Pelangi di Nusa Laut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pelangi di Nusa Laut
Sutradara MT Risyaf
Produser PPFN
Penulis Asrul Sani
Pemeran Onky Alexander
Nurul Arifin
Dolly Martin
Musik Areng Widodo
Studio PPFN
Tanggal rilis 1992
Durasi 90 menit
Negara Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia

Pelangi di Nusa Laut merupakan film drama Indonesia tahun 1992 yang disutradarai oleh MT Risyaf. Film ini menampilkan Onky Alexander, Nurul Arifin dan Dolly Martin.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Film ini menceritakan tentang kehidupan taruna TNI Angkatan Laut di Indonesia. Seno yang diperankan oleh Onky Alexander adalah taruna yang menjabat sebagai Danmen (Komandan Resimen Korps Kadet), harus ditakdirkan untuk memilih antara karier atau kekasihnya Ratna yang diperankan oleh Nurul Arifin. Seno memiliki sahabat bernama Boby yang berpacaran dengan teman Ratna, bernama Nonik. Boby yang sangat mencintai Nonik, terpaksa harus meninggalkan kariernya sebagai tentara karena telah menjalin hubungan yang terlalu jauh dengan Nonik. Oleh karena hal itu Boby dipecat sebagai taruna, dan dikeluarkan dari Akademi TNI Angkatan Laut. Seno yang sedih karena kepergian sahabatnya Boby, harus kembali berlapang dada menerima kabar dari rumah yang memberitakan bahwa Ayah dari Seno meninggal dunia, sehingga Seno harus menghidupi keluarganya dan adik-adiknya. Seno yang memilih karier ketimbang cintanya kepada Ratna, akhirnya memutuskan untuk tidak berhubungan dengan wanita manapun hingga berpangkat mayor dan fokus kepada kariernya sebagai komandan KRI Ajak.

Boby yang setelah beberapa tahun tidak bertemu dengan Ratna, bertemu di bandara dan Boby memberi tahu Ratna bahwa Boby telah cerai dengan Nonik. Boby yang menjadi pengusaha sukses, ternyata melakukan perdagangan dan penyelundupan narkotika secara ilegal. Hal itu diketahui oleh anak buah kapal Seno yang sedang bertugas. Tim Kopaska dan Taifib dikerahkan untuk menggagalkan rencana itu, dan menghancurkan kapal Boby. Boby yang sedang sekarat dibawa ke KRI Ajak, disaat itulah Seno baru mengetahui bahwa kepala dari kapal itu adalah sahabatnya Boby yang dalam sakratul maut. Pada saat itulah Boby menghembuskan nafas terakhirnya.

Lalu Ratna, walaupun harus menahan gengsinya, ia tetap mencintai Seno hingga akhirnya mereka bertemu di Tanjung Pinang ditempat adik perempuan Ratna yang berprofesi sebagai KOWAL penerbang TNI Angkatan Laut. Di akhir cerita, Ratna yang masih memakai cincin akademi yang diberikan Seno semasa taruna, cincin tersebut dilepas oleh Seno dan Seno menyematkan cincin yang baru di jari Ratna sebagai tanda bahwa kini Seno siap mencintai Ratna.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]