SMA Negeri 3 Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Semarang
Logo-sma3-upload.jpg
Informasi
Didirikan 1 November 1877
Akreditasi A[1]
Maskot Ganesha
Kepala Sekolah Drs. Bambang Niantomulyo,M.Pd.
Kurikulum Kurikulum 2013
Jumlah siswa 1296 Siswa (432 Siswa/Tahun)
Status Sekolah Negeri
Alamat
Lokasi Jalan Pemuda 149, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Telp./Faks. 024-3544284/3544291
Koordinat 6°58′51″LS 110°24′43″BT / 6,980703°LS 110,412076°BT / -6.980703; 110.412076Koordinat: 6°58′51″LS 110°24′43″BT / 6,980703°LS 110,412076°BT / -6.980703; 110.412076
Situs web www.sman3-smg.sch.id
Kanopi SMA Negeri 3 Semarang.

SMA Negeri 3 Semarang adalah sebuah SMA Negeri yang terletak di Jalan Pemuda No. 149, Kota Semarang. Dahulu jalan ini dikenal sebagai Jalan Bodjong sehingga SMA Negeri 3 Semarang juga dikenal sebagai SMA Bodjong. Sekolah ini berdiri pada tanggal 1 November 1877.

Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

Guru yang pernah menjabat kepala sekolah di SMA Negeri 3 Semarang antara lain:

  • Kepala SMA A/C
  1. Mr. FL. Wijono
  • Kepala SMA A
  1. Mr. FL. Wiyono
  2. Sardjono
  3. Maryono
  • Kepala SMA C
  1. BM. Ichwan
  • Kepala SMA III
  1. BM. Ichwan
  2. Moch Joesoef Soediradarsono
  3. Drs. Arief Moechjidin
  • Kepala SMA IV
  1. Marjono
  2. Drs. Soekono
  • Kepala SMA III -IV
  1. Drs. S. Soewarto Muthalib (1971-1978)
  • Kepala SMA III
  1. Drs. S. Soewarto Muthalib (1978-1980)
  2. Soetiman (1980-1989)
  3. Soerjono Djati, BA (1989-1991)
  4. H.M. Sukoco (1991-1995)
  5. Drs. Rachmat Mardjuki (1995-2000)
  6. Drs.H.Sardju Maheri, M.Pd. (2000- 2005)
  7. Drs. H.Soedjono, M.Si. (2005- 2009)
  8. Drs. Hari Waluyo, M.M. (2009- 2012)
  9. Drs. Bambang Niantomulyo, M.Pd. (2012- sekarang)
Halaman depan SMA Negeri 3 Semarang.

Sejarah Singkat[sunting | sunting sumber]

Pendidikan jasmani di Hogereburger School Semarang tahun 1925
  • 1 November 1877 - H.B.S. (Hogereburger School)
  • Tahun 1930 - Untuk HBS dan AMS (Algemene Meddelbare School)
  • Tahun 1937 - H.B.S., pindah ke Gedung Baru di Jl. Oei Tiong Ham (sekarang Jl. Menteri Supeno / SMAN 1 Semarang). Gedung ini seluruhnya untuk AMS dan MULO.
  • Tahun 1942 - Zaman Pendudukan Jepang - Digunakan untuk SMT (Sekolah Menengah Tinggi)
  • Tahun 1950 - Zaman Republik, oleh Pemerintah Indonesia, Gedung ini digunakan untuk SMA A/C Semarang.
  • Tahun 1952 - SMA Negeri A/C dipecah menjadi 2 sekolah yang tetap menempati gedung ini sebagai SMA Negeri A Semarang dan SMA Negeri C Semarang
  • Tahun 1962 - SMA Negeri C berubah menjadi SMA 3 Semarang. SMA Negeri A berubah menjadi SMA 4 Semarang dengan tiga jurusan: Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam (Pas-Pal), Sastra Sosial, dan Sastra Budaya.
  • Tahun 1971 - SMAN 3 dan SMAN 4 digabung menjadi satu: SMA III-IV.
  • Tahun 1978 - SMA III-IV dipindah lagi, SMA IV menempati Gedung baru di daerah Banyumanik. SMA III tetap menempati Gedung ini sebagai SMA 3 Semarang

Kurikulum[sunting | sunting sumber]

SMA 3 Semarang merupakan salah satu SMA yang dijadikan percontohan dalam pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dan kini menjadi salah satu Sekolah Nasional Berstandar Internasional (SNBI).

