Republik Keempat Perancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Republik Perancis
République française

1946–1958
 

Bendera Lambang
Semboyan
"Liberté, égalité, fraternité"
Lagu kebangsaan
La Marseillaise
Wilayah Perancis
Ibu kota Paris
Bahasa Perancis
Pemerintahan Republik parlementer
Presiden
 -  1947–1954 Vincent Auriol
 -  1954–1959 René Coty
Perdana Menteri
 -  1947 Paul Ramadier
 -  1958–1959 Charles de Gaulle
Badan legislatif Majelis Nasional
Era sejarah Perang Dingin
 -  Didirikan 14 Oktober 1946
 -  Dibubarkan 4 Oktober 1958
Mata uang Franc

Republik Keempat adalah periode antara tahun 1946 hingga 1958 di Perancis, di mana negara itu diperintah oleh rezim Republik dengan Konstitusi Republik Perancis yang keempat. Republik Keempat merupakan kebangkitan kembali dari Republik Ketiga Perancis yang berlangsung sebelum Perang Dunia II, dan menghadapi permasalahan kesulitan yang sama, seperti sangat pendeknya masa pemerintahan yang menyebabkan perencanaan kebijakan menjadi sulit. Perancis mengadopsi konstitusi Republik Keempat pada 13 Oktober 1946.

Beberapa usaha dilakukan untuk memperkuat eksekutif untuk mencegah situasi tidak stabil yang telah ada sejak sebelum perang, tetapi ketidakstabilan tetap muncul dan Republik Keempat mengalami perubahan yang kerap dalam struktur pemerintahannya. Tingkat pertumbuhan perekonomian Perancis pembangunan kembali industrinya tumbuh pesat pada masa Republik Keempat, namun demikian tercatat dalam sejarah bahwa Perancis secara konstan mengalami ketidakstabilan politik dan ketidakmampuan untuk mengambil keputusan yang tegas dalam ranah yang kontroversial — di antaranya yang paling terkemuka adalah masalah dekolonialisasi.

Dekolonialisasi[sunting | sunting sumber]

Pemberontakan di Aljazair segera dimulai setelah kemerdekaan Indochina. Pemerintah pada awalnya berhasil mengetahui pemberontakan itu, tetapi metode penyiksaan yang dilakukan oleh militer Perancis dan kekuatan keamanan lainnya menyebabkan skandal memalukan yang luar biasa ketika dipublikasikan. Pelaksanaan wajib militer juga telah menyebabkan perang itu menjadi perang yang sangat memecah belah masyarakat. Ketika tentara Perancis mengalami kemenangan dari sudut pandang militer, sebagian besar masyarakat publik mempertanyakan moralitas mereka dalam menangani koloni-koloni Perancis di luar negeri.

Masalah ketidakstabilan dan ketidakefektifan dari Republik Keempat mencapai puncaknya pada tahun 1958, ketika pemerintahan masa itu bermaksud untuk bernegosiasi dengan para nasionalis Algeria. Unsur-unsur sayap kanan di Tentara Perancis, dipimpin oleh Jendral Jacques Massu menahan penguasa di Aljir dan mengancam akan melakukan serangan parasut ke Paris jika Charles de Gaulle, sang pahlawan Perang Dunia II, tidak ditempatkan untuk memimpin Republik. De Gaulle pun naik memimpin dibawah prakondisi bahwa sebuah konstitusi yang baru harus dibuat dengan kekuasaan presidensial yang sangat besar, di mana eksekutif tunggal (di antara yang pertama adalah De Gaulle sendiri) akan memerintah selama periode tujuh tahun.

Dengan diperkenalkannya perubahan dan konstitusi yang baru ini, lahirlah periode Republik Kelima yang bertahan hingga saat ini.

Perdana Menteri[sunting | sunting sumber]

Perdana Menteri pada masa Republik Keempat
Perdana Menteri Mulai Partai
Paul Ramadier 22 Januari 1947 SFIO
Robert Schuman 24 November 1947 MRP
André Marie 26 Juli 1948 Radical
Robert Schuman 5 September 1948 MRP
Henri Queuille 11 September 1948 Radical
Georges Bidault 28 Oktober 1949 MRP
Henri Queuille 2 Juli 1950 Radical
René Pleven 12 Juli 1950 UDSR
Henri Queuille 10 Maret 1951 Radical
René Pleven 11 Agustus 1951 UDSR
Edgar Faure 20 Januari 1952 Radical
Antoine Pinay 8 Maret 1952 CNIP
René Mayer 8 Januari 1953 Radical
Joseph Laniel 27 Juni 1953 CNIP
Pierre Mendès-France 18 Juni 1954 Radical
Edgar Faure 23 Februari 1955 Radical
Guy Mollet 31 Januari 1956 SFIO
Maurice Bourgès-Maunoury 12 Juni 1957 Radical
Félix Gaillard 6 November 1957 Radical
Pierre Pflimlin 13 Mei 1958 MRP
Charles de Gaulle 1 Juni 1958 UNR