Setannya Kok Beneran?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Setannya Kok Beneran?
Setannya Kok Beneran.jpg
Poster film Setannya Kok Beneran
Sutradara Muchyar Syamas
Produser Hasrat Djoeir
Gita Jiwatram
Penulis Deden Tristanto
Pemeran Indra Birowo
Mario Lawalata
Ence Bagus
Jojon
Tessy
Jill Gladys
Dewi Safina
Distributor Millenium Visitama Film
Durasi 90 menit
Negara Indonesia

Setannya Kok Beneran? merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008 yang disutradarai oleh Muchyar Syamas. Film ini dibintangi antara lain oleh Indra Birowo, Mario Lawalata, Ence Bagus, Jojon, Tessy, Jill Gladys, dan Dewi Safina.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Nggak banyak orang yang tahu kalau sebetulnya realty show Sang Penakluk yang menampilkan pengusiran setan dari rumah-rumah angker cuma rekayasa belaka. Begitupula dengan tiga jagoannya, Ki Ferdi, Ki Yatno dan Ki Andi. Setelah tiga tahun tayangan Sang Penakluk berjalan, reality show pengusiran setan mulai terasa kuno dan akhirnya trio ‘penakluk’ ini mendengar bahwa tayangan mereka akan segera dihentikan. Jelas, nggak satupun dari para bintangnya mau kembali ke pekerjaan asli mereka yang sebetulnya sangat menyedihkan dan jauh banget dari namanya paranormal. Ferdi tadinya seorang salesman multilevel marketing, Yatno sebelum ini kerjanya jadi satpam, dan Andi aslinya cuma tukang parkir. Dulu nasib dan hidup mereka dalam sekejap berubah ketika mereka dapat casting untuk reality show ini. Mereka tidak tahu kalau sekarang pun nasib mereka akan berubah lagi.

Sementara itu, di sebuah kampung kecil di pinggiran kota baru saja terjadi sebuah tragedi yang menggenaskan. Seorang wanita ditemukan tewas bunuh diri. Sari gantung diri di rumah kontrakan milik Pak Chandra, orang kaya di kampung itu. Warga pun terkejut, tapi itu belum apa-apa dibanding teror yang segera menghantui mereka. Tak lama setelah Sari dikuburkan, teror dan penampakan hantu mulai bermunculan. Tidak mau tinggal diam, warga pun menyelidiki dan mereka menemukan kuburan Sari dalam keadaan terbongkar! Kecurigaan warga makin kuat, kelihatannya memang arwah Sari masih penasaran dan sekarang Sari bangkit dari kubur dan meneror warga! Setelah itu datang laporan bahwa pocong Sari sudah bangun dan kembali menempati rumah kontrakannya. Keluarga Chandra dan warga kemudian berusaha mengembalikan mayat Sari ke kuburan, tapi dengan dukun sakti sekalipun pocong Sari tidak berhasil diusir. Rencana mereka gagal, dan teror berlanjut.

Kembali di kota, manager fan club Sang Penakluk akhirnya membawa kabar yang sedikit membuat Ferdi, Yatno dan Andi agar bersemangat. Ternyata masih ada penggemar Sang Penakluk di luar kota dan mereka telah mengontak manajemen Sang Penakluk untuk mengundang acara jumpa fans di kampung. Kontan saja Ferdi, Yatno dan Andi kegirangan dan langsung berangkat. Ada bayaran tapi cuma sedikit, itupun hasil patungan warga kampung untuk bikin acara ini. Uang nggak jadi masalah, trio Penakluk bersemangat. Toh cuma jumpa fans, apa salahnya? Paling nggak, bisa merasakan sedikit sisa ketenaran sebelum tayangan dihentikan. Tidak satupun diantara mereka mengira bahwa ada komunikasi yang salah dan mereka sebetulnya diundang bukan untuk jumpa fans tapi untuk suatu hal lain. Sesuatu yang ‘beneran’.

Tim ‘Sang Penakluk’ akhirnya tiba di kampung dan disambut oleh warga. Ternyata mereka memang ngetop! Tapi, kegirangan mereka langsung hilang ketika mereka akhirnya tahu apa yang diminta oleh warga kampung itu. Sang Penakluk bukan diundang untuk jumpa fans karena ngetop, tapi warga mau meminta mereka mengusir dan menaklukkan teror pocong Sari! Terjebak dalam situasi yang konyol sekaligus menakutkan, Ferdi, Yatno dan Andi harus berusaha mencari jalan keluar dari masalah ini tanpa membuka rahasia mereka, rahasia bahwa mereka tidak lain hanyalah dukun palsu dan tayangan Sang Penakluk adalah tipuan belaka!

Seru dan super-kocak, “Setannya Kok Beneran?” adalah sebuah film komedi murni dengan pendekatan yang sangat komik dan kartun. Sebuah film dengan satu tujuan yang jelas, mengajak penonton bersantai dan tertawa lepas tanpa banyak berpikir. Dibintangi pemain-pemain terpopuler dan komedian top, “Setannya Kok Beneran?” mengajak kita untuk tertawa dan mengingatkan kita supaya tidak terlalu serius dalam menanggapi dunia supranatural dan juga reality show.

Saat ini, Film ini didistribusikan oleh PT. KHARISMA STARVISION PLUS

Pranala luar[sunting | sunting sumber]