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Laboratorium komputer SMA Negeri 3 Semarang.

SMA Negeri 3 Semarang terdapat berbagai fasilitas di antaranya:

  • Ruang kelas
  • Laboratorium Kimia
  • Laboratiorium Fisika
  • Laboratorium Biologi
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Bahasa
  • Ruang Kesenian
  • Masjid
  • Kantin
  • Ruang Media
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Hotspot di beberapa titik
  • Cctv
  • Perpustakaan yang dilengkapi dengan komputer dan fasilitas perpustakaan online
  • Aula
  • Lapangan olahraga
  • UKS yang dilengkapi dengan dokter yang sudah siaga
  • WC yang memadai

Akreditasi[sunting | sunting sumber]

  • Nilai Akreditasi: 99[1]
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 09-Nov-2010

Kultur sekolah[sunting | sunting sumber]

Mulai awal tahun ajaran baru 2009/2010 pada tanggal 13 Juli 2009, SMA 3 Semarang memberlakukan sistem moving class [2] dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Sistem ini diberlakukan menurut surat dari Dirjen Pendidikan SMA dan Sederajat yang menjelaskan bahwa sekolah yang sudah lulus predikat akreditasi yang baik dan menyandang status SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) dalam KBM, maka harus melakukan sistem moving class. Kepala SMA 3 Semarang (saat itu), Bapak Drs. Soedjono, M.Si saat upacara bendera hari Senin tanggal 13 Juli mengatakan jika moving class itu diberlakukan agar para siswa harus aktif mencari guru pengampu mata pelajaran. Jadi, para siswa sudah tidak mempunyai “basecamp” sehingga bapak atau ibu gurulah yang kini “pemilik” kelas.

Bapak Drs. Soedjono, M.Si juga menambahkan, setiap satu jam pelajaran, diberi waku yang lamanya 45 menit. Jika sudah selesai, nanti akan dikumandangkan “lagu pengiring” dari speaker, yang berwujud lagu-lagu perjuangan, seperti Garuda Pancasila, Satu Nusa Satu Bangsa, Bagimu Negeri, dan sebagainya. Yang lebih menggemberakan, tidak ketinggalan "MARS SMA 3 SEMARANG" juga diputar saat pergantian jam pelajaran. Sejak diberlakukannya sistem moving class, seluruh ruang kelas yang ada di SMA 3 Semarang digunakan dengan maksimal dalam KBM. Sekolah juga menyediakan ruang kelas khusus yang disebut multi classes untuk berjaga-jaga jika ada kelas yang jam pelajarannya bertubrukan dengan kelas lainnya.

Selain sistem moving class, mulai tahun ajaran 2009/2010 juga diberlakukan sistem 5 hari pembelajaran. Pada hari Senin hingga Jum'at itulah kegiatan KBM dioptimalkan sehingga para siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam KBM dan pada hari Sabtunya khusus digunakan untuk kegiatan pengembangan diri (ekstrakurikuler) yang digunakan siswa dalam mengapresiasikan dan mengembangkan bakat non-akademiknya .

Organisasi siswa[sunting | sunting sumber]

Forum Sains Ganesha
Logo fosga.jpg
Singkatan FOSGA
Slogan "Dari Satria Ganesha Untuk Indonesia"
Pembentukan 2010
Badan hukum Organisasi Siswa
Tujuan Pendidikan Penelitian
Kantor pusat SMAN 3 Semarang
Lokasi Semarang
Keanggotaan Siswa SMAN 3 Semarang
President Fadhil Imam Kurnia
Situs web FOSGA

FOSGA (Forum Sains Ganesha)[sunting | sunting sumber]

FOSGA (Forum Sains Ganesha) adalah organisasi peneliti muda di SMAN 3 Semarang. Berdiri sejak 2010, FOSGA telah mengumpulkan lebih dari 39 mendali hingga 2014 baik lokal, nasional, dan internasional. Di dalam FOSGA, siswa akan dibagi menjadi 3 sub bidang penelitian yaitu Sains Dasar, Sains Terapan, dan Humaniora.

