Reunifikasi Korea
| Reunifikasi Korea | |
|---|---|
Bendera Unifikasi Korea |
|
| Nama Korea | |
| Hangeul | 통일 |
| Hanja | 統一 |
| Alih Aksara yang Disempurnakan | Tong(-)il |
| McCune–Reischauer | T'ongil |
Reunifikasi Korea (Korea: 조국통일, juga disebut 남북통일 (di Korea Selatan, secara harfiah berarti reunifikasi Utara-Selatan) dan 북남통일 (di Korea Utara, secara harfiah berarti reunifikasi Utara-Selatan)) adalah usulan reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan dibawah suatu pemerintahan yang satu. Proses menuju reunifikasi ini dimulai melalui Deklarasi Gabungan Utara-Selatan 15 Juni pada Agustus 2000, dimana kedua negara setuju untuk mencapai reunifikasi yang damai pada masa depan.
Namun, terdapat rintangan dalam proses reunifikasi akibat perbedaan politik dan ekonomi yang besar. Masalah jangka pendek adalah pengungsi dari utara yang bermigrasi ke selatan. Masalah jangka panjang adalah perbedaan budaya, ideologi politik yang kontras dan diskrminasi yang mungkin terjadi.
Pranala luar [sunting]
- Ministry of Unification (South Korea)
- Article from DPRK Studies
- Korean Unification Studies
- Tongil Korea Net (Selected News and Opinions on Korean Reunification Issues)
