Vihara Mahabodhi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kompleks Vihara Mahabodhi di Bodh Gaya
Vihara Mahabodhi
Situs Warisan Dunia UNESCO
Negara India
Tipe Cultural
Kriteria (i)(ii)(iii)(iv)(vi)
Nomor identifikasi 1056
Kawasan UNESCO Asia-Pasifik
Koordinat 24°41′46″LU 84°59′29″BT / 24,696004°LU 84,991358°BT / 24.696004; 84.991358Koordinat: 24°41′46″LU 84°59′29″BT / 24,696004°LU 84,991358°BT / 24.696004; 84.991358
Tahun pengukuhan 2002 (sesi 26th)
Vihara Mahabodhi is located in Bihar
Lokasi Vihara Mahabodhi di India Bihar.

Vihara Mahabodhi (महाबोधि मंदिर) adalah sebuah tempat ibadah Buddha di Bodh Gaya yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Bangunan ini adalah satu-satunya bangunan yang arsitekturnya mirip sekali dengan arsitektur bangunan Pagoda Mahabodhi yang berada di India.

Bukan hanya mirip, namun bangunan ini memiliki bentuk yang sama persis dengan ‘saudara kembarnya’ di Bodhgaya, India. Candi ini dibangun oleh raja Zeya Thein Kha pada tahun 1215 SM. Pemimpin tertinggi kawasan Pagan tersebut juga terkenal dengan nama panggilan lain yaitu Nantaung Mya dan Htilominlo.

Struktur bangunan utama bangunan candi Mahabodhi di Pagan memiliki 2 kaki yang terdiri dari masing-masing sebuah koridor. Di tembok tebal yang berada di bagian utama bangunan candi terdapat anak tangga melingkar yang menuju ke bagian atas bangunan ini.

Seperti juga Mahabodhi yang berada di negara India, candi mahabodhi di Pagan di bangun dengan orientasi arah menghadap ke timur. Di lantai dasar nya terdapat sebuah patung Buddha dengan tangan kanan yang menyentuh tanah (bumi). Sebuah patung yang sama juga bisa di saksikan berada di lantai atas bangunan.

Di bagian bangunan yang di sebut ‘Shikara’ terdapat beberapa buah lubang-lubang kecil di mana di dalamnya terdapat beragam patung Buddha dengan berbagai posisi, baik yang berdiri, duduk, sedang beristirahat (menyandar). Total jumlah patung Buddha semacam ini berjumlah 469 buah.

Dikarenakan efek pengapuran dinding yang berlangsung selama bertahun-tahun, banyak item-item dan bagian bangunan yang sudah tertutup oleh lapisan kapur. Gempa bumi yang pernah melanda kawasan Pagan juga berperan serta menghancurkan dan merusak beberapa stupa yang berada di sana.

Stupa yang berada di bangunan yang paling atas kini telah di gantikan oleh stupa sejenis yang merupakan tiruannya. Di koridor bagian barat terdapat sebuah bekas lingkaran di lantai bangunan yang di yakini merupakan tempat tumbuh nya tanaman Bodhi Tree atau pohon di mana sang Buddha Gautama kerap bersemedi atau beristirahat.

Di lantai dasar nya sendiri juga bisa dinikmati karya seni pahatan yang terukir di tembok bagian atas. Meski lapisan kapur telah banyak merusak dan menutupinya, sebagian karya pahatan yang berbentuk beraneka tanaman dan bunga tersebut masih bisa dilihat.

Seperti juga bangunan candi yang berada di Bodhgaya, candi mahabodhi di Pagan memiliki tujuh lokasi keramat di sekitar kawasannya. Dengan hanya memiliki perbedaan posisi, lokasi-lokasi tersebut juga dibangun mirip dengan candi yang berada di India.

Namun, sebuah bangunan berhiaskan berlian yang merupakan penggambaran ‘Ratanaghara’ adalah sebuah bangunan yang dibangun pada awal era kerajaan Bagan (Pagan).

Persisnya, bangunan tersebut di bangun 2 abad sebelum candi Mahabodhi sendiri dibangun. Di dalam bangunan yang usianya sudah sangat tua tersebut terdapat sebuah patung Buddha yang sedang berkontemplasi (posisi Abidhamma).

Dulunya, di dalam bangunan ini terdapat sebuah dinding latar belakang ruangan dimana terukir sebuah mosaik indah berwarna hijau, merah kecoklatan dan kuning. Mosaik tersebut di buat dengan menggunakan material tertentu yang telah di sepuh.

Sayangnya, gempa bumi yang pernah terjadi di Pagan pada tahun 1975 meluluh lantakkannya. Yang tersisa hanya sebagian kecil dari mosaik kuno tersebut dan kini tersimpan rapi di Departemen Arkeologi Myanmar. Bila anda berkunjung ke sana, anda akan dapat menyaksikan karya agung Pagan beratus ratus tahun yang lalu yang kini telah berubah menjadi serpihan-serpihan kecilnya.

Dari ke tujuh lokasi bangunan keramat yang juga merupakan penggambaran perjalanan Buddha ke tujuh tempat setelah dirinya mendapatkan pencerahan, danau Muncalinda yang berada di kawasan ini kini berada di bagian barat daya bangunan. Awalnya bangunan yang merupakan penggambaran sebuah danau ini berada di sebelah selatan bangunan.

Pada tembok bagian timur bangunan, atau persisnya di bagian atas koridor, bisa disaksikan kalimat-kalimat yang di tulis dengan tinta. Kalimat-kalimat tersebut menyebutkan bahwa bangunan candi Mahabodhi dibangun dan di persembahkan oleh Nan Taung Mya, putra dari Narapatisithu.

Di sana juga di sebutkan bahwa lahan/ kawasan yang di serahkan untuk kepentingan peribadatan tersebut tercatat dalam sebuah sejarah pemerintahan Pagan, dan terkutuklah barang siapa yang merusaknya. Di sebutkan pula bahwa Nan Taung Mya telah berjanji dan berdoa untuk itu semua.

Para penyuka jalan-jalan dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan candi Mahabodhi ini juga bisa menikmati desain-desain burung, bunga dan dewa yang terukir di bagian utara, selatan dan barat bangunan.

Semua ornament tersebut dibuat dengan mengukir dinding bangunan. Jumlahnya masing-masing adalah 35 dewa dan 15 ekor burung di bagian selatan bangunan. Di bagian baratnya bisa di saksikan ornament 10 dewa. Sementara di bagian utara bangunan terdapat 35 dewa dan 18 ekor burung yang bisa dinikmati para penggunjung.

Sumber[sunting | sunting sumber]

http://jalan2.com/city/pagan/mahabodhi-temple/

Kutipan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]