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)[sunting | sunting sumber]

Organisasi Siswa Intra Sekolah
Logo osis smaga.png
Singkatan OSIS
Badan hukum Organisasi Siswa
Kantor pusat SMAN 3 Semarang
Lokasi Jalan Pemuda 149, Semarang
Keanggotaan Siswa SMAN 3 Semarang
Mitratama Ivan Yusri Mahardika
Situs web osis-sman3smg.com

Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK)[sunting | sunting sumber]

Musyawarah Perwakilan Kelas
Logo mpk smaga.png
Singkatan MPK
Kantor pusat SMAN 3 Semarang
Lokasi Jalan Pemuda 149, Semarang
Fadil Mufid
Situs web www.mpk-sman3smg.com

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

IOT (Informatics Olympiad Team) - Bodjong Studio[sunting | sunting sumber]

IOT (Informatics Olympiad Team) adalah organisasi pengembangan informatika (komputer) di SMAN 3 Semarang. Selain dengan nama IOT, organisasi ini juga mempunyai sebutan nama "Bodjong Studio". Bodjong Studio adalah nama alias pengembang (developer) yang digunakan oleh IOT untuk mendaftarkan aplikasi buatannya di Play Store, App Store, dan situs market aplikasi lainnya. Di dalam IOT, anggota akan dibagi menjadi 5 konsenstrasi keahlian yang berbeda yaitu Networking (jaringan), Designer (desain grafis), Developer (pemprograman), Electrical/Robotics, dan Modern IT Business Management (manajemen bisnis/organisasi modern berbasis IT).

GBC (Ganesha Business Club)[sunting | sunting sumber]

GBC (Ganesha Business Club) adalah organisasi kewirausahaan di SMAN 3 Semarang. Sejak diberlakukannya kurikulum 2013 dan mata pelajaran Kewirausahaan, kegiatan berwirausaha di SMAN 3 Semarang semakin berkembang. GBC sudah berdiri kurang lebih 6 tahun lamanya, awalnya GBC merupakan perkumpulan siswa yang memiliki kegiatan bisnis. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pendidikan kewirausahaan semakin berkembang di dalam tubuh GBC. Mulai terbentuknya kelompok usaha dan bisnis di luar sekolah, ambisi "One Graduate, One Company" yaitu membuat minimal satu perusahaan untuk setiap angkatan, hingga mulai pembentukan Koperasi Siswa berbasis Syariah bernama Ganeshatiga. Di GBC terdapat kelas bisnis yang dapat diikuti oleh semua siswa setiap hari rabu sebagai pembekalan kewirausahaan. Kelas bisnis ini bukan saja memberikan teori namun juga praktik langsung di lapangan karena siswa nantinya akan diikutkan dalam ajang lomba Business Plan, dimana nanti 3 ide terbaik akan dibiayai dan dipertemukan dengan inverstor. Saat ini GBC sudah mempunyai beberapa lini usaha yaitu: katering makanan, fashion (butik), Minuman (Teh), TV Lokal/Advertising, dan konsumer/ritel.

FDI (Forum Diskusi Ilmiah)[sunting | sunting sumber]

FDI (Forum Diskusi Ilmiah) merupakan organisasi yang melatih ketrampilan berbicara secara santun, kritis, dan cerdas. FDI didirikan pada tanggal 1 Februari 1990, awalnya sebagai kegiatan non-ekstrakurikuler. namun, seiring perkembangan waktu dan minat siswa pada organisasi ini, kemudian dijadikan kegiatan ekstrakurikuler pada tahun 1995. kegiatan FDI konteksnya sangat luas, mulai dari berlatih untuk mengasah kemampuan verbal meliputi diskusi, adu argumen, opini lisan, diskusi panel, debat parlemen, dan sebagainya mengenai isu-isu penting yang sedang berkembang saat ini, dan tidak hanya terbatas pada satu hal. selain berlatih untuk berbicara, kegiatan untuk menyambung silaturahmi antar anggotanya juga ada, seperti Rujak Party, Malam Keakraban, Latihan Dasar Kepemimpinan, Halal Bi Halal, Temu Alumni, Ulang Tahun FDI, sampai Nonton Bareng. Selain itu, setiap 2 tahun sekali FDI mengadakan Lomba Debat Bahasa Indonesia se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lomba ini diikuti oleh peserta dari Sekolah Menengah Pertama se-Karisidenan Semarang dan Sekolah Menegah Utama se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta bernama GMP (GEMA MITRA PELAJAR). Isi GMP ada 3 jenis lomba debat yaitu LAA (Lomba Adu Argumen), LOL (Lomba Opini Lisan) dan DP (Debat Parlemen). Untuk SMP hanya mengikuti 2 lomba yaitu LAA dan LOL sedangkan SMA mengikuti 3 jenis lomba ini.

