Operator logika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Dalam logika, dua kalimat dapat digabungkan dengan operator logika untuk membentuk kalimat gabungan. Nilai kebenaran kalimat gabungan ini ditentukan oleh nilai kebenaran kalimat-kalimat pembentuknya. Operator logika di sini bertindak sebagai fungsi.

Dalam bahasa sehari-hari, dua kalimat dapat digabungkan dengan konjungsi gramatik. Misalnya:

A: Hari ini cuaca mendung
B: Hari ini akan hujan
C: Hari ini cuaca mendung dan hari ini akan hujan
D: Hari ini cuaca mendung karena itu hari ini akan hujan

Kata dan dan karena itu adalah konjungsi gramatik yang menggabungkan kalimat (A) dan (B) untuk membentuk kalimat (C) dan (D).

Dalam bahasa logika, ada 16 operator logika:


input A input B output f(A,B) X and ¬X A and B ¬A and B B A and ¬B A A xor B A or B ¬A and ¬B A xnor B ¬A ¬A or B ¬B A or ¬B ¬A or ¬B X or ¬XLogical connectives table.svg
X or ¬X ¬A or ¬B A or ¬B ¬A or B A or B ¬B ¬A A xor B A xnor B A B ¬A and ¬B A and ¬B ¬A and B A and B X and ¬XLogical connectives Hasse diagram.svg
(file) (file) (zoom in)


Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • plato.stanford.edu/entries/logical-constants/
  • finitegeometry.org/sc/16/logic.html