Suku Briton

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Britania Raya pada paruh kedua abad ke-5 M - antara penarikan mundur Romawi dan pendirian kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon.
  Daerah Goidelic.
  Daerah Pict.
  Daerah Brython.

Suku Briton (kadang disebut Brython atau Britania) adalah Suku Kelt yang tinggal di Britania Raya sejak Zaman Besi sampai Abad Pertengahan Awal.[1] Mereka menuturkan bahasa Kelt Insular yang dikenal sebagai bahasa Britania atau Brython. Mereka menempati selatan Britania di sekitar Firth of Forth; setelah abad ke-5, suku Briton bermigrasi ke Eropa daratan, tempat mereka mendirikan pemukiman Brittany di Prancis dan Britonia di tempat yang kini dikenal sebagai Galicia, Spanyol.[1] Hubungan mereka dengan suku Pict di utara Prancis menjadi topik dari banyak diskusi, meskipun kebanyakan sejarawan menerima bahwa bahasa Pict pada masa itu merupakan bahasa Bryton yang berkaitan, namun berbeda, dengan bahasa Britania.[2]

Bukti terawal mengenai suku Briton dan bahasa mereka dalam bukti historis bertanggal pada Zaman Besi.[1] Setelah penaklukan Romawi pada tahun 43 M, Budaya Romawi-Britania mulai berkembang. Akan tetapi, dengan munculnya pemukiman Anglo-Saxon pada abad ke-5, budaya dan bahasa suku Briton mulai terpecah-pecah. Pada abad ke-11 keturunan-keturunan suku Briton telah terpecah-pecah menjadi beberapa kelompok, dan secara umum dipisah-pisah menjadi Suku Wales, Suku Cornish, Suku Breton, dan suku Hen Ogledd ("Utara Kuno"). Bahasa Britania berkembang menjadi rumpun bahasa terpisah, yaitu bahasa Wales, bahasa Cornish, bahasa Breton, dan bahasa Cumbric.[1]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Koch, hlm. 291–292.
  2. ^ Forsyth, hlm. 9.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]