Pecinta alam[sunting | sunting sumber]

Gaputa (Ganecha Putra Tama)adalah organisasi pencinta alam di SMA 3 Semarang,juga organisasi pencinta alam SMA yang paling tua di Semarang. Sejarah Awalnya merupakan kumpul-kumpul anak-anak SMA 3 Semarang yang suka naik gunung,yang kemudian membentuk KMPA (kelompok Muda Pencinta Alam) berdiri pada tanggal 19 Agustus 1982. Kegiatan KMPA saat itu berupa latihan fisik menjelang kegiatan pendakian, dilaksanakan sore hari.Setiap anggota memiliki nama sandi dan nomer urut dengan didahului SS (diambil dari Sindoro-Sumbing) karena dulu dilakukan tradisi pendakian Sindoro-Sumbing sebagai bagian dari pelantikan anggota.

Dengan bertambahnya anggota, timbul keinginan untuk menjadi organisasi pencinta alam resmi di SMA 3.Kendala yang dihadapi saat itu adalah sulitnya masuk menjadi organisasi di SMA negeri 3 semarang, oleh karena Kepala Sekolah saat itu Bpk. Soetiman beranggapan pecinta alam adalah kegiatan hura-hura. Untuk mengubah anggapan tersebut KMPA selanjutnya menyusun AD dan ART, dan mengusulkan BOPALA (Bojong Pencinta Alam)sebagai nama organisasi. Setelah melalui revisi beberapa kali (sekitar 1 tahun) akhirnya Bpk.Soetiman memberi lampu hijau dengan syarat ditambahkan kegiatan SAR agar lebih dari pencinta alam biasanya.

Pada 1 April 1984 dalam suatu upacara kecil Bpk. Soetiman meresmikan organisasi ini menjadi kegiatan ekstrakurikuler dengan nama Ganecha Putra Tama pencinta alam SAR (Gaputa SAR). Sebagian besar anggota KMPA saat itu telah lulus.

Keanggotaan Gaputa berlaku seumur hidup sehingga dalam setiap kegiatan mereka masih dapat dijumpai alumni dari berbagai usia yang datang bergabung. Setiap tahunnya diadakan tradisi rutin berupa malam keakraban yang mengundang alumni dari semua angkatan untuk berkumpul bersama melepas kerinduan. Persaudaraan adalah salah satu kelebihan yang menonjol dari organisasi ini dibandingkan organisasi lainnya.

PKS[sunting | sunting sumber]

Salah satu ekstrakurikuler di sekolah ini ialah PKS SMA 3 atau nama dalam bahasa Sanskertanya adalah Ganesha Bhakti Satrya, sebuah organisasi kesiswaan yang juga berada di bawah binaan Satlantas Polrestabes Semarang. Mempunyai semboyan "Aron Simegah Nan Tapati Di Dada Satrya Pinandhita Dari Bumi Ganesha" yang bermakna "Persatuan yang Kuat yang Terpatri di Dada Ksatria yang Berbudi Luhur dari Bumi Ganesha", PKS SMA 3 Semarang menanamkan spirit kebersamaan kepada setiap anggotanya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan. PKS SMA 3 Semarang mempunyai berbagai kegiatan tetap ataupun kegiatan insidentil seperti latihan rutin Sabtu, Demo 1 November yang juga diikuti oleh seluruh ekskul, pelantikan bersama PMR,KS-149,dan Paskibraka di luar sekolah, ujian SIM kolektif, dsb. Alumni PKS SMA 3 Semarang berkumpul dalam wadah IKABA (Ikatan Keluarga Besar Ganesha Bhakti Satrya) untuk tetap menjaga ikatan kekeluargaan yang menjadi identitasnya. PKS merupakan sebuah organisasi yang bertugas di bidang keamanan sekolah. Beberapa tugas PKS yaitu tugas pengaturan lalu lintas di Jl.Pemuda dan Jl.Imam Bonjol setiap pulang sekolah, patroli keliling sekolah setiap upacara, dan sebagainya.

