegara saat ini bukan sebagai kerajaan lagi, karena sekarang Kesultanan Kutai Kartanegara telah masuk ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejarah Pengangkatan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1999, Bupati Kutai Kartanegara Drs. H. Syaukani HR, MM berniat untuk menghidupkan kembali Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Dikembalikannya Kesultanan Kutai ini bukan dengan maksud untuk menghidupkan feodalisme di daerah, namun sebagai upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya Kerajaan Kutai sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Selain itu, dihidupkannya tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara adalah untuk mendukung sektor pariwisata Kalimantan Timur dalam upaya menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pada tanggal 7 November 2000, Bupati Kutai Kartanegara bersama Putera Mahkota Kutai H. Aji Pangeran Praboe Anoem Soerja Adiningrat menghadap Presiden RI Abdurrahman Wahid di Bina Graha Jakarta untuk menyampaikan maksud diatas. Presiden Wahid menyetujui dan merestui dikembalikannya Kesultanan Kutai Kartanegara kepada keturunan Sultan Kutai yakni putera mahkota H. Aji Pangeran Praboe.

Pada tanggal 22 September 2001, Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara, H. Aji Pangeran Praboe Anoem Soerya Adiningrat dinobatkan menjadi Sultan Kutai Kartanegara dengan gelar Sultan H. Aji Muhammad Salehuddin II. Penabalan H.A.P. Praboe sebagai Sultan Kutai Kartanegara baru dilaksanakan pada tanggal 22 September 2001.

Penobatannya sendiri diakui oleh seluruh kerabat Kesultanan Koetai ing Martadipura dan Pemkab Kutai Kartanegara. Malah, ketika Pemkab Kukar di era pemerintahan Syaukani HR, ia pun dibangunkan sebuah keraton (kedaton) senilai Rp 11 miliar lebih. Letaknya persis di belakang museum Mulawarman, Tenggarong, bekas istana atau pusat kerajaan tempo dulu.

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

Beliau dilahirkan dari pasangan Aji Muhammad Parikesit dan Adji Ratu Bariah (Bergelar Ratu Praboeningrat). Beliau mempunyai seorang istri bernama Adji Aida (menikah pada tahun 1949).

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Eurpeesche School di Batavia (Jakarta), 1936
  • Mulo Bandung, 1940
  • Di Belanda 1951 (tidak sempat lulus, dipanggil pulang ke Tenggarong)
  • Fakultas Sosial Ekonomi UI (1955), dan diangkat jadi PNS sampai pensiun tahun 1965

Referensi[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Sultan Aji Muhammad Parikesit
Sultan Kutai Kartanegara
Diangkat sebagai Sultan pada tahun 1999
Dinobatkan pada tahun 2001
Diteruskan oleh:
Petahana