Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gelar Samahatu Syaikh
Nama Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh
Nasab Alu Syaikh
Lahir 30 Oktober 1943 (umur 71)
Bendera Arab Saudi Riyadh
Kebangsaan Arab Saudi
Zaman Fahd bin Abdul Aziz, Abdullah bin Abdul Aziz
Wilayah aktif Arab Saudi
Jabatan Mufti Arab Saudi
Mazhab Fikih Hanbali
Mazhab Akidah Sunni
Alma mater Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud
Situs web http://mufti.af.org.sa/

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Lathif Alu Syaikh at-Tamimi (bahasa Arab: عبدالعزيز بن عبدالله بن محمد بن عبداللطيف آل الشيخ التميمي) atau Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh saja merupakan salah satu keturunan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang lahir di Riyadh, Arab Saudi pada tanggal 30 November 1943 atau 3 Dzulhijjah 1362 H. Saat ini ia menjabat sebagai Mufti Besar Arab Saudi[1] dan Ketua Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi.

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Ayah dari Syaikh Abdul Aziz wafat ketika beliau masih berumur 8 tahun, pada tahun 1370 Hijriah. Ia telah menghafal al-Qur'an pada tahun 1373 Hijriah dibawah bimbingan Syaikh Muhammad bin Sannan. Syaikh Abdul Aziz merupakan keturunan Alu Syaikh yang terkenal, yang juga keturunan Alu Musyrif kerabat dari Al-Mu'adhid dari Fakhdz Alu Zakhir dari Bani Hanzhalah, Kabilah Tamim.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Kitab at-Tauhid, Ushul ats-Tsalatsah, Arba'in an-Nawawiyyah dari Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh, Mufti Pertama Arab Saudi pada tahun 1374 sampai 1380 Hijriah,
  • Ilmu waris dari Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Mufti Besar Arab Saudi, pada tahun 1377 sampai 1380 Hijriah,
  • Ilmu waris, Nahwu dan Tauhid dari Syaikh Abdul Aziz bin Shalih al-Mursyid pada tahun 1379 Hijriah,
  • Umdatu al-Ahkam dan Zad al-Mustaqni' dari Syaikh Abdul Aziz asy-Syatsri pada tahun 1375 dan 1376 Hijriah,
  • Sekolah Imam ad-Da'wah di Riyadh pada tahun 1374 Hijriah,
  • Fakultas Syari'ah, Jurusan Ilmu Syari'ah dan Bahasa Arab, Sekolah Tinggi Syari'ah di Riyadh, pada tahun 1383-1384 Hijriah,
  • Menjadi guru di Sekolah Imam ad-Da'wah di Riyadh pada tahun 1384 sampai 1392 Hijriah,
  • Menjadi associate professor di Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh,
  • Menjadi pembimbing dalam penulisan tesis dan disertasi di Fakultas Syari'ah, Fakultas Ushuluddin dan Sekolah Tinggi Ilmu Kehakiman Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, dan Fakultas Syari'ah Universitas Umm Al-Qura, Makkah,
  • Mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kehakiman Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh,
  • Anggota majelis keilmuan di Universitas yang sama.

Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Guru di Sekolah Imam ad-Da'wah, sejak 1 Rajab 1384 Hijriah
  • Menjadi Imam dan Khatib di Masjid Syaikh Muhammad bin Ibrahim di Riyadh, semenjak Syaikh Muhammad bin Ibrahim wafat, sejak tahun 1389 Hijriah
  • Asisten Profesor di Fakultas Syari'ah, sejak 7 Jumadal Ula 1399 Hijriah
  • Associate Professor di Fakultas Syari'ah, 13 Dzulqa'dah 1400 Hijriah
  • Imam dan Khatib di Masjid Namirah, Arafah, sejak tahun 1402 Hijriah
  • Anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi, sejak bulan Syawwal tahun 1407 Hijriah
  • Sejak tanggal 15 Rajab 1412 Hijriah (14 Mei 1999), keluar dari Universitas dan menjadi anggota penuh waktu di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi, sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 1/76 tanggal 15 Rajab 1412 Hijriah.
  • Menjadi Imam dan Khatib di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh pada bulan Ramadhan tahun 1412 Hijriah.
  • Menjadi Wakil Mufti yang setingkat dengan Menteri sesuai dengan Surat Keputusan Kerajaan Nomor 838 tanggal 25 Sya'ban 1416 Hijriah.
  • Menjadi Mufti Besar, Ketua Dewan Ulama Senior dan Ketua Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi setelah wafatnya Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz[2] sesuai dengan Surat Keputusan Kerajaan Nomor A/20 tanggal 29 Muharram 1420 Hijriah (15 Mei 1999.
  • Telah mengikuti dan memiliki berbagai kegiatan ilmiah, seminar, pertemuan dan kajian, serta program keagamaan melalui radio dan televisi.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Syaikh Abdul Aziz memiliki 4 anak

  • Abdullah bin Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kehakiman Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Wakil ayahnya sebagai Imam dan Khatib Masjid Imam Turki bin Abdullah sejak 30 Jumadal Ula 1428 Hijriah, dan sebagai Penasihat Pusat Studi Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh dalam Studi Fikih Kontemporer bidang Kesehatan sejak bulan Rajab 1431 Hijriah.
  • Muhammad bin Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh.
  • Umar bin Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, bekerja di Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk.
  • Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Insinyur di Dewan Umum Pariwisata dan Peninggalan Bersejarah Arab Saudi.

Muslim paling berpengaruh di dunia[sunting | sunting sumber]

Syaikh Abdul Aziz masuk ke dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia versi majalah The Muslim 500 cetakan The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Yordania, urutan 11 pada tahun 2009 dan 2010, urutan 14 pada tahun 2011, urutan 18 pada tahun 2012 dan urutan 14 pada tahun 2013.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Schmitt, Eric; Shanker, Thom (2008-03-18). "U.S. adapts cold-war idea to fight terrorists". New York Times. "Saudi Arabia 's top cleric, Grand Mufti Sheik Abdul Aziz al-Asheik, gave a speech last October warning Saudis not to join unauthorized jihadist activities, a statement directed mainly at those considering going to Iraq to fight the American-led forces." 
  2. ^ Eur (22 November 2002). The Middle East and North Africa 2003. Taylor & Francis. hlm. 950. ISBN 978-1-85743-132-2. Diakses 1 September 2012. 
  3. ^ H.E. Sheikh Abdul Aziz ibn Abdullah Aal Al Sheikh, The Muslim 500