PMR[sunting | sunting sumber]

Adalah organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan yang berada di bawah naungan PMI setempat. Salah satu organisasi terbesar di SMA Negeri 3 Semarang yang dikenal dengan nama "Ganesha Pramodha Branita Sandhini". Organisasi ini tidak hanya mengutamakan materi tentang kemanusiaan akan tetapi juga tentang keorganisasian , pendidikan remaja dan lain- lain. Kegiatan yang berdiri sejak 1 maret 1987 ini menggelar larut (latihan rutin) setiap jumat. PMR SMA 3 Semarang, sekarang memasuki angkatan ke 26, slogannya adalah "Siamo Tutti Fratelli" yang berarti kita semua bersaudara, juga kata "Korsa" yang berarti "Kebersamaan".

Pramuka[sunting | sunting sumber]

Korps Soeringgit 149 adalah nama ambalan yang berpangkalan di SMA Negeri 3 Semarang. Nama Soeringgit ini diambil dari nama pencetus gerakan pramuka pertama pada SMA 3 Semarang ini, sedangkan 149 diambilkan dari nomor jalan lokasi sekolah ini berada, yaitu Jl. Pemuda no. 149 Semarang. Korps Soeringgit 149 berulang tahun setiap tanggal 14 April.

Korps Soeringgit 149 menyimpan segudang prestasi, sebagai contoh KS 149 berhasil menyabet Juara 1 Linal yang diadakan di UNTAG semarang, kemudian disusul dengan berbai lomba-lomba yang lain.

Korps Soeringgit 149 mempunyai beberapa adat yang unik. Antara lain makanan adat sampai yang lain. Beberapa keunikan tersebut telah mendarah daging di Korps Soeringgit 149 ini. Memang, Korps Soeringgit 149 ini telah mengalami masa pasang surut dari tahun ke tahun, mulai dari sebelum Korps Soeringgit 149 ini berdiri sampai saat ini. Semua itu adalah dinamika berfikir Siswa SMA yang memang dituntut untuk berfikir maju ke depan. Itulah salah satu ciri dari Pramuka di SMA 3 Semarang dibanding dengan Pramuka lain yang ada di Semarang, Jawa Tengah pada khususnya dan Bumi Pertiwi ini pada umumnya. Semua itu tidak lepas dari jasa bapak Soeringgit yang mendirikan Ambalan ini dari awal.

Paskibraka[sunting | sunting sumber]

Paskibraka adalah sebutan untuk Pasukan Pengibar Bendera SMA 3 Semarang.

Pasukan Pengibar Bendera SMA Negeri 3 Semarang, lahir pada 24 Januari 1974, Sekretariat Paskibraka bertempat di Jl. Pemuda No 149 Semarang - Jawa Tengah,INDONESIA. Keanggotaan Paskibraka adalah 30 Personel (15 putra - 15 putri). Di SMA 3 Semarang tugas utama dari Paskibraka adalah sebagai Pasukan pelaksana tugas upacara bendera, dengan spesifikasi yang lebih jelas, yaitu sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikulaer organisasi ini membuka kesempatan bagi siswa SMU Negeri 3 Semarang untuk dilatih dan dididik guna memenuhi kriteria bagi seorang anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas utamanya.

Sebelumnya keberadaan Paskibraka adalah menjadi satu dengan PKS, sehingga pada saat itu, anggota Paskibraka selain menjalankan tugas-tugas seorang Paskibraka juga merangkap menjadi anggota PKS. Kemudian seiring berjalannya waktu keduanya dipisahkan.Pada awal keberadaannya, Paskibraka belum menggunakan mekanisme seleksi.

Seluruh anggota Paskibraka semula adalah siswa-siswi yang dengan sukarela mengabdikan dirinya menjadi Paskibraka. Kemudian menurut arsip yang ada, pada tahun 1990 mulai dilakukan seleksi terhadap para pracalon (siswa kelas 1) Paskibraka periode 1990/1991. Seleksi ini memilih anggota sebanyak 30 orang, dengan proporsi berimbang untuk anggota putra dan putri. Pada beberapa periode tertentu, seperti pada seleksi Paskibraka periode 1995/1996 serta periode 1997/1998, karena kerasnya dan ketatnya proses latihan dan seleksi, hanya 24 orang pracalon Paskibraka yang memenuhi syarat menjadi anggota Paskibraka. Dalam perjalanan sejarahnya hingga saat ini, Paskibraka lebih mementingkan kualitas anggotanya (yang meliputi kekompakan, inisiatif, kepemimpinan, kemampuan organisasi dan ketahanan fisik dan mental) daripada kuantitas.

