Organisasi Pelayanan Manusia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Organisasi pelayanan manusia (Human Service Organization) merupakan organisasi yang bergerak di bidang penyediaan layanan bagi kebutuhan manusia.[rujukan?]

Rumah Sakit merupakan salah satu bentuk Organisasi Pelayanan Manusia

Definisi[sunting | sunting sumber]

Organisasi pelayanan manusiaadalah organisasi yang memiliki fungsi utama mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan individu dengan membentuk atau mengubah atribut pribadi mereka.[rujukan?]

Tujuan[sunting | sunting sumber]

Dalam bukunya, Organisasi Pelayanan Manusia:Kategori Berguna atau Jargon Tidak Berguna?, Martin menyatakan bahwa organisasi pelayanan manusia bertujuan memenuhi secara sosial kebutuhan manusia.

Klasifikasi Hasenfeld[sunting | sunting sumber]

Menurut Hasenfeld, organisasi pelayanan manusia dapat diklasifikasikan berdasarkan dua hal:[rujukan?]

a. Berfungsi Normal

Seorang klien dikatakan berfungsi normal apabila tidak terdapat masalah atau gangguan pada dirinya yang menghambatnya dalam menjalankan peran.[rujukan?]

b. Fungsi Terganggu

Seorang klien dikatakan terganggu fungsinya apabila terdapat masalah atau gangguan pada dirinya yang menghambatnya dalam menjalankan peran.[rujukan?]

a. Memproses Orang (People-Processing)

Bertujuan mentransformasikan klien dengan tidak mengubah atribut personalnya, tetapi memberi label pada status yang akan menimbulkan respon dari unit sosial lain.[rujukan?]

b. Mempertahankan Orang

Bertujuan mencegah, mempertahankan, atau memperlambat kemunduran kondisi sejahtera klien.[rujukan?]

c. Mengubah Orang

Bertujuan mengubah secara langsung atribut personal klien untuk meningkatkan kondisi sejahtera mereka.[rujukan?]

Klasifikasi Dunham[sunting | sunting sumber]

Menurut Arthur Dunham, oranisasi pelayanan manusia dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga hal:[rujukan?]

a. Organisasi Pemerintah (Government Organization/GO)

b. Organisasi Non-Pemerintah (Non-Government Organization/NGO)

a. Kesejahteraan Anak

b. Kesejahteraan Wanita

c. Kesehatan Mental

d. Disabilitas

e. Lain-lain

a. Lokal

b. Regional

c. Nasional

d. Internasional

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Ada beberapa karakteristik, diantaranya :[rujukan?]

  1. Material dasarnya adalah manusia
  2. Tujuannya bersifat problematik dan tidak jelas
  3. Teknologi yang digunakan bersifat tidak pasti
  4. Kegiatan inti adalah relasi antara staf dan klien
  5. Kurang memiliki ukuran-ukuran efektivitas yang handal