Rooting Android

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Root adalah suatu akun sistem yang memiliki kekuasaan mutlak guna mengakses dan mengeksekusi semua berkas, perintah, dan sistem dalam sistem operasi berbasis Linux (termasuk Android). Intinya, ROOT memiliki akses tanpa batas untuk mengubah, menghapus, menambah, bahkan merusak semua yang ada di dalam sistem Android.

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Fungsi untuk melakukan root pada perangkat berbasis Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke dalam sistem Android. Dengan melakukan root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file atau data-data yang terletak pada sistem Android, di mana dalam keadaan standar (belum root) berkas tersebut tidak dapat diakses. Fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna seperti dalam sistem komputer Windows ataupun Linux.

Kelebihan dan kekurangan[sunting | sunting sumber]

Kelebihan perangkat Android yang telah di root :

  • Akses tak terbatas dalam sistem operasi Android.
  • Dapat menghapus aplikasi bawaan vendor yang tidak diinginkan oleh pengguna.
  • Dapat melakukan backup aplikasi dan sistem sehingga ketika ingin melakukan instal ulang atau reset pabrik, pengguna tidak perlu mencari dan mengunduh lagi
  • Dapat mengubah tampilan melalui instalasi custom ROM atau bahkan memutakhirkan ke versi yang lebih tinggi yang tidak dirilis oleh vendor.
  • Dapat melakukan Overclock prosesor sehingga kinerja ponsel manjadi lebih cepat.

Kekurangan perangkat Android yang telah di root:

  • Menghilangkan garansi