Tentakel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sotong dengan 2 tentakel dan 8 lengan

Tentakel adalah organ tubuh yang dapat memanjang dan fleksibel. Dimiliki oleh hewan-hewan tertentu, terutama hewan tak bertulang belakang. Kegunaan utamanya adalah untuk makan, meraba, dan menggengam.

Tentakel pada hewan laut[sunting | sunting sumber]

Filum moluska, termasuk spesies yang memiliki organ tubuh berupa otot tak bertulang dalam bentuk tentakel dan lengan (gurita tidak memiliki tentakel, tetapi lengan)[butuh rujukan]. Tentakel lebih panjang daripada lengan, dan memiliki alat penghisap pada ujungnya. Cumi-cumi dan sotong memiliki delapan buah lengan seperti gurita, tetapi juga memiliki sepasang tentakel, yang merupakan cara termudah untuk membedakan kedua hewan tersebut dengan gurita.

Hewan dari Filum Cnidaria, yang termasuk didalamnya berbagai macam ubur-ubur, merupakan salah satu filum dari hewan yang memiliki tentakel. Hwan dari filum ini umumnya memiliki banyak cnidocyte, sel unik beracun, menyerupai benang pada tentakelnya.

Hewan-hewan kecil dari filum Bryozoa, memiliki cincin tentakel disekeliling mulutnya.

Tentakel pada amfibi[sunting | sunting sumber]

Beberapa amfibi yang menyerupai cacing, memiliki tentakel. Hewan dari filum caecilian, memiliki sepasang tentakel di kepalanya. Digunakan sebagai alat peraba.

Tentakel pada Mamalia[sunting | sunting sumber]

Condylura cristata, semacam tikus tanah, memiliki tentakel di hidung. Tentakel ini sangat sensitif. Digunakan untuk mencari jalan di bawah tanah, juga untuk mencari makan.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]