Max Havelaar (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Max Havelaar (film)
Max Poster.jpg
Poster film Max Havelaar
Sutradara Fons Rademakers
Produser Hiswara Darmaputera
Penulis Multatuli (novel),
Gerard Soeteman
Pemeran Peter Faber
Elang Ademan Soesilaningrat
Sacha Bulthuis
Carl van der plas
Frans Vorstman
Dolf de Vries
Sofia WD
Pietrajaya Burnama
Maruli Sitompul
Rima Melati
Nenny Zulaeni
Herry Iantho
Distributor Atlantic Releasing
Durasi 170 menit

Max Havelaar (judul lengkap: Max Havelaar of de koffieveilingen der Nederlandsche handelsmaatschappij) adalah sebuah film tahun 1976 yang diangkat dari buku dengan judul yang sama, karangan Multatuli.

Film ini disutradarai oleh Fons Rademakers dan melibatkan beberapa aktris Indonesia seperti misalnya Rima Melati. Film ini relatif tidak populer di Indonesia, bahkan sempat dilarang oleh pemerintah Orde Baru beredar setelah beberapa saat diputar di gedung bioskop.

Film ini tertahan di Badan Sensor Film (BSF) selama sepuluh tahun sebelum beredar dan sewaktu awal pembuatannya sudah menimbulkan kericuhan. DA Peransi yang pada awalnya menjadi ko-sutradara menarik diri karena perbedaan prinsip mengenai cara penangan kisah, sehingga penyelesaian film ini memakan waktu tiga tahun.[1]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Havelaar (Peter Faber) dilukiskan sebagai tokoh idealis yang sangat mencintai isteri dan anaknya. Ditempat ia diangkat sebagai asisten residen Lebak ia ternyata tidak hanya berhadapan dengan Belanda tapi juga dengan penguasa lokal, Bupati Lebak (Elang Ademan Soesilaningrat) yang menggunakan kekuasaan dan memeras rakyat disana juga dia bertemu dengan 2 orang anak pribumi Saidjah dan Adinda ( Neni Zulaeni). Ia kemudian ia dipecat dan kembali ke Belanda.[1]

Pemeran[sunting | sunting sumber]

  • Havelaar - Peter Faber
  • Bupati Lebak - Elang Ademan Soesilaningrat
  • Adinda - Neni Zulaeni

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Laman Max Havelaar, diakses pada 18 Julli 2010

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

shabrina nur haliza