Psikologi klinis
Psikologi klinis adalah cabang psikologi yang berfokus pada penanganan, penganalisisan, dan diagnosa penyakit-penyakit jiwa.[1] Lahan kerja psikologi klinis meliputi banyak hal, mulai dari kelainan emosi jangka pendek, seperti konflik keluarga, hingga kelainan mental yang sangat parah, seperti schizophrenia.[1] Psikologi klinis merupakn integrasi dari sains, teori, dan pengetahuan klinis.[2]
Psikologi klinis [sunting]
Psikolog klinis adalah ahli yang latar belakang pendidikannya dari sejak jenjang pendidikan strata I adalah ilmu perilaku manusia, untuk kemudian mengikuti pendidikan Magister Psikologi Terapan dengan mayoring Psikologi Klinis.[3] Pendekatan Holistik mengungkapkan bahwa seorang yang sakit fisik juga sekaligus sakit mental, karena hubungan resiprokal antara aspek fisik dan mental tidak dapat dipungkiri keberadaannya.[3] Dengan demikian, di samping perawatan medis seorang pasien sering membutuhkan pendampingan Psikolog Klinis untuk membantu pemulihan kesehatan aspek mentalnya.[3] Apalagi, ketegangan emosi seseorang yang mengalami kesulitan memecahkan masalah psikologis yang dihadapi sering memanifestasi dalam bentuk keluhan fisik.[3]
Referensi [sunting]
- ^ a b "Psikologi Klinis". Diakses 16 Juni 2011.
- ^ "Psikologi Klinis". Diakses 16 Juni 2011.
- ^ a b c d "Mengenal Layanan Psikologi Klinis". Diakses 16 Juni 2011.