Dalam tradisinya, setiap angkatan dalam Paskibraka memiliki nama angkatan masing-masing, yang diambil dari Bahasa Sanskerta atau Jawa Kuno atau Kawi. Nama setiap angkatan yang baru diberikan oleh seniornya pada saat angkatan baru telah melampaui tahap seleksi. Nama ini merupakan harapan atau cita-cita dari kakak seniornya yang membentuk angkatan baru tersebut. Kata "Ganesha" yang berarti siswa-siswi SMA Negeri 3 Semarang, selalu mengawali nama setiap angkatan.

Selama beberapa tahun SMA 3 mengirimkan salah seorang siswanya yang terpilih untuk mewakili propinsi Jawa Tengah sebagai PASKIBRAKA Nasional di Istana merdeka. Pada tahun 1980 yang terpilih adalah Wistiani (lulus 1981 satu angkatan dg Sri Mulyani) dan tahun 1981 adalah Bonita(lulus 1982). Tahun 2009 ini SMA 3 berhasil mengirimkan seorang PASKIBRAKA tingkat provinsi Jawa Tengah dan 2 tingkat kota

Prestasi internasional[sunting | sunting sumber]

Bidang Penelitian (Oleh Forum Sains Ganesha - FOSGA):

  1. Ghamdan Bagus Putra, Irham Rosyadi. EBIKO ICT Olympiad 2011 di Turki, Juri Ozel
  2. Andy Aulia Prahardika, Abyan Adam. Expo Sciences International (ESI) 2011 di Bratislava-Slovakia, Commemorative Medal
  3. Ghamdan Bagus Putra, Irham Rosyadi. Hong Kong International Science Fair Olympiad (HKISF) 2011 di Hongkong, Mendali Perak
  4. Andy Aulia. Hong Kong International Science Fair Olympiad (HKISF) 2011 di Hongkong, Mendali Perungu
  5. Enggardini Rachma Hakim, Hani Mufidah. Hong Kong International Science Fair Olympiad (HKISF) 2011 di Hongkong, Honorable Mention
  6. Imam Prasetyo, Zanuar Galang. EBIKO ICT Olympiad 2012 di Turki, Mendali Perak
  7. Farah Adrienne, Amalia Nur Alifah. International Environmental Project Olympiad (INEPO) 2012 di Istanbul-Turki, Mendali Perak
  8. Zihrama Afdi, Hermawan Maulana. International Exhibition for Young Inventor (IEYI) 2012 di Bangkok-Thailand, Mendali Emas
  9. Andy Aulia, Taufiq.  Cyber International Genius Inventor Fair (CIGIF) 2012 di Seoul-Korea Selatan, Mendali Emas
  10. Reva, Zaky, Bahirul Amar. Asia Pacific ICT Award 2013 di Hongkong, Merit Award
  11. Alice Fajri, Primananda Rahmalida. International Science Project Olympiad (ISPRO) 2013 di Jakarta, Mendali Emas
  12. Muhammad Muchlas, Fadhil Imam K. Kejuaraan International Informatics Project Competition (Infomatrix) 2013 di Rumania, Mendali Emas
  13. Taufiq, Naufa. Kejuaraan ICT Olimpiad E-Biko 2013 di Turki, Mendali Perak
  14. Andy Aulia.  Kejuaraan ICT Olimpiad E-Biko 2013 di Turki, Mendali Perunggu

Alumni (ALSTE - Alumni SMAN 3 Semarang)[sunting | sunting sumber]

  1. Sri Mulyani Indrawati (Mantan Menteri Keuangan)
  2. Kukrit Suryo Wicaksono (CEO Suara Merdeka)
  3. Dermawan Wibisono (Professor SBM ITB)
  4. Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri)
  5. Bondan Winarno (Pakar Kuliner)

Acara tahunan[sunting | sunting sumber]

Kegiatan Live in SMA 3.

Makanan khas[sunting | sunting sumber]

SMA 3 mempunyai satu makanan khas yang disebut dengan badak sambel. Sebuah makanan yang terdiri dari bakwan goreng yang dipotong-potong kemudian disiram saus kacang seperti yang digunakan dalam pecel. Makanan unik ini menjadi kudapan setiap harinya bagi siswa SMA 3 yang terdapat di kantin sekolah. Makanan ini pula yang paling dicari oleh para alumni yang datang berkunjung ke sekolah atau dalam pesta-pesta reuni SMA 3 Semarang.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]