Midhat Pasha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Midhat Pasha

Nama asli Midhat Pasha (1822-1884) ialah Ahmad Syafiq. Ia menempuh studi tingkat pertamanya dengan pemikiran ketimuran, mempelajari Bahasa Arab dan Persia serta bisa menguasainya dengan baik. Pada 1860 ia menjadi Gubernur Nicea dan menunjukkan kemampuannya, kemudian menjadi Gubernur Tona, Danube (kini Bosnia Herzegovina) pada 1864 selama 3 tahun, lalu ke Istambul untuk bekerja sebagai Ketua Syuro Negara selama setahun. Lalu jadi Gubernur Baghdad. Karena berbeda pendapat dengan Menteri Besar saat itu Mahmud Nadim Pasha, ia meninggalkan Baghdad. SK pengangkatannya sebagai Gubernur Adrena dikeluarkan namun ditolak dan mampu meyakinkan Sultan Abd-ul-Aziz memberhentikan Mahmud Nadim Pasha serta meyakinkannya jika ia bisa menjabatnya. Untuk pertama kalinya Midhat Pasha menjadi Menteri Besar pada 1872. Para anggota Turki Muda menganggapnya sebagai pemimpin pemikirannya secara alami. Ia menjadi Menteri Besar hanya 2,5 bulan. Ia sepakat dengan Rushdi Pasha dan Huseyin Avni Pasha menggulingkan Sultan Abdul Aziz dengan dukungan Majelis Syuro, Radif Pasha serta Suleiman Pasha, komandan sekolah perang, lalu menggantinya dengan Murad V, namun ia hanya menjabat selama 93 hari karena menderita sakit jiwa. Midhat Pashapun menggantikannya. Sultan Abdul Hamid II mengambil posisi ini dan Midhat Pasha menjadi Menteri Besar untuk kedua kalinya. Ia mengagumi Inggris dan sistem demokrasinya, serta mengangankan khilafah Utsmaniyah menebus kegagalannya dengan menerapkan itu. Inggris mendukung dan menolongnya sehingga ia berpandangan bahwa penyusutan pengaruh Sultan Turki Utsmani dan kekuasaan turun temurunnya takkan tuntas selain konstitusi baru diumumkan. Lalu ia mengutus gurunya Audian Affandi, ahli hukum Armenia ke London untuk meminta komitmen Inggris menjamin dan melindungi konstitusi itu. Karena gurunya tak bisa memberi garansi, Midhat Pasha dari Konferensi Tursanah yang diselenggarakan di Istambul dan dihadiri negara-negara Eropa, meminta pengakuan atas UUD Utsmani dan bisa diintervensi jika dibatalkan.

Ia merupakan anggota Freemasonry diangkat jadi perdana menteri (1 September 1876). Ia membentuk panitia Ad Hoc menyusun UUD menurut Konstitusi Belgia. Inilah yang dikenal dengan Konstitusi 1876. Namun, konstitusi ini ditolak Sultan Abdul Hamid II dan Sublime Port-pun enggan melaksanakannya karena dinilai bertentangan dengan syari'at. Midhat Pashapun dipecat dari kedudukan perdana menteri.

Dipanggil lagi pada 1878, ia diangkat sebagai Gubernur Suriah, dan di bulan Agustus ia bertukar kerja dengan Gubernur Smyrna. Namun di bulan Mei berikutnya Sultan memerintahkannya untuk ditangkap, dan meski ia kabur dan naik banding pada kekuasaan. Segera setelah itu ia melihat patut untuk menyerah, menyatakan pemeriksaan yang adil. Pengadilan mengambil waktu pada bulan Juni, saat ia dan lainnya divonis mati. Bagaimanapun, secara umum dianggap sebagai penghinaan, dan pada perantaraan pemerintah Inggris hukuman itu diringankan menjadi pembuangan.

Sebagai akibatnya sisa 3 tahun kehidupannya dihabiskan di pembuangannya di Thaif, Arab, di mana ia meninggal, kemungkinan karena kekerasan, pada 8 Mei 1884. Untuk kecakapan besar, simpati yang besar, dan patriotisme yang tak diragukan ia menambahkan kejujuran mutlak yang bersifat jarang pada vizier, selama ia meninggalkan jabatan selemah saat ia memasukinya.

Sebagian sejarawan menilainya sebagai politisi yang tak begitu pintar, bukan juga negarawan terlatih, dan tak bisa menjalankan tugasnya mengatur pemerintahan di tingkat pusat. Lainnya menilai jika ia adalah Menteri Besar yang kurang berhasil, sekalipun pernah menjadi gubernur yang sukses walau tak berarti tanpa cacat. Saat jadi Gubernur Bosnia Herzegovina, ia memutuskan untuk menambahkan salib pada lambang negara yang berupa bulan bintang, meski lambang ini ialah lambang daerah. Ia mengeluarkan dekrit di masanya untuk membolehkan Gubernur Mesir Ismail Pasha, mengambil utang luar negeri yang akhirnya berakibat buruk dan menghancurkan Mesir.